Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 23


__ADS_3

''Oh..dear aku mengiginkan mu lagi''.lirih Al manja sambil memeluk pinggang Anin dari belakang.


''Bangsat kau''umpat Brian dan bersiap melayangkan tinju diwajah tampan Al''namun''?.


''Berapa uang yang kau minta''?pertanyaan Al mengejutkan Anin.


Uang apa yang dimaksud Al''?..


Mendengar pertanyaan Al,Brian terkekeh dan menarik tagannya kembali.


" Katakan aku tidak suka basa-basi".


"Apa Kau yakin"?.


"Kau mau cari mati ya"?.Al sudah mulai kesal karna Brian terlalu bertele-tela.


Ya Brian pernah mengubungi Al melalui Fb,iya mengatakan akan menceraikan Anin jika Al mau membayar uang yang iya minta,awalnya Al mengira jika itu hanya main-main,karna Al tidak menyengka ada laki-laki yang dinamakan suami dan juga seorang Ayah tega melakukan itu semua demi kesenagannya sendiri.


" Ok..Ok...ok..santai kenapa kau terlalu tegang"?...berbicara sambil mengangkat kedua tagannya.


''Ternyata kau sagat suka bermain api,kau tau jika aku sudah marah maka kau akan terbakar nanti''.


''Ow..Ok..klem brow...Brian manangkupkan kedua tagannya sebagai tanda meminta maaf,namun maafnya hanya bohong dan itu semua seperti mengejek bagi Al.


''Kau megiginkan uang atau megiginkan bogam mentah dari gue''?..Al sudah terpancing emosi dan menarik kerah kemerja yang dikenakan Brian.


''Al''.lirih Anin mencoba meredam emosi laki-laki itu.


''Ha..ha...''.melihat Anin melarang Al untuk memukuli dirinya disitu Brian mencari celah.


''Kau lihat siapa yang dipilih Anin''?..bukan kau tapi aku suaminya''.Brian menatap Al degan tatapan remeh.


Perlahan mata Al menatap tagan Anin yang memegang tagannya.wajahnya seketika berubah sendu,dan seketika itu juga gengaman tagan Al pada kerah kemeja Brian langsung terlepas dan doi langsung melangkah pergi meninggalkan Anin disana.


''Al tunggu Al bukan itu maksud gue Al''.Anin terus mengejar Al dan memanggil laki-laki yang sama sekali tak bergeming degan panggilannya.


Sementara Brian terus tertawa terbahak-bahak melihat pertengkarang istri dan selingkuhannya itu.


"Ayo sayang masuk".ajak Brian pada wanita yang hanya diam mematung ditempatnya, melihat keributan yang ada didepan matanya.


"Itu tadi siapa"?.tanya wanita **** itu degan wajah binggung.


"Ngak tau".jawabnya pendek dan langsung ******* bibir wanita itu kemudian membawanya kekamar.

__ADS_1


Sementara Anin terus saja mengejar Al sampai kelobby hotel.


''Al bukan itu maksud gue Al plis dengerin gue dulu''.


Al tidak perduli doi terus saja menuju parkiran mobil dan langsung masuk kedalamnya.


''Al buka Al jagan tinggalkan gue Al''.lirih Anin sudah igin menangis.


''Buka Al''.Anin terus mengedor-gedor pintu mobil yang sudah mulai bergerak menjauh.


''Al buka Al gue ngak bawa apa pun Al plis jagan tinggalin gue''.jerit Anin sambil terus berlari mangejar mobil yang semakin lama semakin kencang.


''Bruk''.


Anin tersungkur diatas aspal karna mobil yang Al kendarai melaju degan kencang.hinga pegagan ditagannya terkepas dan iya pun jatuh tersungkur diatas aspal.


Namun Al tetap tidak perdulu.hatinya benar-benar dukuasai rasa cemburu,entah kenapa iya benar-benar emosi saat melihat Anin membela Brian,padahal iya igin menghajar Brian hanya igin memembela Anin,namun justru reaksi tak terduga iya dapatkan,Anin justru membela laki-laki sampah seperti Brian.


"Al".lirih Anin yang sudah menaggis sesegukan,pelahan tagannya mengusap celana jensnya yang sobek dan lututnya yang mengeluarkan darah akibat tergores aspal.


