Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par103 capter 7


__ADS_3

''Kayaknya ada yang lagi ngomongin Papa''?.ku angkat wajah ini saat melihat siapa yang masuk. aku langsung spontan duduk dari berbaringku.


''Papa''?.sapaku sambil tersenyum menatap Papa dan Mama secara bergantian.


''Tadi mau minta apa sama Mama''?.tanya Papa sambil mendaratkan bokongnya disampingku, hingga akhirnya diri ini diapit kedua orang tuaku,entah bagai mana rasanya saat ini''?. aku bagaikan tersangka yang sedang disidang sekarang.


''Ngak ada Pa''.jawabku sambil menatap Papa dan tersenyum kaku seperti penjahat yang sedang berbohong.


Jujur setelah mendengarkan nasehat Mama aku sekarang mulai mengerti apa tujuan Papa, memaksaku berpenampilan seperti ini.mulai sekarang aku harus bisa menerima semua permintaan Papaku, meskipun terkadang tidak masuk akal.namun aku yakin itu semua demi kebaikanku.


''Serius''?.tanya Papa penuh selidik.


''Serius Pa''.jawabku sambil menatap Papa dengan wajah serius.


''Hem ''. baik lah padahal tadi Papa ingin mengabulkan apa pun permintaan putri Papa,tapi jika tidak ada ya sudah Papa keluar''.aku langsung terbelalak kaget mendengar semua perkataan Papa.


Apa katanya tadi ''?. mau memgabulkan semua permintaanku''?.


''Benaran Pa''?.


''Sudah terlambat''.


Kampret dasar bodoh ''?. kenapa pula aku mengatakan tidak mengiginkan sesuatu''?.asem tenan aku ini''.rutukku sambil mengusap kasar kepalaku dengan gerakan cepat.


Mama sampai menahan tawanya melihat ulahku, sementara Papa. beliau sudah melenggang pergi dengan gaya khas miliknya yang tengil dan jahil.


Papa memang tidak pernah berubah. tenggil''. tapi juga menakutkan untuk kami anak buahnya.yang hanya mampu mengikuti semua peraturan konyolnya.


''Ma''?.


Tawa Mama pecah saat melihat diri ini yang sudah hampir menangis.''Apes bener hidup ku''.kesalku dalam hati sambil mendesah kecewa.


''Sudah-sudah jangan sedih''.ayo ikut Mama kerumah teman mama''.Mama berbicara setelah mampu meredam tawanya.


''Emang Mama punya teman disini''?.heranku sambil menatap wanita yang telah melahirkan dan membesarkan ku itu.


"Ada donk,sebenarnya bukan teman Mama, tapi karna suaminya teman bisnis Papa jadi deh Mama dikenalin sama istrinya dan ya lama kelamaan kita jadi akrap".


Eh Mama malah menjelaskan semuanya panjang kali lebar.aku menaggapi ucapan Mama hanya dengan cengiran kecil.


"Ayo ikut Mama sama Papa,dari pada kamu dirumah terus. ini kan hari minggu".


"Ai malas keluar rumah Ma".


"Ayo lah sayang, teman Mama punya anak perempuan lho''!! siapa tau bisa jadi teman kamu selama disini''. ayo"?.


Kalau ngak maksa bukan Mama Ay namanya".dirinya terus memaksaku sampai menarik-narik kucir dua ku sampai berantakan.aku hanya mendengus pasrah namun sejurus kemudian aku tersenyum mudah-mudahan ideku dikabulkan.

__ADS_1


"Ai mau ikut''. tapi Ai ngak pakai aksesoris ondel-ondel ini Ya Ma"?.


Aku harap-harap cemas menunggu jawaban Mamaku yang kini terlihat sedang berpikir.hati ini juga terus berdoa dengan mulut yang terus komat kamit seperti mbah dukun yang sedang membaca mantra.berharap mantra yang kubaca manjur.


"Tidak bisa".


Oh sial".umpatku dalam hati namun apa daya aku sudah tidak punya harapan lagi karna Mama sudah ngeloyor keluar sambil melenggak-lenggok seperti mengejek keapesan hidupku.


"Dasar cupu".umpatku pada diriku sendiri sambil melangkah menuju cermin yang sama tingginya dengan diri ini.aku langsung menghapus make up culunku dengan kasar.


Kini terlihat jelas wajah asliku, aku tidak buruk. lesung pipi dikiri kananku membuatku sangat manis dan sedap dipandang.hidung mancung, alis ku tersusun rapi tampa perlu diukir ,bibir yang merah alami menambah kesan seksi dan menarik.ditambah lagi daguku yang berbelah.oh cantiknya diri ini.


''Kasian kamu Ai''.ucapku mengasihani diriku sendiri sambil melangkah menuju kamar mandi,aku menyiram tubuh ini dari kepala hingga kekaki.


