
hari berganti-hari bulan berganti bulan bahkan tahun berganti tahun kini pernikahan Anin dan Rey sudah genap 12 tahun.semua duka dan derita semuanya Anin lewati dengan lapang dada.hingga akhirnya wanita yang tak muda lagi itu mendapatkan kebahagiaan yang selama ini iya idamkan.
Hidup dikeluarga yang utuh, punya suami yang pengertian, penyayang pada dirinya dan juga pada anak-anaknya.sungguh kehidupan inilah yang semua wanita inginkan.
Tak pernah sekali pun Rey pergi meninggalkan dirinya bahkan saat ada perkerjaan diluar kota pun laki-laki itu selalu mengajak dirinya.
Yah kini Rey bukan lagi seorang pemilik toko atau pun Mall yang ada dikota itu,melainkan dirinya sudah melimiliki perusaan besar yang bergerak dibidang properti.
Rey laki-laki yang sudah tidak muda lagi itu kini benar-benar mendapatkan kebahagian dan juga kesuksesan dalam hidupnya.
🌹🌹🌹🌹
Pagi yang indah diiringi dengan kicauan burung membuat seorang wanita yang selalu ada didekapan suaminya itu mengeliatkan tubuhnya.
''Pagi sayang''?.
''Rey kau sedang apa''?.lirih Anin menjawab sambil mengusap matanya untuk mengumpulkan kesadarannya yang belum sepenuhnya kembali.
''Aku sedang menatap bidadari syurgaku''.jawab Rey dengan senyum khas miliknya.
Membuat Anin menepuk pundak suaminya dengan wajah yang memerah.
''Aw sakit sayang''.berbicara sambil mengusap pundaknya yang baru saja mendapatkan tepukan dari sang istri.
''Biar abis gatel sih''.celetuk Anin kesal sambil memalingkan wajahnya.
Rey yang mendengar penuturan istrinya hanya membalasnya dengan kekehan.kemudian bersuara.
''Tapi kamu sukakan''?.
''Is Rey sana pergi aku mau bangun sudah siang''.
''Sebentar sayang''.
''Rey ayolah"?. kita ini sudah tua apa kau lupa''?.
''Bagiku kau tetap Anin yang dulu, wanita cantik bertubuh seksi yang membuatku tergila-gila''.jawab Rey dengan senyum mesum khas miliknya.
Yah begini lah pasangan yang tak muda lagi itu selalu romantis dan saling mencintai sejak dulu.
bahkan setiap subuh pasti ada drama yang seperti tadi karna Rey memang suka jagil dengan sang istri.
🌹🌹🌹🌹
''Morning Mama''.sapa seorang laki-laki bula yang sangat tampan melebihi ketampanan sang Kakak.umur 22 tahun,tinggi 187 kulit putih, dengan rahang tegas dan mata tajam khas seorang Rey.
Yah Fero adalah foto copy Rey diwaktu muda.
__ADS_1
''Morning sayang''.jawab Anin sambil mendongak saat melihat putranya yang kini sedang menuruni tangga.
''Kakak mana sayang''?.
''Biasa Ma''.masih didepan meja hias''.jawab Fero sambil mengambil satu buah roti yang sudah Anin siapkan.
''Fero duduk dulu sarapan sayang''?.
''Fero buru-buru Ma ada janji''.jawab Fero sambil meraih susu miliknya kemudian meneguknya hinga tandas.sejurus kemudian iya meraih tangan sang Mama.
''Fero berangkat Ma,salam sama Papa''.da Mama''?.tampa menunggu jawaban dari Anin Fero langsung ngacir duluan.
Sengaja memang doi melakukan itu semua karna jika dirinya tetap stay ditempat akan banyak warning yang akan mamanya berikan.
Sepanjang perjalanan menuju kampus laki-laki tampan itu selalu menganguk-angukkan kepalanya saat mendengarkan musik Dj kesukaannya.sesekali iya juga menyayikan lagu yang sedang iya dengarkan, bahkan satu tangannya juga ikut menari-nari mengikuti irama musik yang mengalun hinga memekakkan telinga bagi siapa pun yang tidak suka mendengarnya.namun tidak untuk Fero bocah itu terlihat sangat terhibur meskipun musik yang iya dengar sangat tidak karu-karuan.
''Brak''.
Suara sesuatu yang beradu membuat Fero menghentikan mobilnya dengan cepat.
''Sial''!!..umpatnya sambil membuka pintu mobil dengan kasar.
Matanya langsung menyipit saat melihat seorang wanita cupu yang hanya mengunakan motor metic berwarna pink yang kini sedang menunduk dengan tubuh yang bergetar.
