
''Anjim lho,dari mana aja sih''?.umpat Edo saat melihat Egi baru muncul, setelah beberapa saat mereka menunggu.
''Minggir''. bawel banget sih lho''?.
''Lah''?. sok jago lho''?.lho tau kagak dari tadi kita bertiga tu udah nagkring disini,kayak penagih hutang. lah lu''?.yang katanya sakit perut, malah kelayapan kayak banci yang lagi nyari mangsa''.
''Iya gue ada perlu bentar''.jawab Egi sambil membuka pintu Apartemen.sengaja dirinya tidak memberitahukan kode Aparteman pada ketiga sahabatnya.
Itu semua iya lakukan agar hubungannya dan Aulia tidak ketahuan.apa lagi Edo dan Andri suka datang ketempatnya bagaikan jelangkung.
Bisa mampus dirinya kalau sampai kepergok keduanya saat dirinya bersama Aulia.
"Bentar-bentar"?.
"Pa-an"?.tanya Egi sambil menghentikan langkah kakinya saat lengannya ditarik Fero.
"Lho dari nginem dimana"?.
"Maksud lho"?.
Mendengar pertanyaan Fero apa lagi saat melihat tatapan mengintari seluruh tubuh Egi membuat Edo dan Andri juga melakukan hal yang sama.
Sontak ketiga laki-laki itu tertawa terbahak-bahak.
"Lho dapat nyolong sendal jepit dimana"?.
"Hah"?.spontan pertanyaan Edo membuat Egi menoleh kebawah.
"Astaga''?. karna buru-buru membuat dirinya memakai sepatu satu dan sendal jepit satu.ya ampun.untung saja Aulia tidak meliahat kekonyolan dirinya, jika tidak habislah hidupnya.
"Ketawa saja terus "?.gumamnya sambil melihat ketiga sahabatnya yang masih ketawa terpingkal-pingkal.
"Lho lihat Gi"?.
"Apa lagi Fer"?.Egi langsung menepis tangan Fero yang tadi sempat menarik kaos putih yang iya kenakan.
"Kaos lho kebalik".lagi dan lagi apa yang terjadi membuat ketiganya ketawa.bahkan kini Egi juga ikut mentertawakan keapesan dirinya.
"Ha..ha..gila lho Gi"?.lho dari mana dengan pakaian keren kayak gini"?.tanya Fero setelah dirinya bisa mengontrol tawanya.
"Ngak ada, gue tadi ada perlu sebentar".
"Elah Gi..Gi..lho udah kayak laki-laki yang habis nganu".celetuk Edo yang sangat faham dengan urusan ranjang.
"Apa-an''?. lho aja kali,kita mah kagak.udah ayo masuk".akhirnya keempat laki-laki beda selera itu melangkah memasuki Aparteman Egi.
"Berantakan banget tempat tidur lho Gi"?.tanya Edo yang awalnya ingin berbaring, tapi iya urungkan saat melihat tempat tidur Egi yang brantakan. seperti habis siap tempur.
"Cerewet banget sih anak Mamak".jawab Egi sambil membenahi tempat tidur yang menjadi saksi percintaan panas dirinya dan Aulia.
''Nah'' ini baru namanya tempat tidur manusia''.
''Lah''. yang tadi tempat tidur apa namanya''?. kalau bukan tempat tidur manusia''?.
''Tempat tidur kucing''?.balas Edo membuat semua yang ada disana terkekeh.
''Gi''?.
''Apa lagi sih Do''?.jawab Egi dengan nada kesal.sambil menghentikan langkahnya yang ingin kedapur.
__ADS_1
''Kok seprei lho kayak bau anu ya Gi''?.tanya Edo dengan hidung kembang kempis mengendus bau tak sedap yang berasal dari bantal yang iya gunakan.
Egi langsung terbelakak saat menyadari jika bantal yang Edo pakai adalah bantal yang iya gunakan untuk menopang pinggul Aulia.
"Oh''. ya ampun mati Gue"?.batin Egi sambil berusaha mencari jawaban.
"Cie"?... lho solo ya"?.ledek Edo membuat Fero dan Andri spontan menoleh pada Egi dengan wajah jahil.
"Makanya cari cewek kayak gue nie"?.sambungnya lagi sambil menepuk dadanya bangga.
"Serah lu dah''. gue mau kebelakng bentar".Egi langsung melangkah menuju dapur.tujuannya hanya untuk menghindar dari olokan ketiga sahabatnya.
"Ini minum".setelah menghilang beberapa saat, akhirnya Egi muncul dengan beberapa buah minuman kaleng. beserta beberapa cemilan.
