Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 64


__ADS_3

''Eemmm''.Anin terus mencoba melepaskan tagan yang membekap mulutnya.


''Diam lah, jika tidak mulutmu tak akan ku lepaskan''.bisik Rey tepat ditelinga Anin.


Membuat wanita yang kini hanya mengunakan handuk itu langsung mematung.jelas Anin terkejut saat dirinya mendengar suara itu.so''?. pasti dirinya tau siapa yang ada dikamarnya sekarang''?..


''Aww''.Rey menjerit lirih saat tangannya digigit Anin.


''Mau apa kau kesini dasar bajingan''.umpat Anin dengan gigi bergemeletuk menahan kesal.


''Glek''.


Rey bukannya mendengarkan apa yang Anin katakan. laki-laki itu kini malah pokus melihat tubuh Anin yang kini hanya mengenakan handuk setangah dadanya.


''Kau mau apa''?.paniknya. jelas Anin panik saat melihat laki-laki yang ada didepannya terus melangkah mendekati dirinya.


''Bruk''.


Lagi dan lagi Anin terjerembab diatas kasur.membuat handuk yang iya kenakan otomatis terangkat sedikit keatas.


''Kau jagan bersuara''.lirih Rey mulai naik merangkak hingga mengukung tubuh setengah telanjang Anin.


''Plis Al kumohon jagan''.Anin sudah mulai bergetar ketakutan dirinya merasa Dejavu Anin masih jelas mengingat kondisi seperti ini pernah terjadi.


Melihat Anin yang ketakutan membuat Rey berinsut mudur.


''Aku tak akan menyntuhmu dulu sebelum kita menjadi halal.tapi kumohon matakan dengan jujur padaku apa hubungan kita beberapa tahun yang lalu itu menyebabkan mu hamil''?


''Deg''.


Anin langsung membeku hatinya langsung mencolos.bagai mana Al tau tentang semua ini''?.. bukankah dirinya belum mengatakan apa pun''?.bahkan iya juga belum pernah mengenalkan Fero kepada Elo.lalu bagai mana Al tau tentang semua ini''?.

__ADS_1


''Kau heran kenapa aku mengetahui semuanya''?.tanya Rey sambil menatap Anin sekilas.


Kini laki-laki itu memilih duduk disamping Anin tampa menatap wanita itu.dirinya takut jika menatap Anin maka tak ada jaminan iya akan kuat menahan hasratnya yang kini meronta-ronta minta dipuaskan.


''Tidak,siapa yang memberitahukan mu''?..lagi pula jika kita punya anak apa urusamu bertanya. kau bahkan tak punya hak untuk itu''.kesal Anin sambil duduk dan berdiri menuju lemari pakaian.


Iya tak mungkin jika mengunakan handuk saat berduaan dengan seorang laki-laki.bisa bahaya nanti.lagi pula saat ini iya benar-benar malu.namun Anin masih berusaha untuk menutupinya, itu semua karna iya tidak mau Al berpikir dirinya masih mengharapkan laki-laki itu.meskipun sebenarnya masih ada rasa.namun kini rasa cinta itu seolah-olah tertutup oleh rasa kecewa.


''Eeeehh''. Anin langsung terkejut karna tiba-tiba Al lagi-lagi mendekapnya dari belakang.


''Tolong katakan jika kau tidak mau aku memaksamu melakukannya sekarang''.bisiknya tepat ditelinga Anin.


Membuat tubuh wanita itu langsung meremang.


''Al apa yang kau lakukan''?


''Nama ku Rey bukan Al''.


''Panjang ceritanya, yang jelas aku sangat mencintaimu sayang. ayo lah kenapa kau tak melihat bagai mana perjuaganku memanjat jendela kamarmu''?.


''Cih''.Anin langsing melangkah ingin pergi.


Namun lagi dan lagi tagannya kembali ditarik laki-laki yang katanya bernama Rey bukan Al.entah lah ingin sekali Anin menjerit dan mengatakan ''akau penipu''.


Namun sayang, jika iya melakukan itu maka seisi rumah akan tau jika dirinya kini sedang bersama laki-laki.


Iya sungguh tidak mau ayahnya kecewa untuk yang kedua kalinya.


''Apa sih maumu hah''??...serkas Anin dengan wajah kesal.


''Aku mengiginkan mu sayang''.lagi dan lagi kata-kata itu membuat Anin kembali dejavu.

__ADS_1


''Tutup mulut mu bajingan''.umpat Anin sambil mencoba menjauhi laki-laki pemaksa itu.


Namun lagi dan lagi tagannya kembali ditarik.


''Apa lagi sih Al''.Anin terus memanggil nama itu,karna dirinya lebih nyaman degan nama pangilan itu.


''Eeemmm''.Anin memukul-mukul dada bidang Rey karna laki-laki itu kini sudah mengecup bibinya dengan begitu dalam.


''Aku mengiginkan mu sayang''.entah lah seorang Rey tetap lah pengila ***. iya bisa menahan diri untuk tidak menyentuh wanita lain beberapa tahun ini. tapi sungguh untuk Anin dirinya benar-benar sulit untuk menahannya.


''Aku ngak mau Al lepas''.Anin masih mencoba untuk memberontak.


Tujuan utama Rey untuk bertanya tentang putranya, kini tergantikan degan nafsu birahinya yang minta disalurkan, hinga membuat seorang Rey lupa akan tujuan utamanya.


''Sayang ayo lah ku mohon apa kau tak kasian padaku,sepuluh tahun sayang. aku sama sekali tidak pernah menyentuh wanita mana pun. itu semua karna cintaku padamu''.


''Bohong''.


''Apa kau melihat ada kebohongan dimataku''?.tanya.Rey sambil menagkup wajah Anin agar menatap matanya.


Anin terdiam iya bisa melihat kejujuran dimata laki-laki itu.


''Aku mencintaimu sayang ayo kita menikah''?..


💞💞💞💞


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen makasih.


Yuk mampir dikarya baru outhor.novel yang menguras air mata.👇👇👇👇


__ADS_1


Tbc.


__ADS_2