
Hari ini adalah hari pertama Anin bekerja iya juga sudah meminta izin kepada sang Ayah,sang Ayah sangat medukung apa yang dilakukan Anin.jika itu memang yang terbaik untuk putrinya itu.
Anin juga sudah menceritakan semua yang telah dilakukan suaminya, iya juga menunjukkan bukti-buktinya dengan sang Ayah.sebagai orang tua Ayahnya sangat kecewa dengan apa yang dilakukan menantunya.beliau juga berjanji akan membantu mengurus perceraian Anin.
''Ayah''. Anin titip Anak-Anak ya''.pemit Anin saat akan berangkat bekerja disore itu.
''Iya Nak hati-hati''jawab Kori sambil membawa cucu-cucunya untuk masuk kedalam rumah.
Anin pergi kesupermarket menggunakan motor gede yang biasa iya gunakan.tak butuh waktu lama iya sudah sampai tepat didepan supermarket. terlihat Al sudah berdiri didepan supermarket entah sedang apa''?. Anin tidak tau''.dan tidak mau ikut campur''. dengan urusan laki-laki itu.
''Sore Pak''.sapa Anin membuat Al mengeryit.
''Jangan formal begitu''.pinta Al sambil terseyum.
''Ayo masuk''.ajaknya sambil melangkah masuk kedalam terlebih dahulu.
''Kamu kerja sebagai kasir ya''?. pulangnya nanti jam sepuluh malam. dan ini Erni teman satu peropesi deganmu, tapi Erni bekerja disift pagi,sementara kamu sift malam''.Al berbicara sambil mendatangi meja kasir dan memperkenalkan Erni
''Salam kenal mbak''?. gue pulang duluan ya''.
''Iya hati-hati ya''?.
''Iya selamat bekerja''?.ucap Erni sambil berlalu.
''Iya terimakasih''.
*****
''Datang kembali''.ucap Anin kepada pelanggan minimarket saat setelah mereka selesai melakukan pembayaran. sambil terseyum manis. Al yang mengamati semua gerak gerik Anin terus meyunggingkan seyum,saat melihat senyum tulus yang selalu Anin pancarkan diwajah cantiknya.
''Pak..permisi''.lagi-lagi Al tak mendegarkan penggilan dari pegawainya.
''Pak''...aduh Pak''kenapa sih''?. akhir-akhir ini sering melamun''?.lagi-lagi panggilan kariawannya membuatnya kaget.
__ADS_1
''Ehhh''.iya''.ada apa''?.jawab Al gelagapan.
''Ini Pak''. catatan barang-barang yang kosong''.sambil menyodorkan satu buah buku.
''Oh...iya,sudah sana kamu pergi''.usir Al sambil melangkah masuk kedalam ruagannya.
****
''Ayo pulang''.ajak Al saat supermarket miliknya sudah berhasil ditutup. ini lah tujuan doi meminta Anin untuk bekerja ditempatnya agar iya bisa melihat dan mendekati wanita cantik ini.
''Eh..iya Pak sebentar''.jawab Anin setelah berhasil mengunci roling door.
''Kita jalan dulu yuk''?.
''Maaf Al''.?. gue harus langsung pulang. udah malem baget soalnya. lagian gue udah kagen baget sama anak-anak''.Anin berbicara sambil mengeluarkan motor gede miliknya dari parkiran.
''Oh ya sudah hati-hati ya''.ucapnya sambil terseyum getir,karna lagi-lagi ajakannya ditolak oleh wanita ini,tapi itu juga yang membuatnya semakin bersemagat mengejar Anin.
****
''Ayah assalamualaikum''.lagi-lagi Anin mengucapkan salam''.
''Kreekk''.pintu terbuka menampilkan laki-laki paruh baya dengan wajah kantuknya,jujur Anin benar-benar tidak tega jika harus merepotkan sang Ayah,tapi mau bagai mana lagi''!!. ini semua iya lakukan demi kedua buah hatinya,meskipun kadang-kadang suaminya mengirimkan uang, tapi uang yang dikirimkan tidak seberapa. bahkan sangat sedikit,jangankan untuk kebutuhan dirinya dan anak-anak. untuk anaknya saja sama sekali tidak mencukupi.
Anin tidak boleh lemah, iya harus kuat demi kedua anaknya.
''Ayo masuk Nak''.
''Iya Yah ''. anak-anak mana''?..Anin bertanya sambil melangkah masuk kedalam rumah.
''Anak-anak sudah tidur Nak, lebih baik kamu tidur disini saja, sudah malam kasian Ken dan Aulia kalau dibagunkan''.Anin hanya menganguk patuh. karna apa yang dikatakan Kori ada benarnya.
''Ya sudah Ayah tidur dulu''
__ADS_1
''Iya yah''.Anin bebicara sambil melangkah menuju kamarnya, sewaktu dirinya masih belum menikah.
Setelah mencuci muka dan kaki Anin melangkah menuju tempat tidur. iya mengenakan baju piyama tidur sewaktu gadisnya,yang masih utuh tersusun rapi didalam lemari.
''Alham dulillah nyamannya''.lirih Anin setelah berbaring diatas kasur kapas miliknya,kasur yang tak terlalu besar tapi cukup nyaman untuk iya tiduri.
Sejenak pikirannya melayang kepada masalah rumah tanganya, yang sedang iya hadapi,iya igin mengurus surat cerainya secepat mungkin, tapi saat ini dirinya belum punya uang.dimana iya harus mendapatkan uang untuk megurusnya''?.
''Semagat Anin''. lho harus kuat demi Anak-anak lo''.semagat Anin pada dirinya sendiri.
Subuh menjelang
Seperti biasa, setelah sholat subuh Anin langsung melangkah kedapur.tapi hari ini dirinya memasak didapur berdua dengan asisten rumah tangga sang Ayah. jadi pekerjaan Anin sedikit lebih ringan.
pukul tujuh pagi
Nasi goreng dan telor mata sapi sudah terhidang diatas meja.jangan lupakan makanan kesukaan sang Ayah ikan asin goreng.Ayah bilang makan tampa ikan asin bagaikan sayur tampa garam.
''Mama''.terdegar suara ceria dari ruang tenggah.
''Anak Mama sudah pada bagun''.
''Adek mana sayang''.Anin bertanya sambil melihat kesana kemari untuk mencari gadis cilik cantiknya itu.
🌹🌹🌹🌹🌹
Udah dulu ya jagan lupa hadiahnya like vote and komen.
Makasih
Bay...bay😍😍😍😍
Tbc.
__ADS_1