Segar sekali, otak yang tadinya panas kini beransur-ansur dingin.kembali aku mengingat laki-laki yang aku temui diperpustakaan kota tadi pagi.


''Tampan''.lirihku berbicara tampa sadar.


''Ih''?...dasar Ai''?.beraninya dirimu mengucapkan kata itu''?.kalau Papa tau habis lah dirimu,entah pakaian aneh apa lagi yang akan Papamu pakaikan untukmu Ai''?.yang pasti hidupmu akan apes''.aku terus saja mengoceh sampai aku selesai mandi dan berganti pakaian.


Kali ini ku putuskan untuk ikut Mama dan Papaku,ku pikir tidak ada salahnya aku ikut,lagi pula jika aku dirumah aku akan dijahili terus sama Kakak dan Om Ben.


Aku bergeges berlari menuju kamar Mama setelah penampilan bulukku sempurna.


''Mama''.aku memanggil Mama diiringi dengan gedoran dipintu kamar.


Aku langsung menempelkan kuping ini didaun pintu.


Kening ini mengernyit saat mendengarkan suara yang berasal dari kamar.


''Mama kenapa''?.lirihku bertanya saat diri ini mendengarkan suara ******* seperti menahan sesuatu.


''Apa Mama kesakitan''?.


''Ayli''. lagi apa sayang''?.saat diri ini sedang menguping dan berpikir yang tidak pasti, bertepatan dengan Om Ben yang baru saja naik kelantai atas.kupikir laki-laki tengil satu ini ingin kekamar miliknya, tapi saat melihat diri ini berdiri seperti penguntit laki-laki yang bergelar Om ku itu langsung berhenti.


''Kamu lagi dengerin apa''?.Om Ben bertanya sambil ikut menguping seperti yang aku lakukan tadi.


Seketika itu juga matanya terbelalak seperti ingin keluar dari tempatnya, membuatku juga ingin kembali menempelkan telinga.namun belum sempat diriku menguping kembali dengan cepat dirinya membawaku turun kelantai bawah.


''Om ada apa''?.kenapa Ai dibawa turun''?.tanyaku sambil tetap mengikuti dirinya yang kini menarik tanganku dengan tergesa-gesa.


''Om iih''?.kenapa Ainya ditarik''?.kesal juga lama-lama dengan laki-laki tua yang satu ini.kenapa cobak tiba-tiba dia menarikku seperti ini''?.


''Ayo kebawah dulu''.


''Tapi kenapa Om''?.

__ADS_1


''Ngak ada''. cuman mau ngajak kamu nonton bola''.


Lah ''. asem''.dari tadi ditarik-tarik hanya mau diajakin nonton bola''?.aku langsung mendelik kesal,sambil mendaratkan bokongku dikursi yang ada didepan tv, setelah Om gendengku melepaskan tangan ini.


''Ayo sini sama Om jangan jadi penguntit''.


Lah''.dirinya sendiri juga penguntit malah nuduh diriku lagi''.sebel''?.aku memalingkan wajahku kearah lain sangking kesalnya.


''Setan alas''.sial memang hidupku. hidup ditengah-tengah manusia bermulut lemes.saat diriku mengalihkan pandangan dari situa jahil,malah kepergok sama Edo siketua jahil.


''Cie''. lagi kesel kayaknya''?.nah tu kan baru saja ketemu sudah mencari gara-gara.


Aku langsung meraih bantal sofa kemudian melemparnya kewajah sepupu reseku itu.


Bukannya marah laki-laki semprul itu malah tergelak puas.


Asem memang"!.dirinya malah ikut duduk disebelahku sambil menarik kucir kuda liarku membuat kepalaku langsung terhuyung kesamping dirinya duduk.


''Plak''.


''Sakit upik''?.ketusnya saat tangan ini ku daratkan pada pahanya yang hanya mengunakan celana pendek selutut.


''He..he...maaf ada lalat ijo''.ucapku sambil bangkit berdiri dan berlari secepat yang ku mampu.


''Hey ada apa ini''?.kenapa lari-lari''?.


Aku langsung mendongak saat mendengar suara yang tidak asing bagiku.


''Mama''.lirihku saat melihat wajah Mama Ay lebih cerah dari tadi.


''Ai mau kemana''?.aku langsung menoleh saat mendengarkan suara Papa.


Oh''. ternya cinta pertamaku itu kini sedang berdiri dibelakang Mama.


''Mama tadi kenapa''?.akhirnya aku langsung bertanya karna jiwa penasaranku sedari tadi terus saja meronta-ronta.


''Mama''?.


''Iya Mama,tadi Ai denger Mama kayak kesakitan''.apanya yang sakit Ma''?.


🌹🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen


Makasih.


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2