"Nah gitu dong,lho tau aja kita lagi lapar".
"Fer''. gue mau nanya"?.sambil mendarat kan bokongnya disamping Fero.
"Pa-an"?.tanya fero sambil membuka penutup minuman kaleng miliknya.
"Seandainya lho punya pacar,dan lho sudah pacaran selama hampir sepuluh tahun.trus pacar lho tiba-tiba bilang dia mau tunagan sama cowok lain,gimana perasaan lho"?.sepertinya laki-laki yang satu ini sudah tidak sanggup lagi menyimpan masalahnya sendiri.
"Lho cinta"?.
"Cinta banget Dri".
"Cewek lho cinta sama lho kagak"?.Eh tapi ini lho atau siapa sih"?.setau gue lho itu jomlo akut"?.lah Egi bertanya pada Fero malah Andri dan Edo yang nyeletuk.
"Ini masalah sahabat gue,dia nanya pendapat gue.gue binggung mau ngasi saran apa, orang gue aja jomblo".
"Oh kirain lho,heran aja gue,sejak kapan lho punya cewek"?.
"Iya gue diem"?.
"Eh tapi bentar"?.gue kan pakar cinta jadi gue harus ikut andil disini".
"Ya sudah kalau menurut lho teman gue itu harus bagai mana"?.
"Gampang sih kalau menurut gue"?.
"Gimana"?.
"Cari yang lain"?.
"Buk"?.
"Sakit setan"?.Satu sabitan dikepala membuat laki-laki itu spontan mengusap rambutnya yang sengaja iya cat pirang.
"Lho sih ngomog, asal nyeblak, ngak dipikir dulu"?.
"Lah''?. tapi lho kan nanyak"?.
"Iya, tapi gue kan cinta mati sama dia Do".
"Lah..lah..tadi lho bilang sahabat lho, sekarang lho".gue tau nie yang sebenarnya ngalamin ini itu lho kan"?.
"Aduh mati gue"?.
Egi hanya mampu mengumpati kebodohannya karna sudah kecoplosan.
__ADS_1
"Woy''?. lho dari tadi diajak curhat malah bengong. kayak ngak dikasih jatah aja lho"?.akhirnya Egi menepuk pundak Fero yang sedari tadi hanya terbenggong tampa merespon apa yang sedang mereka bahas.
sengaja memang.Itung-itung mengalihkan perhatian Edo.bisa habis dirinya kalau sampai kecoblosan lagi.
"Eh".lho tadi nanya apa"?.jawab Fero dengan wajah linglung
"Nie lagi satu, kesurupan setan bengong".
"Tau nie, dari tadi diajak ngobrol malah asik sendiri".
"Sory..sory''?. gue lagi kurang enak badan".jawab Fero sambil bangkit berdiri dan melangkah menuju balkon.
"Lagi ngak enak badan atau lagi ngak enak hati"?.
Fero sama sekali tidak menjawab pertanyaan Edo. dirinya terus melangkah menuju balkon.tangannya terulur membuka pintu balkon.
Angin malam yang berhembus tidak membuat Fero merasa dingin.kakinya terus melangkah menuju pagar palkon.
Kepalanya mendongak menatap banyaknya bintang yang bertaburan diatas sana.
Tarikan nafasnya terdengar kasar.
Pikirannya terus tertuju pada permintaan wanita cupu tadi siang.
Permintaan yang mengharuskan seorang Fero untuk menjauhi dirinya.
Namun entah kenapa sebuah permintaan yang seharusnya sangat mudah Fero lakukan justru membuatnya galau.entah apa penyebabnya''?.
Bukankah seharusnya dirinya senang"?.dengan dirinya menjuhi Ayli mungkin dirinya akan terhindar dari masalah.contohnya seperti kemeren.
"Astaga gue harus pulang sekarang"?.gumamnya diiringi tepukan dijidat.
"Woy ***. lho mau kemana buru-buru amat"?.
"Gue harus balik"?.
"Elah''. katanya mau nginep disini"?.
"Ngak bisa,besok gue harus bangun pagi".
"Lah''. lu mau kemana emang"?.
"Mau nginem paling".celetuk Edo.
"Elah lu''. nyembet aja kayak burung".
"Burung Apa"?.
"Burung nganu"?.jawab Edo membuat semua yang ada disana terkekeh.
"Tapi gue serius nanyak Fer, lho besok mau kemana"?.
🌹🌹🌹🌹🌹
Mohon dukungannya like,Vote,hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1