
...MOHON DUKUNGANNYA🙏🙏🙏...
...❤️Selamat Membaca Semoga Suka❤️...
Setelah keluar dari rumah Anin Rey melangkahkan kakinya dengan gontai menuju mobil miliknya, senyum yang tadi selalu iya tampilkan kini hilang entah kemana''?.sebenarnya iya sudah tau akan seperti ini namun pada kenyatannya ini benar-benar terjadi, entah kenapa hatinya benar-benar sedih dan bimbang.
Akankah iya tidak akan mendapatkan restu dari Ayah Anin atas semua kesalahannya"?. terlebih karna dirinya memiliki tato yang banyak, terkesan menyeramkan dan juga jahat ditambah lagi dirinya adalah mantan bos Mafia.
Mengingat itu semua membuat Rey semakin berkecil hati dan nyalinya ciut seketika.
Sementara didalam.
Anin hanya melihat kepergian Rey dari jendela kamarnya yang memang bisa melihat sekitaran halaman.
Entah kenapa iya begitu iba melihat wajah Rey yang lebam akibat dipukul sang Ayah.
Perlahan Anin melihat mobil yang dikendarai Rey mulai melaju lama-kelama-an menjauh dan menghilang dari pandagannya.
''Mama''.Fero melangkah masuk kedalam kamar dengan senyum yang dipaksakan.
Anin tau putranya itu sedang bersedih,apa lagi Fero baru saja mendengarkan semuanya -semua tentang masa lalu dirinya dan juga Rey.hinga dirinya melahirkan seorang Fero.
Anak laki-laki korban dari kesalahan mereka.disini Fero lah yang paling tersakiti. karna Fero yang selalu dikucilkan,Fero yang selalu dihina dan Fero yang selalu menyimpan segala kepedihannya sendiri.
''Maafkan Mama sayang''.Anin langsung menarik tubuh ringkih putranya dan menariknya kedalam dekapan.
''Kenapa Mama menangis'?.tanya Fero saat merasakan tubuh Anin yang berguncang.
''Maaf kan Mama sayang''.lagi-lagi hanya kata itu yang mampu Anin ucapkan.
Apa yang bisa iya lakukan agar putranya bisa merasakan hari-hari yang tenang tanpa bulian tanpa hinaan.menyesal''!!..itu pasti namun kembali lagi Anin berpikir jika iya tidak melakukan kesalahan itu bukankah itu artinya Fero tidak akan ada didunia ini''??..lalu jika dirinya menyesali sekunya"!!!..bukankah itu artinya dirinya menyesal karna telah melahirkan Fero''??..lalu apa bedanya dirinya dengan orang-orang yang menghina putranya''?..bukankah itu artinya mereka sama''?..
Lalu apa yang harus iya lakukan sekarang''?..binggung ".Anin benar-benar bingung iya butuh ketenagan sekarang''.
''Fero salat Dhuha yuk sama Mama''?.mungkin dengan melakukan salat dan dzikir hatinya bisa lebih tenang dan semoga saja iya bisa mendapatkan jalan keluar dari masalah yang iya hadapi.
''Iya Ma''.Anin menatap punggung putranya dengan iba.
Ini lah putranya yang menyimpan banyak duka selama iya hidup didunia ini,semenjak putranya itu lahir.
''Maafkan Mama sayang''.lirihnya sambil ikut melangkah menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu.
🔥🔥🔥🔥
__ADS_1
Sementara ditempat lain.
Tepatnya didalam mobil Rey. laki-laki itu mengemudiakn mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata.
Bagai mana caranya iya mendapatkan restu Ayah Anin''?.
''Ya Allah.. apa aku salah jika selama ini hidupku tak terarah"?. sementara kedua orang tua ku membuangku bagaikan sampah dijalanan''?..mata Rey memerah saat ingatannya mengingat kesulitannya dimasa lalu.
Iya luntang lantung dijalanan diumurnya yang masih kecil. awalnya iya hidup dipanti asuhan namun karna kehidupan disana juga tak seindah yang dibayangkan, akhirnya Rey pergi dari tempat itu dan memilih hidup dijalanan,hidup tak tentu arah sampai akhirnya iya bertemu dengan orang-orang yang jahat.yang membuat dirinya juga mengikuti kejahatan yang mereka lakukan.
Membunuh,mencuri dan kejahatan lainnya.sampai akhirnya Rey dewasa dan mampu membentuk kelompoknya sendiri hinga menjadi besar.setelah dirinya merasa memiliki cukup uang disitulah Rey memutuskan untuk pindah keindonesia dan Elo adalah sahabat yang iya temui yang bernasip sama seperti dirinya,mereka merasakan banyak kesamaan sehinga sampai sekarang keduanya tak terpisahkan.
