Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 173 capter 77


__ADS_3

Tatapan mata yang sayu menatap wanita didepannya dengan penuh harap dan butuh kepastian.


''Apa lho bisa''?.lagi-lagi laki-laki itu bertanya dengan wajah sendu,dirinya benar-benar ingin memastikan jika Ayli tak akan pergi darinya jika wanita itu tau siapa sebenarnya dirinya. agar hatinya bisa sedikit tenang dan bisa berharap lebih.


''Iya gue janji,gue bisa''.jawab Ayli mantap.


Seketika itu juga senyum mengembang dibibir seorang Fero.


''Makasih''.I love you''.kata itu keluar begitu saja dari bibir Fero membuat laki-laki itu dan juga wanita didepannya seketika mematung.


''Ah''.lupakan jika lho ngak suka''.


''Tapi''?.


''Fero''?.pangilan seseorang membuat kata yang akan diucapkan Ayli seketika tertelan dikerongkongannya sendiri.


Fero dan Ayli seketika menoleh dan''?.


''Papa''?.ucap laki-laki itu saat melihat Rey kini berdiri tepat dibelakang mereka.


''Kok Papa ada disini''?.


''Fero''?.Om''?.saya permisi dulu ya''?.tampa menunggu jawaban dari Fero mau pun laki-laki didepannya Ayli dengan cepat melangkah pergi meningalkan kedua laki-laki itu.


''Papa kok disini''?.Fero bertanya dengan kepala menunduk,takut jika sang Papa melihat matanya yang sembab.


''Jangan tutupi dari Papa''.Rey berbicara sambil mendaratkan bokongnya dikursi yang diduduki putranya.


Mata laki-laki paruh baya itu sayu menatap kosong kedepan.


''Fero harus bersikap seperti apa lagi Pa''?.lirih laki-laki itu yang kini kembali terisak.


Rey yang melihat kerapuhan putranya juga ikut meneteskan air mata,tangan kekar penuh tatonya menarik sang putra kedalam dekapan.


''Maafkan Papa dan Mama Nak''?.pintanya lirih disela-sela isak tangis putranya yang begitu menyayat hati seorang Ayah.


Rey sungguh tak pernah ingin melihat kerapuhan sang Putra apa pun masalahnya,dirinya berjuang mati-matian hanya untuk Fero dan juga istrinya namun Rey bukan lah laki-laki yang egois,dirinya bukan lah laki-laki yang mengiginkan Anin tampa menyayangi anak-anaknya.

__ADS_1


Namun jika sekarang anak tirinya berbalik menyerang dirinya jangan salahkan seorang Rey akan bertindak tegas.


Rey tau jika selama ini Brian selalu menghasut Ken agar mengarap habis semua hartanya.


Ken pemuda yang masih labil,Rey sangat kenal siapa Brian laki-laki itu sangat haus akan ambisi,Brian tak akan menyerah jika keinginannya belum tercapai.


Laki-laki paruh baya itu bisa melihat jika akhir-akhir ini Ken jarang pulang saat ditanya Anin,wanita itu mengatakan sang Putra menginap diapartemen.


Namun Rey bukanlah laki-laki yang Bodoh,Rey meminta Anak buahnya untuk menyelidiki dimana Ken menginap setiap malam.


Anak buah Rey mengatakan sesuatu yang mengejutkan seorang Rey,karna orang suruhannya mengatakan jika Ken membelikan rumah mewah untuk Brian tempati bersama dirinya.


Hati ayah mana yang tidak sakit saat ditikung seperti itu dari belakang,dirinya menyayangi kedua anak tirinyadengan tulus. namun apa yang iya dapat''?.


Penghianatan''?.


Ken sudah sangat banyak mengunakan uang perusahaan untuk memenuhi permintaan Brian.


Rey benar-benar tak habis pikir bagai mana bisa Ken melakukan itu semua pada orang yang sangat berjasa dihidupnya.


''Pa Fero mau pergi dari kota ini Pa''?.permintaan sang putra mampu membuat tubuh Rey membeku,dirinya tidak menyangka Fero terluka sangat dalam hinga ingin segera kabur dari penderitaan ini.


''Apa kau tega meningalkan Mama dan Papa''?.tanya laki-laki paruh baya itu sambil menatap putranya lekat


''Fero udah ngak kuat Pa''?.lirihnya dengan mata kembali berkaca-kaca.


