
''Maksud Anda Adik saya''?.
''Hah''?.
''Hah..hah''?.mampus lho''?. dari tadi dikasi tau nyolot sih''.gumam Fero dengan tatapan tajam khas miliknya.
''Maafkan saya Pak''?.mohon satpam songong tersebut sambil bersujut.
''Maafkan saya Pak''?.ledek Fero membuat Ken menarik sudut bibirnya membentuk senyuman.kemudian menepuk lengan Adiknya itu dan membawa Fero menuju Mall terdekat.
''Kita mau kemana Kak''?.Fero belum selesai sama laki-laki tadi Kak''.protesnya ingin kembali pada tempatnya semula, namun Ken dengan cepat menarik lengannya.
''Udah sekarang ayo ikut Kakak''.sambil mendesah panjang,akhirnya Fero mau mengikuti langkah sang Kakak.
''Kita ngapin kesini Kak''?.
''Udah ikut aja,bawal banget sih''.
''Iya''.ikut sih ikut Kak, tapi jangan main tarik aja dong''?.Fero bukan grobak gandeng Kak''.
''Iya Kakak tau''.lagian kamu itu mau kekantor pakaiannya kayak bagundal gitu''.ucapan Ken membuat Fero meneliti penampilan dirinya.
''Kenapa''?.tanya Ken saat melihat wajah Adiknya yang ditekuk.
''Memangnya kenapa dengan pakaian Fero''?.
''Kamu itu calon pemilik perusahaan Dek, masak penampilannya kayak bagundal gitu''.
''Serah Kakak deh''.hina aja Fero terus kayak satpam songong tadi''.lirihnya dengan bibir mencabik kesal.
Ken hanya menangapi Adiknya dengan kekehan. kemudian berusaha mengejar Adiknya yang sudah mulai melangkah duluan.
''Maafkan Kakak Dek''?.lirihnya dengan tawa yang masih bisa didengar Fero.
''Teruslah mentertawakanku,ingat ya Kak''?. Fero pastikan satpam itu akan menyesal karna sudah membuat Fero begini ingat itu''?.ancamnya sambil menoleh sekilas.
''Ok''.terserah kau saja, sekarang ikuti Kakak''.Ken langsung menarik pergelangan tangan adiknya, kemudian membawanya menuju kesebuah Butik langganan dirinya dan juga Rey.
''Coba pakai ini''.Ken menyerahkan setelan Jas lengkap dengan dasinya.
''Malas Kak''.
''Buruan Dek,Kakak tunggu disini,ayo sana''.dengan malas akhirnya Fero melangkah menuju rungan pas.
Hampir lima belas menit Ken menunggu.
''Kak''?.
Ken langsung terperangah melihat Fero yang kini berdiri didepannya.
''Ini benaran Adik Kakak kan''?.tanya Ken sambil mengintari tubuh Fero.
''Apa-an sih Kak''?
''Gila lho tampan abis Dek''.lirihnya dengan tatapan takjup.
''Tampan apa-an''?.
''Serius Dek''.
''Tau ah Kak''!. Fero ngerasa udah kayak bapak-bapak''.
''Udah jangan banyak protes, Kakak yakin kalau Mama sama Papa lihat mereka juga pasti bakalan bilang hal yang sama seperti Kakak''.
''Tau ah''?.jawabnya malas sambil melengos.
''Ya udah ayo''.
Lagi-lagi Fero hanya mengikuti sang Kakak seperti kerbau yang dicocok hidungnya.
''Selamat siang Pak''?.
''Siang Pak''.
''Awas Lho''?.ancam Fero melalui gerak bibirnya membuat sisatpam itu gemetar ketakutan.
''Mati lah aku''?.gumamnya sambil menunduk takut.
''Udah ayo masuk''.dengan cepat Ken menarik Adiknya kembali untuk masuk.
''Bruk''.
__ADS_1
''Apa lagi ini''?.kesal Fero karna saat dirinya baru saja memasuki loby kantor tiba-tiba dirinya ditabrak seseorang.
''Maaf...Maaf Pak''?.Maafkan saya''?.
''Deg''.
''Kok kayak kenal''?.batin Fero sambil menoleh pada wanita yang mengunakan pakaian Kleaning service yang kini sedang menunduk takut didepannya.
''Udah ayo Dek, kenak dikit aja ngak sampai lecet''.
Akhirnya dengan berat hati Fero kembali melangkah mengikuti sang Kakak.
''Papa mana Kak''?.
''Lagi nungguin lho dari tadi''.
''Dimana ''?.
''Itu diruangannya''.
