
''Aku mencintaimu sayang.ayo kita menikah''?..
''Tok..tok..tok''..
''Mama''.suara pintu diketuk berikut dengan panggilan dari seorang perempuan membuat wajah Anin langsung pucat.
Namun berbeda dengan Rey laki-laki itu hanya berdiri dengan wajah tenang seperti tidak sedang terjadi sesuatu.
''Ku mohon pergilah''.Anin meminta dengan wajah memelas agar Rey mau pergi dari kamarnya.
''Berjanji dulu padaku''.
''Apa Al"?.kumohon jagan menekanku dengan kondisi terdesak seperti ini''.Anin berbicara dengan mengeram kesal.
Namun Rey lagi dan lagi menaggapinya dengan santai.
''Berjanjilah untuk menuruti apa pun permintaanku''.
''Iya aku berjanji''.dengan terpaksa Anin mengucapkan kata janji itu,karna Aulia yang ada diluar kamar sudah bukan mengetuk pintunya lagi.lebih tepatnya bocah itu kini mengedor pintu kamarnya.
''Yes''.
''Cup''.satu kecupan Rey hadiahkan dikening Anin.kemudian dengan cepat laki-laki itu kembali keluar dari jendela kamar.
Membuat Anin kembali bernafas lega dan melangkah mendekati pintu kemudian membukannya.
''Mama lagi apa''?..kenapa lama sekali membuka pintunya''?.Aulia bertanya sambil melangkah masuk kekamar sang Mama dan duduk ditepi tempat tidur Mamanya itu.
__ADS_1
''Mama lagi mandi sayang kamu mau apa kesini''?.tanya Anin setelah berhasil mengontrol detak jantungnya.
''Ngak ada tadi Aulia cuman dengar Mama lagi ngobrol sama seseorang.makanya Aulia ketuk pintu Mama''.
''Uhuk..uhuk''.
Anin langsung terbatuk-batuk akibat tersedak ludahnya sendiri.benarkah suaranya dan Al terdengar sampai keluar''?..jika benar mati lah dirinya jika Ayahnya sampai mendengar.sudah bisa dipastikan laki-laki paruh baya itu akan mengamuk dan semakin tidak mempercayainya.
''Mama kenapa''?.tanya Aulia sambil menepuk-nepuk punggung sang Mama.
''Mama ngak apa-apa sayang''.
''Oh iya tadi siapa yang ada dikamar Mama''?.lagi dan lagi pertanyaan itu mampu membuat Anin berkeringat dingin.
Membuat Aulia mengernyit binggung melihat Mamanya.
''Oh itu tadi Mama lagi nelfon temen.iya lagi nelfon temen''.Anin terpaksa berbohong.karna tak mungkin juga dirinya berbicara jujur pada putrinya itu.
''Oh gitu,Aulia pikir tadi Mama ngajak temen Mama kesini''.
''Ngak mungkin dong sayang''.
''Ya sudah sana keluar Mama mau istirahat''.akhirnya dengan terpaksa Anin mengusir putrinya itu agar Aulia tidak bertanya ini dan itu lagi.karna jujur dirinya binggung harus menjawab apa''?.
*****
Ditempat lain
__ADS_1
''Lho dari mana saja''?.tanya Elo saat melihat Rey memasuki Apartemen.
''Ck". kau selalu saja ada dimana-mana, kenapa kau tak menjadi jelangkung saja''.kesal Rey sambil menatap kearah Elo dengan tatapan jengah.
''Cih". lho kenapa ditolak lagi''?.
''Cih". siapa yang ditolak"?.. memangnya lho''.serkas Rey sambil melangkah memasuki apartemen.
''Yah...gue bukannya ditolak,gue hanya mundur.bukan karna tak mampu bersaing, bukan juga karna tak diterima. tapi gue memilih mundur karna persahabatan lho tau itu''.
''Hem". Ok terima kasih, lho emang terbaik''.Rey berbicara sambil melangkah dan membuka kulkas.kemudian meraih dua kaleng minuman bersoda dan kembali melangkah mendekati Elo.
''Ini''.Rey langsung melempar satu kaleng minuman yang langsung disambut Elo dengan cepat.
''Oh iya apa rencana lho setelah ini''?..
''Belum tau yang jelas secepatnya gue akan menikahinya''.ucap Rey sambil mendaratkan bokongnya dikursi tepet disamping Elo.
''Hem baik lah sepertinya gue akan benar-benar patah hati''.keluh Elo sambil tersenyum masam.
''Ck''.masih banyak wanita lain.lagi pula apa lho mau sama bekas gue''?.Rey bertanya sambil tersenyum mengejek.
💞💞💞💞💞
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen makasih.
Yuk mampir dikarya baru outhor.Novel yang menguras air mata.👇👇👇
__ADS_1
Tbc.