
''Apa-apa-an ini''?.apa yang kalian lakukan''?.tanya Fero dengan wajah kesalnya saat melihat banyaknya lampu kamera yang kini sedang mengarah padanya dan Ayli.
''Jangan ada yang berani mempostingnya disosial media,atau kalian akan menyesal nanti''.ancamnya membuat semua yang ada disana seketika ciut dan berhanti merekam.
''Ini semua gara-gara lho''?.Ayli melepaskan jemarinya dari gengaman Fero dengan kasar. kemudian menatap laki-laki itu nyalang.
''Kenapa sih lho itu muncul lagi didepan gue''?.kesalnya dengan mata yang sudah mulai mengembun.''Lho tau ngak''?. lho itu selalu membawa masalah dalam hidup gue''!!.ucapan Ayli membuat Fero langsung tersentak.
Mata laki-laki itu langsung berkaca-kaca, kemudian''!.tampa menjawab perkataan Ayli lagi Fero langsung melangkah menjauh.
Setitik air matanya jatuh tampa bisa iya tahan,kenapa dirinya bisa senekat itu mencintai seorang wanita''?.bukankah dirinya sudah tau konsekwensi yang akan iya terima''?.lalu kenapa dirinya bisa senekat itu mencintai Seseorang lagi''?.
''Ayli lu''?.Andri menunjuk Ayli sambil mengelengkan kepalanya, laki-laki yang satu itu benar-benar kecewa dengan sikap Ayli yang berbicara seperti itu pada sahabatnya,Ayli tidak tau saja bagai mana Fero berjuang untuk mengumpulkan kepercayaan dirinya hinga laki-laki itu kini memantapkan hatinya untuk mencintai Ayli,namun sekarang lihatlah''!. sahabatnya itu akan terpuruk dan hancur lagi hanya karna sebuah rasa kecewa.
''Fer tunggu''!!.setelah mengatakan itu semua Andri dengan cepat mengejar Fero sementara Edo hanya diam,namun detik berikutnya laki-laki itu melangkah mendekati Ayli kemudian berkata.
''Apa lho ngak bisa sebentar saja menerima penjelasan darinya,lho tau''!!.berapa besar perjungan Fero untuk bertemu lho''?.Edo berbicara dengan wajah kecewa''Bahkan dia rela memohon pada bokapnya agar bisa kesini ngatarin undangan kebokap lu,itu semua dia lakukan agar dia bisa ketemu sama lho,tapi gue ngak nyangka wanita yang dicintai sahabat gue adalah wanita yang egois''.
Ayli yang mendengarkan kata-kata yang diucapkan Edo hanya diam mematung expresi wajahnya susah ditebak,kadang wanita itu terlihat terkejut bahkan kadang terlihat menahan air matanya.
Namun Andri tetap saja mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.laki-laki itu bahkan mengatakan jika Fero benar-benar mencintai Ayli, bahkan Edo mengatakan Fero rela membatalkan taruhan mereka hanya karna Ayli.
''Gue harap lho pikirkan lagi semuanya''.setelah mengatakan itu semua Edo melangkah menuju mobil sahabatnya yang sudah menyala dan siap untuk melaju.
Sementara Ayli,wanita itu kini hanya mampu menunduk sambil memikirkan apa yang sebenarnya yang terjadi''?.namun detik berikutnya.
''Fero''?.wanita itu memanggil nama Fero sambil berlari mengajar mobil yang sudah mulai meleset menjauh.
''Fer Ayli ngejar mobil lu tu''.tunjuk Andri dari kaca spion mobil.
Fero tak menjawab,laki-laki itu hanya menoleh sekilas kemudian kembali melajukan mobilnya membelah jalanan kota yang padat.
Air matanya kembali menetes,ini kali pertama dirinya menangis hanya karna seorang wanita ,dan mungkin ini adalah kali terakhir dirinya mencintai dan berharap lebih pada wanita. lain kali tak akan lagi dan tidak akan pernah lagi dirinya mau mengenal cinta.
Biarlah takdir yang menbawa dirinya kemana pun takdir itu mau.
"Lho yang sabar ya Fer,kalau jodoh tak akan kemana"?.Andri mengusap pungung sahabatnya agar sahabtnya itu tak lagi melakukan kesalahan seperti kemaren.
Andri berharap Fero serius untuk bertaubat dan kuat imannya.
