Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 72


__ADS_3

...Mohon dukungannya🙏🙏...


...❤️Selamat membaca❤️...


Setelah melalui banyak drama akhirnya Anin dan Rey melangkah keluar Apartemen.


Ekor mata Rey sesekali curi-curi pandang untuk melihat Anin, wanita itu benar-benar cantik saat mengenakan dress selutut yang iya siapkan.ternyata dirinya tak pernah salah memilih, Rey selalu memilih yang terbaik.


"Mau makan dimana"?.tanya Rey sambil menatap Anin sekilas sambil menyetir mobilnya.


"Makan nasi uduk boleh"?.pinta Anin sambil menatap Rey sekilas.sudah sangat lama iya tidak memakan makanan sederhana namun lesat itu.dulu dirinya sangat sering memakan nasi uduk saat dirinya nasih menjadi guru sekolah. meskipun iya jarang bisa untuk pulang kekota tapi setiap iya pulang kekota tetap menyempatkan membeli makanan khas lamonggan nan lesat itu.


''Siip sayangku, apa sih yang ngak buat kamu''.


''Idih''.cibir Anin sambil menyandarkan kepalanya disandaran mobil.


''Sampai ayo turun''.


''Hem''.akhirnya kedua manusia beda jenis itu melangkah turun dari mobil.


''Duduk sini sayang''.Anin hanya menurut saja tubuhnya hari ini benar-benar lelah.


''Mau pesan apa Mas''?seorang laki-laki peruh baya datang menghampiri mereka.


''Nasi uduknya dua,pakai ikan apa sayang''?.Rey bertanya sambil menoleh kearaah Anin.


''Bebek goreng aja Mang''.


''Bebek goreng dua, nila gorengnya dua''.


''Ok siap ditunggu''.


Sementaraa dirumah sakit.


Sedari tadi Elo sudah bertengkar dengan Kiara.kedua manusia beda jenis itu tak pernah merasa akur bagaikan anjing dan kucing.


''Aduh sakit asem lu ya''?.umpat Elo kesal karna Kiara mendorong punggungnya sampai terjungkal kelantai dingin rumah sakit.


''Jiaaahh''...siapa suruh lho duduk disamping gue''?.Kiara menjawab dengan tak kalah sinis.


Sementara Fero yang awalnya tidur lagi-lagi terbangun kerna suara mereka yang ribut.


''Tante,Om''.panggilnya dengan wajah kesal khas seorang Fero.


''Sudah bagun sayang kok cepet''?.tanya Kiara sambil melangkah mendekati Fero.


''Ck''.malah bertaya''.gumam Fero sambil berdecak kesal.


''Kau itu berisik,bagai mana dia tidak bangun''!!.Elo malah ikut nyeletuk.


''Lho mah sama aja tau ngak ''?.Kiara malah menunjuk-nunjuk wajah Elo dengan tatapan kesal dan penuh emosi.


''Oh ya Allah Tante Om plis bisa diam ngak''?.rasanya bocah itu lebih baik memilih tinggal dihutan dari pada dijaga sama kedua mahluk lengka ini.


''Dia nie ngak bisa diem''.lagi-lagi Kaira mencari perkara.


''Lho itu ya ''?..lho yang ngak bisa diem malah nyalahin gue,dasar lampir''.celetuk Elo dengan wajah kesal.

__ADS_1


''Mama tolongi Fero Ma''.entah lah wajah bocah itu sampai memerah menahan kesal dan pusing dikepalanya.


''Sayang kamu kenapa''?.. apanya yang sakit''?.


''Ck''.masih bertanya''?.kesal sekali rasanya Fero melihat kedua manusia didepannya ini .


''Tante''!!..


''Iya sayang''..


''Tante sama Om lapar ngak''?.


''Lapar sih''.jawab Kiara sambil menatap Elo sekilas.


''Kalau lapar,mendingan Tante sama Om pergi kelaur makan deh''..


''Tapi kamu''?.


''Ck''. Fero lebih baik sendiri Tante dari pada dijagain sana Om dan Tente. bukannya Fero makin sembuh malah semakin pusing''.jawab bocah itu dengan wajah kesal.


''Lho sih''.Kiara lagi-lagi menunjuk wajah Elo.


''Lho juga sama ''.balas Elo ikutan kesal.


Akhirnya dengan geram Fero menekan tombol kontrol.


Otomatis dokter dan juga beberapa perawat berdatangan.


''Ada apa ini''?.tanya Dokter laki-laki itu dengan nada panik.


''Dokter tolong usir manusia dua ekor ini, kepalaku pusing karna mereka bertengkar terus''.mendengar ucapan Fero Dokter itu pun menoleh kearah yang ditunjuk.