Perlahan tangan kekar Fero terulur kemudian meraih dagu wanita yang sama sekali belum pernah iya lihat.
"Maaf Pak"?.lirih wanita itu berbicara dengan bibir yang pucat dan tubuh yang bergetar takut.
"Hah"?. lho bilang apa tadi"?.Pak"?.
Tampa menjawab siwanita hanya mampu menganguk lirih dan kembali menunduk.
"Heh dasar cupu kurang asem".lho pikir gue Bapak lho hah"?.serkas Fero dengan nada kesal.karna merasa dirinya direndahkan hanya dengan pangilan Pak.
Emang dasar wanita ini buta atau bagai mana''?.sudah jelas-jelas Fero masih muda dan tampan. ada hati doi memanggilnya dengan sebutan Pak''?.
''Maaf ''?.lagi-lagi wanita itu hanya mampu mengucapkan kata maaf.
''Tin...tin...tin''.Woy minggir''.terdengar suara kelekson mobil yang bersahut-sahutan membuat Fero mau pun gadis cupu itu menoleh secara bersamaan.
Terlihat dibelakang mereka sederetan mobil sudah tersusun rapi. membuat Fero yang awalnya ingin membuat perhitungan dengan wanita yang ada didepannya akhirnya mengurungkan niatnya.
''Ingat urusan kita belum selesai''.celetuknya sambil mendengus kesal.kemudian berlalu memasuki mobil dan meleset pergi.
''Sial''.umpatnya sambil memukul stir mobil dengan penuh kekesalan.
Seharusnya pagi ini doi ada tugas untuk mengawasi mahasiswa baru, tapi hanya karna wanita buluk itu dirinya harus terlambat hadir dikampus.
__ADS_1
Hari yang seharusnya menyenangkan kini berubah menjadi membosankan.padahal sedari tadi malam Fero sudah membayangkan akan bisa dekat dengan banyak gadis cantik yang bisa iya ajak keluar malam ini,tapi ternyata semuanya sirna hanya gara-gara seorang gadis cupu.
''Malah mobil gue lecet lagi". asem banget tu cewek buluk''.lagi dan lagi doi mengomel tak jelas sambil memukul-mukul stir mobil dengan kesal.hingga tampa sadar kini doi sudah sampai didepan kampus.
******
''Hay Fer lho kok telat''?.tanya Egi sahabat Fero saat dirinya baru saja keluar dari mobil.
''Hem tau gue ketiban sial pagi ini''.balas Fero dengan wajah masam.
"Wah pasti ada forblem"?.apa tu kasi tau gue"?.tanya Egi dengan wajah penasaran sambil melangkah mengikuti Fero.
"Ntar gue cerita sekarang gue mau kekantin lapar".
''Lah"?. Fer". bentar lagi kelas dimulai lho''?.Egi terus saja mengikuti Fero yang sama sekali tidak memperdulikan ucapannya.
''Mbak nasi goreng satu''.pinta Fero sambil mendaratkan bokongnya dikursi kantin.
''Lah tumben lho makan nasi pagi-pagi begini''.tanya Egi sambil ikut duduk disamping Fero.
''Lho lagi kesel ya''?.selidik Egi saat melihat sahabatnya langsung menyantap nasi goreng yang baru saja dihidangkan.
Egi sangat paham betul bagai mana sifat seorang Fero.ya Fero akan banyak makan jika dirinya sedang ada masalah.
''Lah"?. lu mau kemana lagi kampret''?.kesal Egi saat melihat Fero sudah berdiri dan mulai melangkah ingin pergi.
''Kekelas lah bukannya tadi lho bilang ada kelas''?.
''Tapi ma''?.pertanyaan yang awalnya ingin Egi tanyakan akhirnya iya urungkan. sambil meneguk ludahnya doi kembali bersuara.
''Bussset"?. udah habis aja ntu makanan''.celetuknya sambil menatap Fero tidak percaya.
''Brisik lho''.jawab Fero kesal sambil melangkah menuju kelas.
"Waah gawat nie dosen udah masuk aja".celetuk Egi lagi saat melihat dosen yang paling kiler dikampus itu sudah memasuki kelas duluan.
"Wah gimana dong ini"?.
💥💥💥💥
Yey aku hadir lagi dengan kisah yang baru.
Sekarang outhor bikin kisah anak-anak Anin dan Rey.akan semakin seru yuk simak terus.
Eitt...jangan lupa dukungannya supaya outhor ngak down lagi Ok"?.
Like vote hadiah and komen makasih.🥰🥰🥰🥰
__ADS_1
Tbc.