Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 75


__ADS_3

...MOHON DUKUNGANNYA πŸ™πŸ™πŸ™...


...❀️Selamat Membaca Semoga Suka❀️...


''Bisa-bisanya dia meninggalkanku disini dasar gila''.terlihat mulut wanita itu berkomat kamit .tapi bukan membaca mantra melainkan sedang mengumpat Rey yang menurutnya laki-laki tidak waras itu.


''Gue harus kemana sekarang''?.gumamnya sambil menoleh kekiri dan kekanan berharap iya bisa mendapatkan bantuan namun nihil jagankan bantuan orang yang iya kenal pun tak ada.


''Hiks''.malangnya nasipmu Anin''.gerutanya sambil menangis lebay.


''Apa gue jalan kaki aja ya''?.


''Tapi kalau gue jalan kaki sampai kapan nyampeknya huaaa''...siapa pun tolongin gue yang gembel ini''.Anin terus saja bergumam sambil menghentak-hentakkan kakinya diaspal.


Lelah mengoceh akhirnya iya memilih diam namun itu tak berlangsung lama.


''Kriuk''.


Aduh bunyi perut yang minta diisi membuatnya kembali bergumam kesal.


''Awas saja kalau aku bertemu dengan mu lagi Rey ''.gumamnya menahan kesal.


''Kriuk''.


"Haduh mak ek kasian nie anakmu ini''.lirihnya lagi sambil memegangi perutnya yang lapar.


''Hey''.tepukan dipundaknya yang sedikit keras membuat Anin menoleh dan berdecih.wajahnya jelas terlihat semakin kesal.


''Kau dibuang lagi''?.


''Cih''.kau pikir aku ini kau laki-laki.gembel''.serkas Anin semakin kesal.


''Ha..ha...kenapa kau begitu kesal padaku''?.apa kau tak merindukanku''?.jika kau merindukan ku''?.. aku mau melayanimu sekarang''.tawa renyah dan terkesan mengejek yang keluar dari mulut Brian membuat Anin semakin kesal.


''Plak''.


''Asem dasar wanita murahan''.umpat Brian saat sneaker yang dikenakan Anin kini malah nemplok cantik dibibir seksinya.membuat wajah laki-laki itu memerah menahan kesal.


''Mulutmu memang pantas mendapatkannya, bay''.Anin langsung memakai sepayunya kembali kemudian bangkit berdiri dan kabur menghindari amukan Brian.


Terdengar jelas olehnya umpatan Brian yang mengomel kesal pada dirinya.

__ADS_1


Anin tidak perduli do'i terus melangkah bak cindrela yang disulap menjadi gembel.


Sementara Rey yang baru sampai Apartemen kelimpungan mencari keberadaan wanita itu,apa lagi iya tau Anin sama sekali tidak membawa uang.


"Elo buka pintunya El".Rey mengedor pintu apartemen Elo dengan terburu-buru.


Membuat penghuni rumah langsung kesal dan melangkah berat menuju pintu.


"Ada apa "?.ketusnya dengan mata yang masih terpejam. meskipun Elo tidak melihat siapa yang berdiri didepannya namun jelas Elo sangat hafal siapa tamu yang tak diundang itu.


"Apa kau melihat Anin"?.


"Mana kutahu".ketusnya sambil ingin menutup pintu


Namun Rey dengan cepat menarik tagannya membuat laki-laki itu berdecak kesal.


"Kau bagun lah, bantu aku memcarinya".


"Iya".kau ini selalu saja menyusahkan ku".gerutunya, namun tak hayal iya juga mengikuti apa yang Rey pinta.


Setelah mengatakan itu semua Rey melangkah menuju satpam Apartemen.


"Pergi kemana Pak"?.tanya Rey dengan nada tak sabaran bahkan wajahnya terlihat semakin gusar.


"Kearah sana".laki-laki paruh baya itu menunjuk kejalan sebelah kanan Apartemen. itu artinya Anin berjalan kaki menuju rumah sakit.


"Ok ''.terimakasih infonya Pak".


"Sama-sama"setelah mengatakan itu semua Rey langsung bergegas pergi menuju mobilnya dan menjalankannya dengan pelan.


Matanya sesekali melirik kiri, kanan jalan. berharap bisa menemukan apa yang iya cari.


''Sayang kamu dimana sih''?.gumam Rey pelan masih terus melajukan mobilnya pelan.


Sudah hampir dua puluh menit iya berkendara bagaikan siput namun yang dicari belum juga kelihatan.bahkan kepala Rey rasanya sakit karna sering menenggok kekiri dan kekanan.


''Apa Anin sudah sampai rumah sakit ya''?..


''Ah ngak mungkin dia kan jalan kaki mana mungkin sampai secepat itu''?.lelah mengoceh akhirnya iya melihat seseorang yang mirip dengan Wanitanya.


Sedang melangkah gontai dan lemes seperti sudah tidak makan satu hari.

__ADS_1


''Oh astaga dia pasti belum sarapan''.mati gue''.lirihnya sambil menepuk keningnya gusar.


Doi yakin macan betina itu akan memgamuk nanti.Rey mengetuk-getuk dagunya berpikir trik apa yang harus iya jalankan sekarang supaya Anin tidak marah lagi padanya dan mau ikut dengannya.


''Aha''.entah ide apa yang kini bersarang dikepalanya yang jelas wajahnya terlihat berseri-seri.


Detik berikutnya iya menghentikan mobil kemudian membuka pintunya dan melangkah dengan tergesa-gesa.


''Grep''.


''Hey apa yang kau lakukan''?.


Rey mematung saat mendengar suara yang sangat asing baginya perlahan wajahnya menoleh kewajah wanita yang kini iya gendok Ala bridal style.


''What''?.Rey langsung terpekik kaget saat melihat wajah wanita yang iya gendong .gigi yang tongos kaca mata tebal yang bertenger dihidung peseknya.


Spontan laki-laki itu langsung meletakkan kembali wanita yang kini malah tidak jadi marah saat melihat wajah tampan Rey.


Sementara tak jauh dari sana Anin yang melihat malah tertawa terbahak-bahak. melihat penderitaan Rey yang kini malah kejar-kejaran dengan wanita super tongos itu.


''Rasai lho ''. makanya jagan kualat sama gue''?.lirihnya masih terus tertawa.


Sementara Rey sudha ngos-ngosan dirinya ingin mengangkat bidadari malah mendapatkan bidadari gosong''. haduh''!!!


''Sial''.berkali-kali Rey memgumpat kesal.sambil terus berlari dan meminta maaf.


Sejurus kemudian matanya tidak sengaja menagkap keberadaan Anin yang memakai bakaian sama persis dengan wanita itu.


''Awas kau ya''?.geram sekali rasanya Rey melihat Anin malah tertawa terpingkal-pingkal melihat penderitaanya.


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


Jagan lupa like vote hadiah and komen.πŸ™πŸ™πŸ™


Mohon kritik dan saran yang mendukung.


Yuk mampir juga dinovel outhor yang lainπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡



Tbc.

__ADS_1


__ADS_2