Sejak kecil dirinya sudah memendam rasa sakit ini sendiri,tapi mungkin sekarang sudah waktunya pemuda itu menyerah.


''Al Fero anak seorang mantan Mafia kejam,kenapa bisa selemah ini''?.jadilah karang yang susah untuk dihancurkan Nak''?.jangan jadi laki-laki lemah seperti ini,karna masa depan dan perjalanan hidupmu masih panjang,Mama sama Papa sudah tua,Papa berharap putra tunggal Papa bisa mewarisi sifat dan ketegasan Papa,jika bisa ikuti kekejaman Papa,bukan kejam untuk membunuh lawan Nak,tapi kejam untuk menghancurkan musuh''.Rey menarik nafasnya panjang kemudian menatap lekat putra tungalnya.''Sadarlah Nak''?.saat ini banyak musuh yang sedang mengincarmu dan juga hartamu''.Rey berbicara panjang lebar sambil mengusap kepala putranya.


Selama ini Rey selalu membiarkan putranya menyelesaikan masalahnya sendiri berharap putranya itu bisa kuat,namun dirinya salah besar telah membiarkan putranya,saat melihat ini semua Rey tau selama ini putranya menderita.


''Masuk lah kekantor besok,Papa akan langsung menyerahkan hak milik perusahaan ditangan kamu,agar tak ada lagi yang akan merendahkan putra seorang Rey''.


''Jangan lemah Nak''?.pinta Rey lagi yang dianguki Fero dengan mantap.


Remaja itu berjanji akan kuat seperti apa yang dikatakan Papanya barusan.demi Papa dan Mamanya dan demi Prusahaan yang dirintis Papanya dari Nol.

__ADS_1


''Papa kok ngak masuk kedalam''?.tanya Fero setelah dirinya bisa mengontrol diri.


''Hem''?.sama seperti dirimu,Papa disana hanya orang asing''?.Rey berbicara disertai tarikan nafas yang Panjang.


''Siapa bilang Papa orang asing''?.suara yang berasal dari belakang mereka berdua membuat keduanya seketika menoleh.


''Aulia''?.terlihat Aulia kini berdiri dibelakang mereka sambil mengangkat kebaya yang iya kenakan.


''Papa kenapa ada disini''.Aulia ngak akan mau menikah tampa Papa''?.suara wanita itu melengking,hingga membuat kuping Rey dan Fero berdenging.


''Apa-apa-an ini Dek''?.tanya Ken yang baru saja sampai,menyusul Aulia yang lari saat acara ijap kabul akan dilangsungkan.


Wanita itu ngotot ingin menunggu Papa tirinya yang sejak awal diminta Berian untuk menjauh karna Brian mengangap Rey tak ada sangkut pautnya dengan pernikahan putrinya.


Rey yang malas berdebat akhirnya melangkah keluar. awalnya Anin juga akan ikut keluar namun Rey meminta agar istrinya itu tetap berada disana karna Anin ibu kandungnya Aulia.


Bukan Rey tak mampu melawan seorang Brian yang hanya laki-laki kere yang tak akan laku-lagi jika laki-laki itu jual diri, namun Rey adalah laki-laki dewasa yang berpendidikan, dirinya tak ingin menghancurkan hari penikan putrinya.


Namun siapa sangka anak tirinya itu malah menyusul dirinya disini.


''Aulia sayang Papa''.wanita yang biasanya asal ceplos itu dengan cepat berlari mendekati Rey dan memeluk tubuh tegap laki-laki paruh baya itu.


Membuat Rey membeku dan spontan membalas pelukan putrinya dan mengusap pungung Aulia dengan sayang.


Dirinya tak menyangka Aulia yang suka bikin onar justru lebih bisa dipercaya dibandingkan Ken yang pendiam dan bisa bersikap dewasa jika menghadapi masalah,namun sangat mudah dihasut.


''Papa juga sayang kamu Nak''.lirih Rey dengan mata yang kembali meneteskan cairan bening.


''Papa kamu disini Aulia''.Brian dengan cepat melangkah mendekati putrinya dan mencoba menarik Aulia agar menjauh dari Rey.


''Brian''?.


💥💥💥💥


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2