
''Lho mau kemana''?.Fero langsung menarik tangan Ayli membuat wanita itu menyentakkan tangannya dengan kasar.
''Apa sih mau lho''?.kesal sekali dirinya melihat kelakuan laki-laki yang ada didepannya sekarang.suka membesar besarkan masalah yang kecil.padahal dirinya benar-benar tidak sengaja saat menabrak mobil laki-laki ini.
Bahkan dirinya juga sudah sempat meminta maaf. tapi sepertinya laki-laki ini sangat suka mencari keributan.
Ok"!. sekarang dirinya akan melayani sikap egois laki-laki yang ada didepannya sekarang.
''Berani ya lho sama gue''?.sentak Fero juga ikut kesal.
''Gue tanya mau lho apa''?.sentak Ayli dengan nada tak kalah kesal. sambil menatap laki-laki didapannya dengan tajam.
''Gue mau lho tanggung jawab''.
''Tanggung jawab apa maksud lho"?.kapan gue menghamili lho"?.
Mendengar pertanyaan wanita cupu didepannya membuat Fero langsung terbelalak.
"Oh". lho mau gue hamilin maksudnya"?.tanya Fero balik sambil menatap wanita cupu didepannya dengan wajah jahil.
"Bruk".
"Arrggg".
"Dasar gila".setelah menendang milik laki-laki didepannya Ayli langsung melanggang pergi.bahkan sesekali doi masih menoleh kebelakang dengan senyum mengejek.
"Wanita gila.awas lho ya"?.kesalnya masih berusaha menahan sakit.
"Mampus lu"?.rasain"?.emang enak"?.belum tau dia siapa gue"?.gumam Ayli lagi.sambil menstater motor metic miliknya.kemudian langsung meleset pergi.
Sedangkan dipinggir jalan''!!. Fero masih terus mengumpat kesal.sambil berusaha melangkah dengan normal.meski pun miliknya masih sangat sakit dan ngilu jika dibawa jalan.
****
Sementara Diatas motor.
Sedari tadi wanita itu terus senyum-senyum sendiri bukan memikirkan Laki-laki gila yang baru saja dihajarnya.
Melainkan dirinya memikirkan laki-laki yang baru saja iya temui diperpustakaan.namun saat dirinya mengingat laki-laki yang membuat hatinya berdebar-debar adalah saudara laki-laki yang menyebalkan menurut itu sejurus kemudian senyuman dibibirnya hilang berganti dengan umpatan kekesalan.
''Eerrrgggg''.ngeselin,sebel''.kesalnya sambil melajukan motor metic miliknya dengan kecepatan tinggi.
Setelah sampai didepan gerbang Ayli dengan cepat menghentikan laju motornya dan memarkirkan tepat disamping sebuah mobil yang sama sekali belum iya ketahui siapa pemiliknya.
"Assalamualaikum"?.
"Pada kemana sih semua orang"?.gumamnya sambil menoleh kekiri dan kekanan.namun masih tidak menemukan semua orang dirumah.
"Om"?.
__ADS_1
"Ibu"?.masih diam tidak ada yang menjawab.membuat Ayli melangkah naik keatas menuju kamarnya.
"Surprise".
"Mama,Papa".Ayli langsung berlari kembali turun kelantai bawah. saat melihat semua keluarganya kini sudah berkumpul disana.
"Mama". Ai kangen Ma".
"Mama juga kengen sayang".jawab Ayra sambil membalas pelukan putri bungsunya itu.
"Papa ".Ayli hanya berani menyalami tangan sang Papa kemudian menciumnya dengan takzim.
Fildan memang sangat keras mendidik kedua anak-anaknya,dirinya tidak mau kedua anaknya sampai menjadi anak yang pembangkang dan juga merusak citra keluarganya.
''Gimana kuliah kamu''?.Fildan bertanya sambil mendaratkan bokongnya dikursi yang ada diruang tamu.
''Insya allah sampai saat ini baik-baik aja Pa''.jawab Ayli sambil ikut duduk disebelah sang Mama.
''Mama". Ai mau ngomong bisa''?.bisiknya pelan takut didengar sang Papa.
''Mau bicara apa''?.Ayra juga balas berbisik pada putrinya, sambil merangkul tubuh ramping yang dibaluti kaos kedodoran itu.
''Bicara disana Mama''.balas Ayli lagi sambil menunjuk kamar miliknya.
Akhirnya Ayra menganguk sambil bangkit berdiri dan melangkah menuju kamar sang putri.
Wanita yang sudah tidak muda lagi namun tetap cantik itu mendaratkan bokongnya ditempat tidur putrinya diikuti Ayli.
