
Bantu outhor dengan cara like vote hariah and komen makasih.
Garatis kok.🙏🙏🙏
Selamat membaca.
''Kau''?..laki-laki yang berstatus suami itu langsung menunjuk wajah Brian dengan penuh emosi.
Yang ditunjuk malah santai saja tampa beban.
''Gigolo sampah''.
''Puuuptttss''Rey berusaha menahan tawanya melihat pertengkaran laki-laki tak tau malu didepannya itu.
Brian yang mendengar suara dibelakangnya.langsung menoleh.saat matanya menagkap seseorang yang masih sangat iya ingat. matanya lansung melotot dengan sempurna.ditambah lagi saat melihat wajah Rey yang seperti sedang mengejek dirinya.membuatnya kesal sekaligus malu.tapi bukan Brian namanya jika iya punya urat malu,bahkan laki-laki itu tetap santai.
''Ayo pulang".laki-laki itu langsung membawa istrinya pulang.
Namun yang dibawa masih diam ditempat.membuat laki-laki itu kembali menatp istrinya dan Brian.
''Ayo''.
''Sayang aku ingin ikut dengan mu''.wanita yang sudah berumur itu langsung merengek meminta Brian untuk membawanya pergi.
__ADS_1
Namum yang dipinta hanya diam tak bergeming.do'i tak mungkin membawa wanita ini.untuk apa dirinya membawa wanita yang hampir seumuran dengan ibunya itu.dan otomatis setelah wanita itu berpisah dari suaminya dan akan hidup dengannya akan membuat hidupnya susah dan ribet.
Istrinya cantik saja iya tinggalkan. karna tak ingin disusahkan. apa lagi wanita itu. malas banget.
''Maaf Tante kita hanya sebetas partner Ok''?.. kalau begitu saya pergi''.setelah mengatakan itu semua Brian melangkah untuk pergi.
Namun sebelum pergi iya melangkah terlebih dahulu mendekati meja Rey.
''Hey bagai mana kabarmu''?..
''Kau sangat kejam, kenapa kau meninggalkannya setelah aku bersedia melepaskannya. kau tau dia diusir dari rumah karna dirimu''.setelah mengatakan itu semua Brian langsung melenggang pergi sambil tersenyum sinis.
Rey yang sudah sadar dari keterkejutannya langsung berlari mengejar Brian.dirinya harus tau dimana Anin sekarang"?.
"Apa"?Brian melihat sekilas kemudian kembali melangkah.
"Hey..berhentilah sebentar''.
''Apa''?.
''aku ingin bertanya pada mu. apa kau tau dimana Anin sekarang''?.
''Tidak tau dan tidak mau tau''.
__ADS_1
''Ck..ayo lah kau bilang tadi dia diusir dari rumah.bukankah itu artinya kau pernah bertemu dengannya''?.Rey bertanya dengan wajah penuh harap.
"Iya memang. tapi gue hanya bertemu dengannya dijalan. pas malam dia nangis sendirian sambil bawa Tas.ngapain coba kalau dijalan malam-malam kalau ngak diusir"?.
"Tapi kenapa kok bisa diusir"?.tampa sadar mereka berdua kini mengobrol sambil melangkah beriringan.
''Mana gua tau. mungkin dia hamil.dia kan mudah banget hamil.Hb bentar aja dia langsung isi''.celetuk Brian yang membuat Rey berdiri kaku ditempatnya dengan tatapan yang sulit diartikan.bahkan kini mata laki-laki itu sudah mulai berkaca-kaca.
''Tapi''.
''Eh kemana dia''?.Rey kehilangan jejak Brian. karna laki-laki itu sudah tak ada lagi disana.
''Shitt...dia main pergi aja''.umpatnya kesal karna Brian sudah tak ada lagi disana.
''Cepat sekali dia menghilang"?. apa dia punya ilmu''?.Rey berbicara sendiri sambil mencari Brian disekitaran parkiran Mall.namun manusia yang dicari tak menampakkan batang hidungnya. Brian hilang entah kemana"?.. apa laki-laki itu sengaja bersembunyi darinya"?.. entah lah yang jelas Rey benar-benar kesal.beberapa kali laki-laki itu mengumpat kesal dan merituki semua yang sudah terjadi pada Anin.
Anim diusir pasti karna dirinya.
Mungkinkah wanita itu hamil"?.. jika tidak mana mungkin Ayahnya mengusir putrinya sendiri.pikiran-pikiran itu terus saja menghantui Rey.hinga iya sampai keapartemen miliknya dengan mengunakan taksi.
"Idih baru pulang dari mana aja Mas"?.
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Tbc.