Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 180 capter 84


__ADS_3

''Kau serius''?.Ayli bertanya dengan kepala yang melongok menatap wajah laki-laki disampingnya lekat.


''Ya aku serius''.jawab Fero dengan kepala menoleh sekilas.


''Ok''.aku percaya padamu, kuharap kau tak pernah berbohong lagi tentang perasaanmu''.


''Apa maksudmu''?.


''Ya''.siapa tau kau mengerjaiku seperti dulu''.


''Ciiitttt''.


Mobil yang sejak tadi melaju dengan kecepatan sedang langsung Fero hentikan tepat dipingir jalan.


''Kau mau membunuhku Fer''?.kesal Ayli karna dirinya benar-benar terkejut karna ulah laki-laki disebelahnya.


''Kenapa kau selalu mengingat kejadian yang sudah sangat lama berlalu''?.bertanya dengan wajah kesal.kenapa wanita selalu saja mengunkit masalah yang sudah sangat lama belalu''?.bahkan hanya itu-itu saja yang mereka ingat.


Mengesalkan sekali.


''Maafkan aku''.tapi berjanjilah jangan kecewakan aku lagi''.pinta wanita itu penuh harap,kini wajah keduanya saling tatap.


''Iya aku berjanji''.jawab Fero sambil mengecup kening wanita cantik didepannya dengan lembut dan dalam.


''Hanya kau wanita satu-satunya dihatiku''.mendengar ucapan Fero membuat wajah Ayli bersemu merah.detik berikutnya wanita itu langsung menjauh,wajahnya mengahadap jendela mobil.hatinya benar-benar bahagia sekarang,bahkan kini jemarinya berkali-kali mengusap lembut bekas ciuman laki-laki pujaan hatinya itu.


Fero yang melihat tingkah Ayli hanya mengelengkan kepalanya,meskipun tak bisa dipungkiri hatinya juga ikut berdebar-debar dan senang.namun dirinya laki-laki tak mungkin melakukan hal konyol seperti wanita yang ada disebelahnya ini.


Mobil kembali melaju dengan kencang setelah keduanya memutuskan untuk berhenti makan sebentar mengingat sekarang sudah waktunya sholat isa,Fero dan Ayli memutuskan untuk sholat terlebih dahulu,karna disaat hati dan pikiran sedang kalut hanya allah yang mampu membuat hambanya tenang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa jam kemudian,tepat pukul dua belas malam mobil yang membawa mereka sampai didepan kediaman Fildan.


''Bagai mana ini Fer''?.Papa pasti marah besar padaku''?.tanya Ayli yang kini masih tetap duduk didalam mobil.wanita itu sama sekali tidak berani keluar karna takut mengahadapi kemarahan sang Papa.


''Kau tenang saja,aku sengaja mengantarkan-mu malam-malam sesini,karna kalau kita menginap malam ini ditempat lain''!. otomatis Om Fildan akan berpikir buruk tentang kita,mengingat bagai mana awalnya Abangmu menikah dengan istrinya''.Fero menatap wajah Ayli dalam''Kau tenang lah aku ada disini''.

__ADS_1


''Ya sudah ayo masuk''.Fero menerik jemari wanita itu dan membawanya masuk setelah Art dirumah itu membukakan pintu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


''Dari mana kamu''?.Ayli yang baru saja melangkah memasuki rumah langsung terkejut saat mendengar suara sang Papa.


Tubuhnya bergetar,rasa takut kini menyeruak memenuhi rongga hatinya bahkan kini kepala wanita itu menunduk tampa berani menatap sang Papa.


"Ayli''?.Papa bertanya padamu,kau tuli"?.Fildan sudah diliputi emosi sejak tadi langsung melangkah mendekati putrinya yang menunduk sasa,bagai mana tidak"?.sedari pagi Fildan sudah mencari putrinya itu diseluruh penjuru kota K.


Namun dirinya sama sekali tidak mendapatkan kabar apa lagi keberadaan putrinya itu.


"Maaf Om"?.Fero tiba-tiba muncul dari balik tubuh Ayli,membuat pokus semua orang kini beralih pada laki-laki itu.


"Apa ini Ayli"?.