''Ma Ai pengen berpenampilan normal Ma''.pintanya dengan penuh harap.
Dirinya berharap permintaannya yang sudah keseratus ribu kalinya itu kali ini akan dikabulkan.
Mendengar pertanyaan putrinya Ayra menarik nafasnya panjang. kemudian menatap putri bunsunya itu lembut.
Sebenarnya dirinya juga tidak tega dengan putrinya. namun dirinya tidak punya daya untuk merobohkan keyakinan suminya,dirinya juga yakin semua yang dilakukan Fildan adalah yang terbaik
''Maafkan Mama sayang"?.kamu kan tau sendiri,Papa itu orangnya gimana"!.,dia tidak akan pernah mengubah sebuah keputusan yang sudah iya buat''.
''Tapi Ma''!!..Ai malu Ma".setiap hari diledekin mulu,sama teman-teman Ai bahkan sekarang ada laki-laki gila yang selalu mencari gara-gara sama Ai''.
''Laki-laki''?.maksudnya''?.
''Iya". itu laki-laki yang kemaren ngak sengaja Ai sundul mobilnya pakai motor Ai''.
''Trus mobilnya rusak''?.
''Ngak". cuman kegores dikit doang,tapi lebainya ngak ketulungan''.Ayli menjawab sambil mengelengkan kepalanya dengan wajah kesal.
Entah kenapa setiap mengingat laki-laki gila itu, moodnya menjadi buruk.namun saat dirinya mengingat telah menendang pusaka laki-laki menyebalkan itu, membuat Ayli jadi senyum-senyum sendiri.
__ADS_1
''Eh..anak Mama, kenapa senyum-senyum begitu''?.Ayra menatap putrinya dengan wajah curiga.
"Eh engak kok Ma"!..Ai cuman lagi pengen ketawa aja".jawab Ayli cepat sambil memasang wajah serius kembali.
"Beneran"?.tanya Ayra penuh selidik.
"Benaran Ma".
"Kamu tau sayang"?.
"Ngak".jawab Ayli cepat sebelum sang Mama selesai berbicara.
"Kamu ini , Mama belum selesai ngomong udah dipotong aja".
"Eh iya Ma maaf".balasnya sambil nyengir.
"Ayo Ma lanjut lagi".pintanya dengan wajah penasaran.
"Iya,bagini lho sayang".kalau sendainya ada laki-laki yang mencintai kamu dengan kondisimu yang seperti ini "?. itu artinya laki-laki itu benar-benar mencintaimu".
Mendengar ucapan Mamanya membuat Ayli menarik nafasnya panjang.kemudian menjawab dengan wajah lesu sambil membaring kepalanya diatas paha sang Mama.
"Mana ada yang mau sama Ai Ma".orang wajah Ai aja kayak ondel-ondel gini".Papa sih''?.
"Itu lah Papa yang selalu ingin yang terbaik untuk anak-anaknya,Papa melakukan itu semua agar kamu tau, mana orang yang tulus padamu ''!!.mana yang tidak"?.seseorang yang tulus berteman atau pun mencintai seseorang dirinya akan menerima seseorang itu dengan hati yang iklas. apa pun kondisinya".
"Ingat ya Nak"?.jika ada yang mencintamu dengan penampilanmu yang seperti ini,itu lah cinta sejati,cinta yang sesungguhnya".dengarkan Mama,tujuan Papa melakukan ini semua padamu hanya ingin kamu terlindungi dari laki-laki jahat yang ada diluaran sana, yang bisa kapan saja melukai kamu Nak".
"Tapi Ai kan' bisa karate sama taekwondo Ma".
"Bukan menyakiti yang seperti itu maksud Mama sayang".
"Trus".
Ayra menarik nafasnya panjang.putrinya ini memang masih sangat polos.dirinya sangat susah paham jika sudah menyangkut hal-hal yang berbau percintaan.itu lah sebabnya Fildan sangat ketat menjaga putrinya.
Jika mengikuti kemauan Fildan dirinya tidak akan pernah mengizinkan Ayli jauh dari jangkauannya.
Namun kembali lagi, Ayli ingin selalu dekat dengan sang Kakak,entah itu alasan atau apa"?. yang jelas Fildan mengizinkan putrinya kuliah dijakarta dengan pengawasan yang sangat ketat dan juga harus mengikuti peraturan yang iya buat.
Dengan berat hati Ayli menuruti kemauan sang Papa, meskipun tidak bisa dipungkiri dirinya bosan harus seperti ini terus.
"Kayaknya ada yang lagi ngomongin Papa"?.
🌹🌹🌹🌹🌹
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Makasih.
__ADS_1
Tbc.