Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 1013 caoter 17


__ADS_3

''Kenapa kamu diam''?.bukankah tadi begitu semangatnya mengatakan jika kamu akan bertunangan''?.


''Aku hanya bertanya padamu,adakah laki-laki yang mau pada wanita yang sudah dijamah laki-laki selama hampir sembilan tahun''?.


Lagi-lagi Egi terkekeh sambil menatap Aulia yang kini hanya diam terpaku.


''Jangan terlalu dipikirkan, mari kita bersenang-senang''.tampa banyak bicara lagi Egi langsung mengecup bibi Aulia dengan lembut.


Awalnya wanita itu tidak merespon, bahkan sempat menolak.namun setelah beberapa saat dirinya juga ikut terbawa suasana.


Egi laki-laki yang sudah ahli dalam membangkitkan gairah seorang Aulia,mengingat hubungan mereka yang sudah sangat lama.


''Aauuuhhh''.lenguhan keluar begitu saja dari bibir sensual Aulia,saat Egi bermain-main didada wanitanya.


Mendengar lenguhan yang keluar dari bibir Aulia Egi menarik sudut bibirnya membentuk senyuman.


"Sampai kapan pun,gue ngak akan melepaskan lho Aulia".batin Egi sambil terus menjalankan aksinya.


"Ooowwhhh Egi"?.


"Gimana sayang"?.


"Enak"?.


"Hem"?.


"Lanjut Gi"?.


Sengaja Egi membiarkan Aulia berbaring dengan tubuh yang sudah setengah telanjang.


Iya ingin lihat bagai mana wanita itu akan memoho-mohon agar dirinya mau melakukan penyatuan.


Egi tau kini Aulia sudah sangat bernafsu setelah tadi dirinya sempat mengerayangi tubuh kekasihnya itu.


"Gi"?.


"Iya sayang, ada apa"?.


"Lakukan Gi"?.


"Ngak sayang pergilah''.bukankah dirimu tadi mengatakan kita sudah tidak ada hubungan"?.


"Tapi Gi"?.aku pengen Gi"?.pinta Aulia dengan nada memelas.bahkan kini dirinya berusaha untuk membuka kaos yang Egi kenakan.


Namun Egi dengan cepat menepis jemari yang awalnya sudah menari-nari didada bidangnya.


Sengaja memang,dirinya takut jika membiarkan Aulia mengrayangi tubuhnya sudah bisa dipastikan dirinya akan lemah dan ikut hanyut.dirinya harus bersabar sedikit lagi.agar dia tau Aulia masih mencintainya atau tidak"?


"Gi"?.Aulia yang sudah diliputi kabut nafsu langsung saja menyerang tubuh Egi dengan ciuman penuh gejolak.hingga membuat pertahanan Egi runtuh dan akhirnya kini dirinya yang menguasai permainan.


"Oooh..Egi lanjut Gi".Aulia terus merancau saat Egi mulai memacu permainan.


Egi menarik sudut bibirnya membentuk senyuman.melihat tubuh Aulia yang meliuk-liuk dibawah kendalinya.


Hampir satu jam setengah keduanya malakukannya hubungan suami istri.hubungan yang sudah rutin mereka lakukan sejak beberapa tahun dulu.


"Sayang bagun"?.


"Eehh..apa Gi"?.gue capek"?.jawab Aulia yang sudah mulai terlelap dengan tubuh yang masih polos.

__ADS_1


"Sudah pukul setengah sepuluh,apa kau tak ingin pulang"?.


"Sebentar Gi".kau membuat tubuhku remuk".lirihnya dengan mata yang masih terpejam.


"Ya sudah".Egi melangkah kekamar mandi dengan bibir yang terus mengembangkan senyuman.


Kali ini dirinya akan memperjuangkan Aulia. wanita yang selalu menemani hari-harinya sejak remaja dulu.


"Tidak semudah itu kau pergi dariku sayang"?.gumam Egi sambil berdiri dibawah kucuran air shower.


****


"Dret...dret...dret".


Smartpthonenya berdering. setelah laki-laki itu selesai membersihkan diri dikamar mandi.


"Fero"?.gumam Egi saat melihat nama yang tertera dilayar ponsel.dengan cepat dirinya mengeser tanda hijau yang ada dilayar ponsel.


📱"Hem". ada apa ***"?.


📲"Lho dimana"?.kenapa ngak datang anjim lho memang. ditungguin jugak"?.Egi menjauhkan ponsel dari kupingnya yang sempat berdenging karna suara Fero yang nyaring.


📱"Gue dirumah perut gue sakit".jawab Egi asal.


📲"Benaran''?. kita kesana ya"?.


"Eh mati gu, kalau sampai tu bocah kesini"?.gumam Egi sambil memutar otak.


