Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par14


__ADS_3

''Bik...Bibik...tolong bawa anak-anak kedalam''.panggil Anin sambil terseyum menatap Anak-anaknya.


Setelah Anak-anak masuk,Brian datang menghampiri Anin dan mencoba untuk meraih tagan istrinya itu,tapi degan cepat Anin menepisnya.


''Mau apa kamu kesini''?.Anin bertanya tampa menatap wajah Brian.


''Bisakah kita bicara didalam saja,gak enak disini dilihat orang''.


Mendegar ucapan Brian Anin segera menoleh kekiri dan kekanan,benar saja sagat ramai para tetangga disekitarnya yang berlalu lalang dipagi hari.


''Baik silahkan''.Anin berbicara sambil berjalan dan membuka kunci pintu rumahnya.


''Kau dari mana''.Brian bertanya setelah mereka berdua masuk kedalam rumah.


''Bukan urusanmu''.ketus Anin sambil duduk dikursi tepat didepan Brian.


''Maaf''.


''Untuk''.tanya Anin cuek.


''Untuk semalam''.


''Oh santai saja''.jawab Anin cuek.Brian berjalan mendekati Anin kemudian berlutut dan mencoba meraih tagan wanita itu,tapi Anin degan cepat menjauhkan tagannya sebelum sempat disentuh Brian.


''Pergilah sudah tidak ada yang igin dibicarakan bukan''?..Anin berdiri melangkah menuju pintu sebagai tanda megusir Brian.


''Nin gue masih suami lu''.


''Gue gak perduli sana pergi''.


''Nin plis beri gue kesempatan''.meminta degan wajah memelas.


Anin diam degan wajah diginya,iya tidak perduli degan apa yang dikatakan Brian,bahkan iya semakin muak dan benci degan laki-laki yang ada didepannya ini.


''Keluarlah temui wanita mu,gue yakin dia sekarang sedang menunggu mu,bukankah dia sekarang sedang megandung anakmu''?..Anin berbicara tegas tampa menatap wajah Brian.


''Ni gue bisa jelasin sama lu,plis Nin''.Brian memohon sambil bersujut dibawah kaki Anin.Brian tidak igin melepaskan Anin karna sekarang istrinya itu semakin cantik dan menggairahkan.


Brian menarik tagan Anin untuk masuk kedalam kamar mereka,degan cepat laki-laki itu megunci pintu kamar,kemudian berjalan mendekati Anin yang berdiri degan wajah terkejut.

__ADS_1


''Apa yang kau lakukan,jagan mendekat atau gue akan menjerit''.


''Ha...ha...menjerit kau bilang''?..menjeritlah sepuasmu,apa kau lupa jika kau sekarang masih istri sah ku.aku berhak atas tubuhmu,sekarang aku megiginkanmu''.


''Bruk... plak''.


''Aw..kurang ajar wanita ******,murahan''. umpatnya sesaat setelah Anin menghajarnya dan menendang miliknya.


Brian langsun meringgis dan meringkuk diatas lantai.


''Rasakan kau''.lirih Anin sambil terseyum sadis.


''Pergi sana jagan sampai gue menghajar lu lagi''.lirihnya yang membuat Brian lari terseok-seok.


''Setelah kepergian Brian Anin terduduk diatas tempat tidur.


''Hiks...hiks...kini iya menagis sesegukan disana hatinya benar-benar sakit saat mendegar perkataan Brian yang megatakan dirinya wanita murahan,dimana letak murahannya sedangkan dirinya sampai sekarang masih setia pada suami brenseknya itu.


''Mama''panggilan suara Ken dan Aulia membuat Anin cepat-cepat menghapus air matanya.


''Sayang kalian sedang apa disini''?.Anin berjongkok mensejajarkan tinggi tubuh sang anak.


Entah apa yang Brian katakan tadi degan anak-anaknya,megigat laki-laki itu sagat pandai berbual.


"Papa sudah pulang sayang".


"Lho tok puyang Apatan sudah danji untuk tidak pelgi lagi".Aulia yang menjawab degan wajah sedihnya.


Anin menarik nafasnya panjang kemudian menatap sang Anak dan berkata.


''Sayang Papa sudah punya kehidupan sendiri, jadi sekarang kita akan hidup bertiga saja.Aulia dan Kakak Ken yang tampan jadi jagan berharap yang lain lagi ya''?


''Tati Papa tudah janji igin tidul degan Ailulia dalam nini''.lirih Aulia degan wajah sendu dan bahasanya yang belepotan.


Anin menarik anaknya kedalam dekapannya,sungguh hatinya sakit melihat gadis kecilnya harus megalami hal seperti ini.


''Aulia mau gak Mama ajak jalan-jalan sama Kakak''.tanya Anin setelah melepaskan pelukannya dari sang Anak.


''Mahu Ma''.jawabnya degan wajah gembira.

__ADS_1


''Ayo sekarang siap-siap dulu''.lirih Anin,lebih baik iya membawa anaknya bermain keMall dari pada melihat anaknya bersedih seperti ini.


''Ye...Dalan-dalan''.jerit Aulia degan wajah ceria,berbeda degan Mek bocah laki-laki itu masih diam degan wajah datarnya.


''Ayah Anin ngajak Anak-anak jalan dulu ya''?..pamit Anin saat melihat sang Ayah berdiri didepan teras sambil bermain degan burung peliharaannya.


''Eh...sudah pulang Nak''?tanya Ayah karna iya baru sekarang melihat Anin.


''Udah Yah,pamit sama Kakek sayang''.


''Tatek Audia pelgi dalan-dalan dulu ya''?..


Ayah menanggapinya degan seyum,dan berkata.


''Iya sayang hati-hati ya''.


''Kek Ken pergi dulu ya,oh..iya Kek,jagan main sama burung melulu cari istri sana Kek,biar gak mainin burung terus''.oh astaga Ken bocah ini kalau berbicara asal nyeblak tampa difilter terlebih dahulu.


''Sayang gak boleh ngomong gutu''


''Kau tenang saja Kakek sudah punya cadagan pacar,yang Kakek kawatir kan itu kamu,kamu sudah ada pacar belum''?..


''Kenapa Kakek mencemaskan ku yang tampan ini,ya sudah pasti banyak lah yang megincarku''.berbicara sambil menepuk dadanya bangga membuat Anin dan sang Ayah meledakkan tawanya.


''Sudah-sudah ayo pergi nanti keburu siang''.


Hampir setegah jam mereka diperjalanan hinga sekarang mereka sampai didepan Mall,Anin menggandeng tagan kedua anak-anaknya dikiri kanan tagannya.


''Hey Jagoan kalian mau kemana''?..


🌹🌹🌹🌹🌹


Nah lo siapa tu''?


Yuk kasi hadiah like vote and komen.biar outhornya semagat updet.


Makasih


Bay...bay...😍😍😍

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2