
BANTU LILE VOTE HADIAH AND KOMEM MAKASIH.
--------------❤️Selamat membaca❤️--------------------
''Dimama pemilik Mall ini''?.Rey bertanya sambil menatap wanita didepannya. dua tagannya iya masukkan kedalam kantong celana yang iya kenakan.
''Maaf Mas. Bos kami sedang tidak ada ditempat''.
''Hem baik lah''.Rey kemudian melangkah menuju ruagan biasa tempatnya mengecek pengeluaran dan pendapatan Mall.
Namum belum sempat iya sampai ditempat yang ingin iya tuju. lagi-lagi wanita yang tadi datang menghampiri dengan wajah kesalnya.
"Maaf Mas.anda mau kemana"?.
"Saya mau pegi ketempat dimana semestinya saya duduk''.jelas Rey sudah mulai tebawa emosi. perutnya yang lapar kini lenyap dalam sekejap.saat melihat usahanya yang iya rintis dengan susah payah. perlahan mulai terbengkalai.
Mall ini memang tak sempat Rey serahkan kepada orang yang bisa dipercayaan' seperti usahanya yang lain .yang memang sudah Iya serahkan dengan orang yang sama seperti supermarket miliknya.
"Tapi Mas anda tidak boleh pergi ketempat ini,disini tempat khusus dan hanya bisa karyawan dan manager disini saja yang bisa ketempat ini''.
'' lalu untuk apa Mas kesini"?.
__ADS_1
"Maaf ada apa ini"?.seorang laki-laki yang mengenakan Jas,sepertinya baru saja sampai. datang menghampiri Rey dengan wakah heran.sambil menelisik penampilan Rey dari atas sampai kebawah. kemudian mngelengkan kepalanya berkali-kali.mungkinkah laki-laki itu curiga atau bahkan bisa mengenali postur tubuhnya.
"Saya ingin bertemu dengan anda".Rey langsung membuka topi,kaca mata hitamnya dan juga masker yang iya kenakan.membuat laki-laki didepannya langsung pucat dan bergetar karna ketakutan.
"Pak".lirihnya bernada tercekat.
"Kau sudah mengnaliku''?.ku pikir kau hilang ingatan''.Rey berbicara dengan nada penuh penekanan. membuat laki-laki yang ada didepannya langsung bergetar.
Untung saja saat kabur kemaren dirinya sempat mengamankan surat-surat berharga dan harta miliknya. jika tidak mungkin saat dirinya ini dirinya akan menjadi gembel yang ditendang dari usaha miliknya sendiri.
Namun iya masih bisa berbapas lega kerna aset dan semua hartanya masih aman dan memang semuanya atas nama asli dirinya.
REYHAN.
"Sayang kenapa kau lama sekali"?..tadi kau bilang hanya ingin memgambil uang.tapi kenapa sangat lama''?.. aku lelah menunggumu".seorang wanita yang sangat ****. melangkah mendekati mereka,
sambil merangkul lengan memejer Mall yang bernama Salman.
"Prok....prok....prok".
Rey langsung bertepuk tagan melihat pertunjukan yang ada didepannya sekarang.pantas saja usaha miliknya mendekati kebankrut. ternyata ini dia tikus yang selalu mengerogotoli usahanya.
__ADS_1
"Menarik. sangat menarik".Rey berbicara sambil mengelilingi laki-laki yang kini sedang bergetar ketakutan.
Sementara wanita yang ada disebelahnya menatap Rey lekat dan lupa berkedip.
Apa lagi karyawan yang memarahinya tadi.itu jagan ditanya lagi,wanita itu langsung mengaga dengan tubuh yang dipenuhi keringat.karna takutndirinya akan dipecat atau bahkan lebih parah dari itu.
''Apa kau sudah puas mengerogoti uang ku''?.Rey bertanya sambil mendekatkan wajahnya tepat ditelinga laki-laki yang bertubuh sedikit gempal itu.
"Maaakksud Bapak Apa"?.berbicara dengan nada bergetar takut.
"Ha..ha...apa kau pikun''?.. atau kau tuli"?.
"Apa kau ingin kita bermain tebak-tebakan sekarang"?.yakin lah pesona seorang mafia tak bisa lepas dari laki-laki yang masih banyak memiliki tato itu.bahkan semakin bertambahnya umur, Rey semakin tampan dan berwibawa.lebih tepatnya mata tajamnya membuat nyali lawanya langsung ciut seketika.
"Maaf kan saya Pak"?.laki-laki bertubuh gempal itu langsung bersujut dikaki Rey sambil mengengam kaki laki-laki itu dengan terus memohon maaf.
''Keluar dari sini kamu saya pecat''.
🌹🌹🌹🌹
Yah..yah...yah...Rey laki-laki tak mengenal ampum.
__ADS_1
Tbc.