"Sabar Aa".Ayra yang baru saja datang dari dapur saat mendengar suara ribut langsung berlari mendekat suami dan putrinya itu.


"Maaf Pa"?.


"Plak".


"Lancang kamu"?.tunjuk Fildan tepat diwajah Fero dengan tatapan tajam.


"Maaf Om"?.bukan maksudku lancang atau pun kurang ajar.tapi aku hanya tidak ingin wanita yang kucintai terluka,apa lagi tersakiti".Fero berbicara lirih matanya menatap Fildan sayu.


"Kau bukan siapa-siapa disini,jadi enyah kau dari sini".


"Aa"?.


"Papa"?.Ayli bersuara dengan tatapan sendu, matanya menatap nanar sang Papa.


"Sudah berapa kali Papa bilang,kamu hanya akan menikah dengan laki-laki pilihan Papa,bukan laki-laki seperti dia"?.tunjuk Fildan tepat diwajah Fero,matanya menatap laki-laki itu tajam.


Semua kata yang diucapkan Fildan bak belati yang menghunus tepat dijantung seorang Fero.


"Om''.izinkan saya menikahi Ayli Om"?.laki-laki itu mencoba untuk kuat dan tidak terpancing emosi.

__ADS_1


Tubuhnya luruh didepan Fildan,dirinya benar-benar mengharapkan restu dari ayah wanita yang dicintainya itu sekarang.


"Cih siapa kau"?.sampai berani meminta hal yang tak akan bisa aku kabulkan".Fildan berdecih kemudian tatapannya menoleh pada putrinya kemudian berkata.


"Masuk kekamar, sebelum Papa semakin tidak terkendali"?.


"Tidak Papa,Ai ngak mau".sentak wanita itu menolak bahkan air mata yang sejak tadi iya tahan kini sudah mengalir membasahi pipinya.


"Ayli jangan membantah kamu,kamu tidak akan pernah bahagia jika menantang orang tua kamu"?.Fildan berbicara dengan nada berapi-api sepertinya emosi laki-laki itu sudah sampai keubun-ubun.


"Tapi Ai mencintai Fero Pa".memelas, berharap Papanya mau mengerti apa yang kini dirinya rasakan.


"Maaf Papa ngak bisa merestui hubungan kalian".Fildan berbalik.tampa memperdulikan Fero yang masih berlimpuh dilantai.


"Nak Fero lebih baik pulang sekarang,Tante ngak mau kamu terluka".Ayra mencoba membantu Fero untuk berdiri"Ayo bagunlah".


"Tapi Tante"?.Fero mendongakkan kepalanya keatas,menatap wanita paruh baya yang iya harap bisa membantu dirinya,namun berkali-kali dirinya meminta tolong,Ayra masih mengatakan bahwa dirinya tidal bisa berbuat apa-apa.dirinya mengataka sejak dulu Fildan memang sangat sulit dibujuk jika sudah mengiginkan sesuatu.


Akhirnya dengan langkah yang berat Fero melangkah dari rumah mewah yang menyesakkan dadanya itu.


"Fero"?.Ayli yang sejak tadi masih diam mematung berlari mengejar pujaan hatinya yang kini sudah berada didepan pintu rumah.


"Bawa aku pergi bersamamu Fer"?.permintaan Ayli membuat Ayra tersentak dirinya tidak menyangka putrinya bisa senekat itu.


"Masuk Ayli".Ayli tersentak ternyata sejak tadi Fildan masih berdiri dianak tangga, laki-laki itu sejak tadi masih memperhatikan apa yang dilakukan semua yang ada dibawah.


"Ai ngak mau Pa,selama ini Ai sudah mengikuti semua kemauan Papa,tapi tidak untuk yang satu ini".wanita itu berbicara disertai isak tangisnya yang membuat hati seorang Fero terasa ngilu dan pedih.laki-laki itu bisa merasakan apa yang Ayli rasakan.


Rasa cinta yang besar bagi kedua pemuda itu membuat keduanya bisa merasakan sakit yang teramat,apa bila salah satu diantara mereka tersakiti.


"Brani kamu Ya"?.


"Jangan Om"?.


💥💥💥💥


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.


__ADS_2