''Ternyata laki-laki itu sama,sama-sama tidak punya perasaan,mereka akan lembut jika sedang megiginkan tubuhnya saja selebihnya mereka akan membuang nya begitu saja,entah kenapa saat melihat kemarahan Al hatinya terasa sakit,apakah mungkin hatinya sudah dipenuhi nama Al''?..entah lah Anin tidak mau memikirkan itu semua.


Perlahan kakinya terus melangkah menyusuri jalanana kota jakarta yang mulai sepi ditegah malam seperti ini.


Dinginya malam menusuk ketulang namun lebih menusuk dan sakit rasanya saat orang-orang yang dianggap mencintainya dan akan mau melindungi justru membuangnya bagaikan sampah.perlahan air matanya terus saja menetes meskipun bekali-kali iya menghapusnya.


"Kuat Anin,kuat,lho harus kuat,lho masih punya Ken dan Aulia yang menyayangi lho degan tulus".batinya menyemengati diri sendiri dan terus melangkah menyusuri jalan.


"Hai cantik".beberapa laki-laki berhenti dari motornya dan berjalan menghampiri Anin.


Anin degan cepat berlari namun salah satu laki-laki itu degan cepat menagkap tagannya.


"Mau kemana kamu"?.ucapnya degan nada teler.


"Maaf Bang,lepas gue mau pulang".lirihnya masih degan menaggis.


"Apa pulang"?..jagan pulang dulu sayang,mari kita bersenang-senang dulu".berbicara namun tagannya terus menarik tagan Anin agar ikut diatas motornya.


"Bruk".Anin langsung menendang benda pusaka laki-laki itu kemudian mencoba untuk berlari.


''Perempuan sialan mau kemana kau''?..


Salah satu laki-laki itu terus mengejar Anin.

__ADS_1


Ditempat lain.


"Aaaah...".Al memukul-mukul stir mobil meluapkan emosinya.kesal sekali rasa hatinya saat mengigat Anin justru membela Brian tepat didepan matanya.


''Anin''.lirihnya saat menyadari jika dirinya telah meninggalkan Anin dijalan sendirian.


''Ah..sial''.umpat Al dan langsung melajukan mobilnya menuju hotel tempat terakhir iya meninggalkan Anin.


Sudah sedari tadi Al melihat-lihat sekliling jalan berharap Al bisa menemukan Anin dijalan, namun hasilnya nihil,Anin tidak ada dimana pun.


''Kamu dimana Dri''?.lirihnya menghentikan mobil dan berlari memasuki hotel.


Digerbang Al menghentikan langkahnya kemudian berjalan menghampiri satpam hotel.


"Permisi Pak".


"Iya ada apa"?..tanya laki-laki paruh baya itu dengan ramah.


"Apa Bapak melihat wanita yang ini"?.Al menyodorkan Smartpthonenya didepan satpam.


"Lho ini kan wanita yang mengejar mobil Bapak tadi''.ucap Satpam itu sambil menatap Al heran.


''Iya apa Bapak melihatnya''?..lagi-lagi Al kembali bertanya.


''Lah wanita ini kan sudah pergi disaat Bapak meninggalkannya disini''.ucapan laki-laki paruh baya itu membuat Al semakin kawatir.


Tampa mengucapkan sepatah kata pun lagi Al langsung saja pergi meningalkan Hotel dan kembali menyusuri jalan,berharap iya akan menemukan Anin.


''Ciiiitt''.Al mengerem mobilnya yang melaju secara spontan.saat manik matanya menagkap seorang wanita yang sedang dikerumuni beberapa peria.


🌹🌹🌹🌹


Lah siapa tu Bambang''?...


Yuk simak par selanjutnya tapi kasi outhornya dukungan dulu hadiah like vote and komen.


Maaf ya karya outhor masih banyak typo.outhor hanya manusia biasa yang punya kekuragan punya salah dan khilaf padahal outhor sudah berusaha semaksimal mungkin,bahkan sudah dicek berulang-ulang kali.namun kadang ada ada saja kata yang salah.πŸ™πŸ™πŸ™ makasih.


Bay..bay😍😍😍


yuk mampir disiniπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡


__ADS_1


Tbc.


__ADS_2