''Tapi Dok''?..


''Silahkan Mbak,Masnya keluar pasien butuh istirahat''.


Akhirnya dengan berat hati kedua manusia beda jenis itu pun keluar masih dengan berdebat menyalahkan satu sama yang lainnya.


''Alham dulillah''.gumam Fero sambil menarik nafasnya lega, akhirnya dirinya bisa beristirahat dengan tenang.


****


''Lho kalian kok disini''?.Anin dan Rey yang baru saja sampai langsung heran melihat kedua manusia beda jenis itu malah nagkring cantik diluar.


Namun duduk dengan jarak yang sangat berjauhan ibarat kata satu dibarat satu ditimur.(lebay kalau kata outhor sih).


''Gara-gara gamelo ini ni''!...lagi-lagi Kiara menunjuk Elo dengan wajah kesalnya.


''Bisa diem ngak sih''?.. lho nya aja yang cerewet kayak emak-emak yang minta jatah bulanan''.balas Elo lagi tak kalah sinis.


Sementara Rey dan Anin hanya saling lirik, kemudian keduanya mengangkat bahunya binggung.


''Udah jangan berantemy mending kalian berdua makan dulu deh, ini kita bawain nasi uduk''.Rey berbicara sambil menyerahkan dua buah kresek nasi uduk didepan kedua menusia itu.


''Ini punya gue''.


Astaga''. Anin sampai menepuk keningnya sendiri, pusing melihat tingkah kedua manusia yang ada didapannya sekarang.padahal nasi sudah dibelikan dua porsi tapi masih saja bertengkar.

__ADS_1


''Ayo masuk sayang biarkan saja mereka''.akhirnya Rey dan Anin memilih masuk, biarlah kedua mamusia itu ditegur pihak rumah sakit karna sudah membuat keributan disini.


''Ma mana nasi uduk buat Fero''.Fero langsung menegadahkan tangannya membuat Anin dan Rey saling tatap.


Pantasan saja Rey memesan nasi uduk tiga porsi,ternyata laki-laki ini lebih memahami sifat putranya dibandingkan dirinya.


''Ini''.Rey langsung mengangkat pelastik kresek tepat didepan wajah putranya


''Nah gitu dong,kan lebih berguna dari pada ribut mulu kayak tom and jerry''.


Lagi-lagi Anin dan Rey hanya saling lirik, bahkan laki-laki itu kini sedang menahan tawanya.


''Sayang sebentar ya Mama keluar dulu''.


''Iya Ma''.


''Ki lho pulang duluan aja, biar gue yang jagain Fero,tolong bilagin sama Ayah kalau Fero masuk rumah sakit dan gue mesti jagain.lho bilang aja Fero cuman butuh istirahat, takutnya beliau malah kawatir nanti''.


''Ok''.jawab Kiara langsung melenggang pergi bersama nasi uduknya yang sama sekali belum iya sentuh.


Setelah kepergian Kiara dan Elo sekarang situasi benar-benar aman terkendali.namun belum sempat Anin mendaratkan bokongnya dikursi terdengar suara pintu ruagan diketuk.


Dengan berat hati wanita itu melangkah menuju pintu.


"Malam sayang"?.


"Ck".Anin berdecak kesal saat melihat siapa yang ada diluar ruagan.


Masalah Rey saja belum selesai malah nambah satu masalah lagi.


''Fero Om datang''.tampa disuruh masuk laki-laki itu malah langsung masuk tampa mermisi.


Entah dari mana dirinya tau Fero dirawat disini''?.apa mungkin laki-laki itu meminta mata-mata untuk mengikutinya.


Ah''?.sepertinya pikiran Anin mulai merancau karna kesal.


''Eh..Om''Fero jelas kenal sama laki-laki yang selalu caper sama Mamanya.


Namun bocah nakal itu tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini,dirinya akan memanas-manasi laki-laki yang mengaku Papanya itu, dengan memanfaatkan keadaan.


''Om tolong suapi Fero tangan Fero lemes".


''Ck'' .kesal sekali rasanya Rey padahal tadi dirinya sudah menawarkan diri untuk menyuapi Putranya, namun dasar Fero malah menolak dirinya mentah-mentah.


"Dengan senang hati".jawab Levi dengan senyum lebar dibibir tipisnya.


Bukan Rey namanya jika tidak punya akal untuk membuat laki-laki itu kesal.


''Sayang keluar yuk kan sudah ada yang nemanin Fero,Mas titip putra saya ya''?.


🔥🔥🔥🔥🔥


...Jagan lupa like vote hadiah and komen makasih....


Yuk mampir dinovel outhor yang lain👇👇👇


__ADS_1


Tbc.


__ADS_2