
''Cciiit''.Al langsung menghenti kan mobilnya saat manik matanya melihat seseorang yang sedang dikerumuni banyak pereman.
''Sayang''.
''Buk''.Saat Anin menoleh satu tendangan menghantam perut Anin. membuat wanita itu langsung tersungkur diatas aspal.
"Bagsat kalian semua berani cari masalah dengan ku,itu artinya kalian mau cari mati''.serkas Al dan langsung menghajar para pereman dengan berutal.hinga membuat keempat pereman babak belur dan tak sadarkan diri.
''Sayang kamu ngak apa-apa''?.
Anin tak menjawab iya langsung menepis tagan Al yang berusaha untuk membantunya,kemudian iya mencoba untuk berdiri dengan air mata yang sudah mulai mengalir.
"Dri pilis ayo pulang sekarang".
Anin tetap tak bergeming iya terus berjalan meskipun perutnya terasa sagat sakit jika dibawa berjalan.
"Tin...tin"..
Suara kelekson mobil mengagetkan Anin rermasuk Al,perlahan Anin menoleh kebelakang.
''Mas Yusuf''.desisinya sambil membalikkan tubuhnya.
"Anin mau kemana ayo Mas antar pulang"?..
"Iya Mas".jawab Anin sambil melangkah memasuki Mobil,niat hatinya igin menghindari Al tercapai sudah namun belum sempat Anin memasuki Mobil Yusuf Al dengan cepat menaruk tagannya dan mengangakat tubuh Anin seperti mengangkat sebuah karung.
"Lepas Al".Anin terus memberontak namun Al tak bergeming,doi tetap berjalan menuju mobilnya yang terparkir tak jauh dari sana.
"Hey..kenapa kau memaksanya, jika dia tidak mau jagan dipaksa".
Al tak bergeming doi terus memasukkan Anin kedalam mobilnya.
"Hey kau mau membawanya kemana".pekik Yusuf yang langsung keluar dari mobilnya dan berlari mendekati mobil milik Al
__ADS_1
Namun Al tak bergeming doi tetap membawa Anin meskipun wanita itu terus meminta keluar.
''Al turunin gue Al''.
Al tak bergeming doi tetap menjalankan mobil tampa memperdulikan ocehan Anin.
''Kalau lho ngak mau nurunin gue,gue akan lompat sekarang''?.
Ancaman Anin ternyata membuahkan hasil.Al menghentikan laju mobilnya.perlahan matanya menatap Anin lalu bertanya.
''Kau mau pulang pakai apa Dri''?..
''Seperti yang kau tinggal kan tadi, makan aku akan pulang dengan cara itu juga''.
Setelah mengatakan itu semua Anin langsung beranjak turun dari mobil.
''Aaarrrgg''...Al mengeram kesal dan mengusap wajahnya dengan kasar kemudian ikut turun dari mobil.
Anin tak bergeming doi terus berjalan hinga sebuah mobil kembali mendekatinya.saat melihat pemilik mobil Anin dengan cepat masuk dan mobil melesat dengan cepat.
''Oh..Ssiit''.umpatnya sambil melangkah menuju mobil miliknya,tujuannya saat ini klup malam.
Karna Al pikir percuma iya mengejar Anin,karna sepertinya Anin masih sagat marah padanya.
Sesaat setalah doi sampai ditempat hiburan itu Al langsung duduk didepan meja Bartender.
''Vodka satu''.
''Ini Tuan''.
Al langsung menenggak minuman itu langsung dari botolnya.saat ini pikirannya benar-benar kalut.hatinya benar-benar gelisah dan dipenuhi rasa cemburu.
Al merelaih Smartpthone yang ada disaku jaket yang iya kenakan. kemudian laki-laki itu langsung menlfon anak buahnya.
__ADS_1
Panggilan pertama tidak diangkat,kedua pun tidak.hinga membuat AL menjadi kesal.
Hinga panggilan ketiga baru lah terdengar suara serek Elo diseberang sana.
Yah lagi-lagi tidur laki-laki itu tergangu karna ulah Bosnya itu.
📱Ya Bos ada apa"?..
📱 Tolong urus surat cerai Anin segera apa pun caranya".
Setelah mengatakan itu semua Al langsung memutuskan sabungan telfon.kemudian laki-laki itu beranjak dari duduknya,Bahkan Al tidak memperdulikan berapa banyak wanita penghibur yang mendekatinya .namun doi tidak mengubrisnya sama sekali bahkan Al terkesan acuh dan cuek.
Entah kenapa hatinya kini benar-benar kacau.Anin hanya nama itu yang kini bersemayam direlung hatinya ,menggusik ketenagan jiwanya, penyesalan yang kini mondominasi perasaan laki-laki itu hinga iya menjadi semakin menyesali kesalahannya.
Perlahan kakinya melangkah meninggalkan tempat hiburan miliknya ,entah kemana tujuannya sekarang Al hidup bagaikan tanpa tujuan hanya Anin-Anin dan Anin.
''Aarrggg gue bisa gila kalau begini terus''.geramnya kesal sambil melajukan mobilnya dirumah tempat iya pernah membawa Anin.
Berkali-kali Al mencoba untuk menghubungi wanita itu namun nihil telfon.sama sekali tidak diangkat,membuat Al semakin frustasi.
''Apa gue kerumahnya aja ya sekarang''?..
🌹🌹🌹🌹
Maaf ya novel ini ngak bisa updet setiap hari karna outhor harus membagi waktu untuk keluarga dan outhor harus menulis novel-novel yang lainnya juga.
Salam sayang dari outor abal-abal.😍😍😘😘
jagan lupa hadiah like vote and komennya makasih"?..
Bay..bay...
Tbc.
__ADS_1