''Lho kenapa Rey''?.tanya Elo saat melihat lagi-lagi sahabatnya itu pulang dengan keadaan kusut.
''Eeehhh...lu kenapa''?.itu wajah lu kenapa bonyok"?.Elo jelas heran karna Rey sangat handal ilmu bela diri. tak mungkin bagi seorang Rey bisa kalah dan sampai babak belur seperti ini
''Gue baik-baik aja kok''.jawab Rey sambil membuka pintu Apartemen miliknya dan melangkah masuk kedalam.
''Lho kenapa sih Rey',setiap punya masalah lho ngak pernah mau cerita sama gue''?.gue itu sahabat lho ngak sih Rey''?.kesal Elo sambil melangkah menginkuti Rey dari belakang.
''Gue baru saja melamar Anin''.
''Trus''?.mulai penasaran dan duduk lebih mendekat.
''Maksud lho ditolak''?.
''Belum sih''.
''Lah trus''?.
''Lho dari tadi terus-terus mulu,kayak tukang parkir''?.
''He..he..maaf..maaf.gue penasaran''.lanjut apa lagi coba''?.meminta jawaban bahkan duduknya sudah mepet didekat Rey.
''Ck''.kau ini mau bertanya atau mau menciumku''?.
''Eh maaf-maaf''.menjawab sambil menjauh sedikit.
''Ya Ayahnya bilang mau dipikir kan dulu,bukankah itu artinya antara iya dan tidak''?
''Lalu bagai mana kalau tidak''?.Rey menatap Elo dengan tatapan sendu.
''Yah kalau lamaran lu ngak diterima,biar gue yang coba.siapa tau bokapnya Anin mau menjadikan gue mantu''?.celetuk Elo membuat Rey menatapnya tajam.
__ADS_1
''Njir lu,sana keluar .bukannya ngasi solusi malah lunya mau nikung.kamperet lu jadi temen''.geram Rey sambil mendorong sahabat laknutnya itu keluar.
Kesal sekali rasanya Rey melihat wajah menyebalkan Elo.
''Lho mau kemana''?.tanya Elo lagi saat Rey kembali meraih kunci mobil dan melangkah keluar aparteman.
''Mau mencari ketenagan''.jawab Rey sambil melangkah menuju mobil dan kembali melaju membelah jalanan kota yang padat .
Setelah melakukan perjalanan beberapa saat Rey menghentikan mobilnya tepat disebuah masjit.
Laki-laki itu melangkah menuju masjit dengan langkah mantap. mungkin disini lah iya bisa mendapatkan ketenagan.
Rey langsung melangkah kebelakang mesjit untuk mengambil wudhu dan melaksanakan salat duha.
Selesai sholat Rey masih bersimpuh diatas sajadah memunajatkan doa dan meminta pertolongan kepada sang pencipta. karna menurut Rey hanya kepada Allah lah tempat meminta segala pertolongan, disaat dirinya benar-benar kalut dan menemukan jalan buntu.Rey tau semua keputusan belum Final.
Namun dirinya sadar diri bagai mana masa lalunya, bagai mana iya mengoreskan luka untuk ayah wanitanya itu. yang membuatnya minder dan berkecil hati.
Hampir satu jam Rey berada disana hinga tepukan lebut membuatnya menoleh.terlihat laki-laki paruh baya yang mengenakan serban dan juga baju koko putih yang sedang tersenyum lembut manetapnya.
''Apa hatimu sedang kalut Nak''?.lembut beliau bertanya sambil ikut duduk disebelah Rey.
Rey menganguk mengakui jika memang benar hatinya saat ini memang sedang kalut dan bimbang.
"Apa masalahmu Nak"?.cerita sama Bapak siapa tau bisa meringankan beban didadamu".
Akhirnya Rey menceritakan semua masalahnya iya tau ini tak pantas karna telah menceritakan aipnya pada orang lain. tapi iya yakin dan percaya laki-laki disebelahnya ini orang baik dan mengerti tentang agama.
Terlihat laki-laki paruh baya itu menganguk-angukkan kepalanya sambil menyimak cerita Rey.
''Apa kau mencintainya Nak''?.pertanyaan pertama yang keluar dari mulut laki-laki paruh baya itu.
🔥🔥🔥🔥
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Plis komen outhor jika ada kesalahan.sepi banget ngak ada komen apa pun kayak kuburan.🙏🙏mohon kritik dan saran yang memdukung.
Yuk mampir juga disini👇👇👇
TBC.
__ADS_1