📱"Jangan-jangan''. gue mau istirahat".


📲"Elah lho kayak anak Emak. pakai istirahat segala".


📲"Elah''. siapa bilang lu manusia".sekarang bukan lagi suara Fero melainkan seperti suara Edo.


📱"Elah Lu ***"?.brisik".


📲"Kita kesana ya"?.


📱"Ngapain"?.


📲"Mau nginep,buat nemanin anak Mamak"?.celetuk Edo dari seberang sana sambil terkekeh.


📱"Ngak usah, gue mau istirahat"?.


📲"Pokoknya kita datang".


"Tut..tut...tut".


"Anjim nie anak".malah dimatiin lagi".umpat Egi sambil berlari mendekati Aulia yang kini masih berbaring.


"Sayang bagun".sayang bagun".


"Apa sih Gi"?.gue masih gantuk".


"Ayo pulang.ini gawat".


"Apanya yang gawat sih Gi".


"Fero sama sahabat gue yang lain mau kesini, buruan bangun"?.

__ADS_1


"Hah"?.Fero"?.


"Iya Fero".buruan pakai baju kamu.kalau kamu ngak mau kita ketangkep basah, sama mereka.atau kamu mau kita ketangkep trus kawin sekarang juga"?.


"Ngak-ngak''.enak aja".


"Kenapa"?.gue malah seneng kalau kita kawin sekarang.lagian gue sudah bosan kayak gini terus.capek tau ngak ''?.setiap mau ketemu harus main petak umpet".


"Ngak-ngak''.enak aja. gue itu sebentar lagi mau tunangan".jawab Aulia sambil mengenakan pakaiannya dengan tergesa-gesa.


Mendengar penuturan Aulia membuat Egi menarik nafasnya panjang.sudah sangat lama dirinya ingin berterus terang dengan keluarga tentang hubungan mereka,tapi Aulia selalu melarang.bahkan saat dirinya ingin datang kerumah mereka pun selalu dilarang.entah lah''?. apa maunya wanita yang satu ini"?.


Keluarganya memang bukan dari kalangan atas.tapi paling tidak keluarga Egi bukanlah keluarga yang tak mampu.karna kedua orang tuanya pegawai.Ibunya mengajar disekolah menenggah keatas.sementara sang Papa mengajar disebuah unipersitas yang ada dikota jakarta.


Bahkan dirinya juga sudah membuktikan pada Aulia,bahwa dirinya mampu memenuhi kebutuhan wanita itu, hingga iya rela bekerja paruh waktu.untuk bisa membeli sebuah Aparteman untuk masa depan mereka kelak. kerna bekerja juga lah membuat Egi sampai sekarang belum wisuda banyaknya libur hinga membuatnya sering mengulang semester.


Namun perjungan sebesar itu pun belum sedikitpun dilihat kekasihnya itu.


Dan hal yang paling menyakitkan ya malam ini,dengan entengnya bibir Aulia mengatakan jika sebentar lagi dirinya akan bertunagan.


Hati siapa yang tidak sakit"?.dirinya berjanji apa pun akan iya lakukan agar Aulia jatuh kedalam pelukannya kembali.bukan hanya sebagai pemuas nafsunya saja, melainkan sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya.


"Ayo buruan".lamunan Egi langsung buyar saat melihat Aulia kini sudah berpakaian lengkap meskipun agak sedikit kusut karna hasil pergumulan mereka tadi.


"Iya ayo".dengan cepat kedunya menuju mobil.mereka harus segera pergi sebelum Fero dan kedua sahabatnya datang.


Sepanjang perjalanan keduanya tidak ada yang bersuara.


"Sudah sampai".


"Eh iya''. makasih ya"?.


"Sayang"?.


"Apa lagi Gi"?.


"Kumohon kita jangan putus, plis".runtuh sudah harga diri seorang Egi, hanya untuk seorang wanita.dirinya rela memohon-mohon hanya untuk sebuah status.


"Gue ngak bisa Gi".Aulia langsung melangkah masuk kedalam rumah, tampa menoleh lagi pada laki-laki yang sudah dia anggap sebagai mantanya, namun masih mau diajak tidur bareng.


Dasar Aulia.


Wanita ini memang mewarisi semua sifat papanya.yaitu Brian.


Setelah mengantarkan Aulia Egi kembali melajukan mobilnya menuju Apartemen.


"Somoga apa yang gue tanam segara tumbuh".gumamnya dengan penuh keyakinan.


Saat sampai diparkiran Apartemen dirinya sudah melihat ada mobil Fero disana.


langkahnya iya percepat agar bisa cepat sampai diatas.


"Anjim lho dari mana aja sih"?.


🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Makasih.🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2