
''Kkrreek''.
Suara drit pintu yang perlahan terbuka bertepatan dengan seseorang yang mulai kenyembulkan kepalanya.
''Deg''.
Seketika tubuh wanita cantik itu membeku,tatapan matanya terpaku pada laki-laki yang kini juga sedang menatapnya dengan tatapan terkejut.
''Tuan ada temannya''.bik Atun menunjuk kearah Ayli yang masih tetap diam membeku.
''Ya sudah kalau gitu saya permisi dulu Tuan''.lelah menunggu jawaban dari Fero mau pun Ayli akhirnya Bik Atun melangkah meninggalkan keduanya didepan pintu.
''Ada apa''?.suara dingin dan tegas yang pertama kali keluar dari bibir Fero mampu membuat Ayli sadar dari lamunannya.
''Aaa''.
''Apa yang ingin lho katakan''?.potong Fero karna Ayli hanya mengatakan Aaa membuat laki-laki didepannya bingung entah apa yang ingin wanita didepannya katakan.
''Gue..gue...''.entah apa yang merasuki seorang Ayli sekarang''?.tubuhnya benar-benar bergetar,bahkan keringat dingin kini semakin membanjiri wajah dan tubuhnya.
"Ada apa dengannya"?.batin Fero sambil menatap wanita didepannya heran.
"Ayo mausk lah,bicara didalam".
"Eh jangan".Ayli mencoba melepaskan lengannya dari cengkraman Fero.saat laki-laki itu menarik dirinya memasuki kamar.
__ADS_1
"Lalu"?.dari tadi gue nunguin lu ngomong tapi lunya hanya diam dan berbicara gaguk, gue bingung".Fero berusaha berbicara seringan mungkin agar wanita didepannya tidak tau jika dirinya saat ini juga sedang mengontrol perasaan yang tidak menentu yang ada dihatinya sekarang.
Entah itu perasaan apa"?.yang jelas laki-laki itu benar-benar gugup dan serba salah bagaikan laki-laki yang baru pertama kali berdekatan dengan seorang wanita.
Padahal laki-laki yang satu ini sudah pernah mengenal cinta dan juga sudah sering berdekatan dengan wanita bahkan juga sudah pernah melakukan hal lebih dari pada berdekatan.
Meniduri wanita malah.
Lalu sekarang apa ini"?.ah semua ini membuat seorang Fero serba salah.padahal sejak kemaren laki-laki itu sudah bertekat akan melupakan Ayli,lalu kenapa cobak wanita ini bisa ada dirumahnya didepan kamarnya pula.
"Ini semua bisa membuatku gila".lagi-lagi Fero membatin sambil mengusap wajahnya kasar.
"Gue hanya mau minta maaf sama lho".lirih sekali wanita itu berbicara bahkan kedua jemarinya saling meremas untuk mengontrol rasa gugupnya.
"Untuk"?.bertanya dengan tatapan penuh taya pada Ayli.
Kata-kata yang diucapkan Ayli mempu membuat Fero tak percaya dan berusaha mencerna semuanya.
Kedatangan Ayli dirumahnya saja sudah membuatnya merasa tidak percaya,apa lagi mendengar kata maaf dari wanita itu.
Semua itu mampu membuat Fero mencubit pahanya sendiri, hingga dirinya meringis saat merasakan sakit dari cubitannya sendiri.
''Gue ngak mimpi''?.kata spontan yang diucapkan Fero membuat wanita yang ada didepannya melongok heran.
''Lho bilang apa''?.tanya Ayli akhirnya.
__ADS_1
''Oh tidak,ayo duduk disana''?.laki-laki tampan itu membawa istrinya duduk dikursi yang ada dirungan yang ada didepan kamar miliknya.
''Lho mau minum apa''?.tanya Fero saat keduanya sudah duduk berhadapan.
''Ngak usah gue hanya punya waktu sebentar''.
''Lho mau ngomong apa''?.tanya laki-laki tampan itu lagi sambil menatap wanita yang ada didepannya dengan perasaan tidak menentu.
''Gue mau minta maaf''?.lirih Ayli berbicara kepalanya menunduk sungkan.
''Untuk''?.bertanya dengan nada heran bahkan matanya tak lepas dari wanita yang duduk didepannya dengan perasaan campur aduk.
Rasa rindu,sayang dan takut akan jatuh pada pesona Ayli lebih dalam lagi.
Laki-laki itu takut jika nanti dirinya akan kecewa lagi.
''Untuk semuanya''.Ayli berbicara sambil mendongakkan kepalanya menatap dalam mata laki-laki tampan didepannya.
''Lho ngak pernah punya salah,gue yang selalu punya salah sama lho,maafkan gue''.lirih Fero sambil menatap Ayli lembut.
''Tuan ada yang nyari''!!.
💥💥💥💥💥💥
Mohon dukungannya like vote,hadiah and komen.
__ADS_1
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.