Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par49


__ADS_3

β™₯️Mohon like vote,hadiah and komen garatis kok.πŸ™πŸ™πŸ™.supaya outhor semagat updet.


Terimakasih


Selamat membaca.


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


''Mama kenapa''?.Fero menepuk pundak mamanya karna melihat Anin hanya diam tampa berbicara.


''Eh...engak. Mama baik-baik aja kok,ayo sayang sarapan''.menjawab sambil berusaha untuk tersenyum meyakinkan anak-anaknya bahwa dirinya baik-baik saja.


Sementara Fero yang memdengar jawaban Mamanya hanya tersenyum sinis.


Dirinya tau Mamanya kini sedang berbohong.


Setelah selesai sarapan Anin pergi mengantarkan putranya mengunakan mobil sederhana yang iya beli dengan hasil jerih payahnya sendiri.


''Da Mama''.Aulia dan Fero langsung berpamitan saat sampai didepan gerbang sekolah.


Setelah mengantarkan Fero dan Aulia Anin kembali menjalankan mobilnya kesekolah Ken.karna sekara anak pertamanya itu sudah SMA kelas dua.


''Ma''.


''Hem''?.Anin menoleh sambil menatap Ken sekilas . kemudian kembali menatap kedepan .padatnya jalanan dipagi hari membuatnya harus berhati-hati.


''Boleh Ken nanya sesuatu''?.bocah beranjak remaja itu berbicara sambil menarik nafasnya panjang.


''Apa sayang''?.


''Apa Mama udah ngak ingin menikah lagi''?.


''Uhuk...uhuk''...


Anin langsung tersedak ludahnya sendiri saat mendengar pertanyaan dari putranya.bagai mana bisa putranya berpikir sejauh itu''?.


''Mama kenapa''?.Ken langsung panik saat melihat mamanya malah terbatuk-batuk.


''Mama ngak apa-apa kok sayang''.


''Gimana pelajaranmu disekolah''?.

__ADS_1


''Ck''... Mama selalu saja mengalihkan pembicaraan''.lirihnya berbicara pelan.namum masih bisa didengar Anin.


Namun janda muda itu hanya memilih diam dari pada putranya bertanya lebih panjang lagi.


''Sampai''.akhirnya do'i bisa bernafas lega kerna sekarang mobil mereka sudah berhenti didepan gerbang sekolah.?


''Belajar yang rajin sayang, Mama pergi dulu''.pamit Anin sambil melambaikan tagannya.setelah putranya itu keluar dari mobil.


''Hem''.hanya itu jawaban Ken.


Remaja itu tau bahwa sang Mama sedang menghindari pertanyaannya.


Disepanjang perjalanan menuju toko. pikiran Anin benar-benar kalut.sampai sekarang iya bahkan selalu bertanya-tanya dimana Al sekarang"?.masih hidup kah"?..atau sudah mati"?.entah lah. yang jelas Al hilang tampa kabar sedikit-pun.


"Pagi Mbak"?.sapa keryawan toko saat Anin sampai disana.


"Pagi".menjawab sambil terus melangkah menuju ruagannya.


"Ya Allah kenapa laki-laki ini selalu menghantui pikiran gue"?.lirihnya berbicara sendiri. sambil mengusap wajahnya kasar.


"Tok..tok..tok".


Pintu ruagan Anin diketuk.


"Mbak ada yang nyariin".


Mata Anin menyipit. siapa yang mencarinya pagi-pagi begini''?..tak ingin penasaran akhirnya Anin memilih melangkah keluar dari ruagannya, untuk menemui orang yang kini sedang mencari dirinya.


''Permisi apa anda mencari saya"?.Anin berbicara sambil duduk didepan laki-laki yang kini sedang pokus menatap smartphone miliknya.


"Eh...iya dengan Mbak Anin"?.seorang laki-laki yang mungkin seumuran dengan dirinya kini sedang menatapnya lekat.


"Ya saya sendiri, ada apa ya"?.


"Begini Mbak' saya utusan dari Mall Ciputra.Bos saya meminta saya untuk mencarikan pemasok kue ulang tahun atau sejenisnya.untuk Mallnya Mbak, apa Mbak bisa"?.laki-laki didepannya langsung pada tujuannya.


"Maaf Pak usaha saya hanya usaha kecil-kecilan, saya ngak yakin akan bisa memuaskan pelanggan diMall yang Bapak maksud".


"Tapi toko kue Mbak sangat ramai dan disukai semua kalagan. bahkan kue ulang tahun yang Mbak buat juga sangat menarik dan mempunyai daya jual yang tinggi. lalu kenapa Mbak masih ragu"?..


"Gimana ya Pak"?.Anin sungguh tidak punya keberanian jika dirinya diminta untuk menjadi pemasok kue di Mall besar itu.

__ADS_1


"Ayo lah Mbak.kami yakin Mbak mampu".


"Tolong kasi saya waktu untuk mendiskusikan ini dengan teman saya dulu ya Pak"?.


"Ok''. baik lah. kalau begitu ini kartu nama saya tolong disimpan".


"Oh.. iya Ok terima kasih banyak Pak ".Anin berbicara sambil meraih kartu nama yang disodorkan laki-laki yang ada didepannya sekarang.


"Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu".


"Eh iya.. baik Pak".Anin langsung menjabat tagan laki-laki yang kini sedang tersenyum manis padanya.


****


"Pagi sayang".Anin langsung menatap jengah laki-laki yang ada didepannya sekarang.


"Hem mau apa kesini pagi-pagi"?.


"Ayo lah Beb''. sampai kapan kau akan secuek itu padaku"?.Levi berbicara sambil ikut duduk didepan Anin yang kini sudah mulai berdiri.kerna kebetulan laki-laki yang tadi sudah pergi.


Yah semenjak kejadian Anin jatuh dari motor beberapa tahun yang lalu sejak saat itu juga Levi selalu mengunjungi dirinya. bahkan laki-laki itu sudah beberapa kali melamar dirinya.namum Anin selalu menolak dengan tegas.


"Ck''. lho selalu mengangu''.Anin berbicara dengan nada kesal.


''Ayo lah sayang. aku sudah setia menunggumu hinga sepuluh tahun. kenapa kau tak mengerti juga''?.


''Haduh.. hello. lho itu udah nikah ya''?.. jadi jagan gila deh''.kesal sekali Anin melihat wajah laki-laki didepannya sekarang.


Bahkan laki-laki itu pernah meminta Anin menikah degannya saat Anin masih mengandung Fero.Levi menikahi istrinya karna sebuah perjodohan. Levi bahkan pernah memohon agar Anin mau menerima dirinya dan mau menikah dengannya tepat pada saat detik-detik pernikahannya degan istrinya yang sekarang.namun lagi-lagi Anin menolak.membuatnya dengan terpaksa menikahi wanita pilihan kedua orang tuanya.meskipun tak ada cinta diantara mereka bahkan sampai sekarang laki-laki didepannya masih saja memintanya melakukan hal gila.yaitu mengajak Anin menikah dan menjadi yang kedua.


Tentu Anin tak pernah mau. jadi yang pertama saja Anin tak mau.apa lagi jadi yang kedua''?..


''Plis sayang''?.


''Pulanglah kau menganguku saja''.


''Dri plis''.


''Lho bisa diam tidak''?.. dan dengar.jagan pernah lho sebut nama itu lagi''.


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯

__ADS_1


Yah..yah..yah..kau yang salah Levi sudah mengingatkan dirinya pada babang tampan.


Tbc.


__ADS_2