
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen makasih.
❤️Selamat Membaca❤️
''Siapa nama Bos Mbak''?.Rey berbicara sambil menatap wajah Kiara Lekat.
Bukannya menjawab Kiara malah menatap wajah laki-laki didepannya penuh curiga.
''Rokayah''.celetuknya sambil berdiri dan melangkah menjauh.
Namun lagi-lagi Rey mengejarnya.
''Mbak serius''?.bertanya dengan wajah penuh selidik.
''Serius lah''.balasnya dengan wajah santai.
''Jadi beli ngak nie''?.berdiri sambil menatap laki-laki didepannya dengan wajah susah ditebak.
''Eh..iya saya lupa,brownisnya satu''.
''Sebentar''.Kiara berbicara sambil melangkah mendekati etalase dan mengambil satu paket kue kemudian memasukkannya kedalam plastik toko.
''Berapa''?.Rey bertanya sambil mengeluarkan dompetnya disaku calana.
Mata Kiara menyipit saat melihat foto yang ada didalam dompet.
Foto seorang wanita yang sedang terlelap didalam selimut.itu pun hanya kepalanya saja yang keluar.
__ADS_1
"Itu pasti pacarnya"?.batin Kiara sambil menganguk-angukan kepalnya.
Membuat laki-laki yang ada didepannya lagi-lagi menatap Kiara heran.
"Berapa"?.suara Rey sudah mulai meninggi.
Menyesal juga dirinya membeli kue ditoko ini.jika tau yang menunggu tokonya lemot seperti siput begini.
"Eh...maaf enam puluh ribu".
"Ini makasih".setelah meletakkan uang pas kemudian meraih kue yang iya beli Rey pun berlalu pergi.sambil mengeleng-gelengkan kepalanya.
Disepanjang perjalanan pikirannya masih tertuju pada saat wanita penjual kue yang mengatakan jika dirinya sangat mirip dengan anak Bosnya.namun mengingat nama Bosnya bukan wanita yang iya cari membuatnya lagi-lagi menghapus pikiran bodohnya sambil tersenyim miris.
"Eh...pulang juga lu ''?uuhaduh kurang Asem lu. beli mobil dong Rey.aku tu juga mau makek ntu mobil. lu malah bawa mobilnya kabur edan".Elo langsung mengumpat saat setelah melihat Rey memarkirkan mobilnya dan melangkah keluar dari mobil.
"Ini".Rey langsung menyodorkan palastik kue didepan wajah Elo membuat wajah laki-laki itu langsung cerah.
''Ck ''..dasar''.lirih Rey kemudian ikut melangkah masuk kedalam rumah.
"Hah..kau menghabiskan semua kuenya"?.Rey langsung melongo melihat kue yang iya beli sudah habis diembat sahabatnya itu.
"He..he..maaf gue pikir lho ngak mau".celetuknya sambil nyengir tanpa dosa.
"Lah tumben pakai lho, gue. biasanya aku kamu,kepentok baskom kepala lu"?.Rey berbicara sambil meletakkan punggungnya dikening Elo.
Yang dibalas laki-laki itu dengan wajah santai sambil berbicara.
__ADS_1
"Ini jakarta Bro ikut tren".berbicara sambil akan melangkah pergi.
Namun dengan cepat Rey menarik ujung kaos yang iya kenakan.
"Sampah lu.siapa yang beresin"?.
"He..he..maaf lupa lagi".Elo berbicara sambil berbalik dan membuang kotak kue kadalam tong sampah.
Setelah kepergian Elo Rey kembali melangkah menuju kamarnya,pandagannya tertuju pada lukisan besar yang baru saja iya pesan semalam dan diantarkan tadi pagi oleh seorang petugas gojek.
Perlahan kakinya melangkah mendekati lukisan sorang wanita yang sedang tersenyum manis. memperlihatkan deretan gigi putih dan senyum lembutnya.
Rindu,sedih kawatir.semua menjadi satu.perlahan mata yang tadinya hannya memerah kini telah mengembun dan beransur mengeluarkan air.
Detik berikutnya Rey mulai terisak.sejak saat dirinya mengenal Anin sejak saat itu juga Rey menjadi laki-laki lemah. iya selalu saja menangis jika sudah berurusan dengan wanita yang bernama Anin.entah panah apa yang sudah mengenai hati dan jantungnya"?.. hinga nama Anin tak pernah bisa lepas dari hatinya.
Puas menangis akhirnya Rey memutuskan untuk membersihkan tubuhnya setelah ini dirinya akan kembali menceri keberadaan Anin.iya tak akan menyerah sampai wanitanya itu ditemukan.
''Tunggu aku sayang''. lirihnya menahan kerinduan yang tiada berujung.
🔥🔥🔥🔥🔥
Yakin lah merindukan seseorang yang sangat kita cintai itu rasanya sangat sakit. apa lagi mereka terpaksa berpisah karna keadaan.
Sabar ya Rey perjuagan lho masih panjang.
Jagan dukung outhor.like vote hadiah and komen makasih.
__ADS_1
Bay...bay...🥰🥰🥰
Tbc.