''Sudah sana masuk, Kakak mau keruangan Kakak dulu''.Fero mengangukkan kepalanya kemudian melangkah menuju rungan sang Papa.
''Assalamualaikum Pa''?.Fero mengucapkan salam, namun tak hayal kakinya langsung melangkah masuk.
''Papa''?.
''Eh iya sayang''?.
''Apa-apa-an sih Pa''?.
''Maaf sayang ini tidak seperti yang kamu pikirkan''.
''Tidak seperti yang Fero pikirkan apa''?.
''Hey kamu perempuan''.Fero langsung melangkah cepat bahkan jemarinya dengan cepat menarik pundak wanita yang kini sedang berdiri didepan sang Papa.
''Mama''?.desisnya dengan wajah lega.
''He..he..maaf sayang''?.jawab Anin dengan wajah yang memerah karna malu.bagai mana tidak''?.saat Fero masuk kebetulan kedua suami istri itu sedang asik berciuman.
''Ck''.sudah tua jugak''?.celetuk Fero membuat Anin semakim malu.
''Kamu sih''.
''Ini kenapa datangnya telat''.
''Iya tau nie ''!!.padahal Mama tu bela-belain datang pagi,mau ngeliat anak Mama hari pertama kerja''.
''Au ah gelap''.jawaban Fero membuat Anin dan Rey saling tatap, kemudian mengangkat bahunya bersamaan.
''Ada apa sayang''?.
''Tadi Fero diusir Pa''.
''Serius''?.mata Rey dan Anin langsung melotot,siapa yang berani mengusir putra kesayangan mereka.
''Serius lah''.
''Siapa kasi tau sama Papa''.
''Satpam''.
''Hah''?.kaget keduanya serentak.
''Pecat aja Pa, Fero ngak suka sama dia''.Fero meminta pada sang Papa seperti bocah SD yang minta dibelikan loly pop.
''Iya nanti Papa urus''.sekarang kamu duduk dulu, kita ngobrol sebentar sambil minum kopi''.Rey berbicara sambil meraih gagang telfon dan menghubungi seseorang.
''Tok..tok..tok''.
Baru saja Fero mendaratkan bokongnya disofa panjang yang ada diruangan Rey, pintu rungan diketuk.
''Iya silahkan masuk''.
Seorang wanita masuk dengan wajah yang terus menunduk.
''Ini Tuan''.
''Iya silahkan letakkan disitu''.
Fero yang seperti mengenali suara wanita itu langsung menoleh.
''Deg''.
__ADS_1
''Kenapa dia bisa ada disini''?.
''Siapa Nak''?.tanya Anin karna mendengar suara pelan putranya.
''Eh tidak ada Ma''.
''Oh baik lah''.
''Ma Fero keluar sebentar''.tampa menunggu jawaban sang Mama Fero dengan cepat berlari keluar dari rungan.
''Tunggu sebentar''.Fero berbicara sambil mencekal lengan wanita yang kini sedang melangkah menuju pantry.
''Kamu''?.tunjuk wanita itu dengan wajah terkejut.
''Iya aku''.
''Bukankah lho sudah berjanji untuk menjauh dari gue''?.
''Buka gue yang mendatangi lho,tapi lho yang mendatangi gue''.
''Maksud lho''?.
''Maksud gue,gue juga bekerja disini''.
''Apa''?.
''Ngak usah kaget gitu santai aja''.tapi ingat''!!. karna lho yang mendatangi gue jadi perjanjian kita batal''.
''Enak aja,ngak mau''.
''Kenapa''?.lho benci banget ya sama gue''?.
''Lho selalu mencari gara-gara sama gue''.
''Tapi gue janji mulai sekarang gue ngak akan mengangu lho lagi, jika itu yang lho mau''.
''Janji''?.
''Iya janji''.
''Tapi mulai sekarang kita tamanan kan''?.
''Hah''?.
''Jangan melongok gitu, gue janji ngak akan mempersulit hidup lho''?.
''Benar kah''.?.
''Iya gue janji''.
''Ok''.ya sudah gue kerja dulu''.Fero hanya menangapi ucapan Ayli dengan angukan kepala.
Setelahnya laki-laki itu kembali melangkah menuju ruangan sang Papa.
''Pa''?.
''Iya Nak''.
''Fero boleh minta sesuatu''?.
''Iya,apa sayang''?.
''Fero mau jadi Office boy,boleh Pa''?
''What''?.
''What happened''?.
''Tidak ada Pa''.Fero hanya ingin mulai dari bawah saja''.
''You're serious''?.
''Yas Papa''.
''Tapi Nak''?.
🌹🌹🌹🌹
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1