__ADS_1
"Lho tenang aja Dri, gue ngak apa-apa kok,Ayli benar,gue memang ngak pantas untuk siapa pun".gumamnya lirih,diiringi air matanya yang semakin deras.
"Jangan bicara begitu Fer, lu itu sahabat gue yang paling baik,gue yakin lho akan mendapatkan yang lebih baik".
"Ehem".maksud lu gue ngak baik gitu"?.celetuk Edo membuat Andri menoleh kebelakang.
"He..he".sorry"?.lu juga baik,tapi kalau lu sholat itu lebih baik".balas Andri membuat Edo melongos.
''Ada saatnya nanti gue akan berubah Dri''.jawab Edo diiringi tarikan nafas berat.
''Nunggu lu disholatkan''?.balas Andri membuat Edo menatapnya sayu, kemudian mengalihkan pandangan kesamping, menatap banyaknya mobil yang belalu lalang diluaran sana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pukul sembilan malam mobil kembali masuk kedalam parkiran hotel.Edo yang sejak tadi sudah menahan lapar,kini laki-laki itu rasanya sudah ingin menangis saat melihat mobil mulai memasuki parkiran hotel.
''Jadi malam ini kita puasa Fer''?.lirihnya dengan nada memelas.''Sedih sih sedih Fer, tapi pikirin kita yang sudah kelaparan''.celetuknya yang membuat Fero sadar,bahwa dirinya sudah membuat sahabatnya kelaparan.
''Maaf''?.ucapnya lirih.
''Nanti makan dikamar hotel saja''.ucapan Fero mampu membuat Edo tersenyum senang.
''Andri mana''?.tanya Fero saat Edo dan dirinya sudah keluar dari mobil.
''Tau ngilang kali''.jawab Edo asal.
Tampa menjawab ucapan Edo,Fero dengan cepat membuka pintu mobil yang ada disebalah kemudi.
''Ck''.dia tidur lagi,dasar tukang tidur''.kesal Fero saat melihat Andri kini sudah tidur dengan tenang, kepala mendongak keatas,bahkan mulutnya sampai mengaga.
''Dri bangun sudah sampai''?.
''Dia kenapa''.tanya Edo yang juga ikut mendekati Fero.
''Tidur''.balas Fero sambil terus berusaha membangunkan Andri.
''Sini biar gue yang bangunin''.Fero mundur dan kini bergantian Edo yang akan berusaha membangunkan Andri.
Namun sayang sekali, belum sempat Edo membangunkan Andri laki-laki itu sudah membuka matanya.
__ADS_1
''Mau ngapin lu''?.tanya Andri dengan tatapan tajam mengarah pada seorang Edo.
''He..he''.ngak ada,gue cuman mau bangunin lu''.balasnya disertai kekehan khas miliknya yang kembuat Andri melongos tak percaya, sejurus kemudian laki-laki manis itu langsung keluar dari mobil dan melangkah menuju kamar hotel.
Malam itu ketiga pemuda tampan itu memutuskan untuk makan dikamar hotel.
Setelah makan Andri dan Fero memutuskan untuk melaksanakan sholat Isa.setelah melaksanakan sholat ketiganya memutuskan untuk tidur tepat pukul sebelas malam.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Suara Azan subuh yang mengema dari pengeras suara yang berasal dari mesjit yang ada disekitaran hotel.membuat seseorang yang ada dibawah selimut terbangun.
Andri yang sudah terbiasa sholat subuh dengan cepat membangunkan sahabatnya.
''Fer bangun sholat''.Fero tak bergeming.
''Fer sholat''.
''Iya''.gumam Fero dengan suara serak khas orang bangun tidur.
''Do solat Do''.Andri masih berusaha untuk mengajak sahabatnya itu untuk sholat,meskipun biasanya laki-laki itu tak pernah berhasil membawa Edo sholat,tapi paling tidak dirinya sudah berusaha,siapa tau suatu saat sahabatnya itu mau melaksanakan sholat.
Tak ada yang tak mungkin jika allah berkehendak, karna allah yang mempu membolak-balikkan hati seorang manusia.
''Do sholat''.sudah berkali-kali Andri mencoba membangunkan Edo namun laki-laki itu tetap tak bergeming hingga Andri dan Fero memutuskan untuk beranjak untuk melaksanakan sholat.
''Fer tunggu sebentar"!!..
💥💥💥💥
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Yuk mampir dinovel outhor yang lain.
Masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1