
''Lalu kenapa sampai saat ini kau tak pernah dekat dengan perempuan''?.Rey berbicara sambil terus menatap langit-langit kamarnya.
''Aku hanya tak ingin membiarkan mu jomblo sendirian,yah itu lah alasannya sampai sekarang aku masih melajang,semua itu aku lakukan agar kau ada teman.ya...seperti sekarang ini''.
''Ck...kau mengada-gada.bilang saja kalau tak ada yang mau dengan mu,dasar bujang lapuk''.
''Heh.kau juga sama,jagan bisanya mengejek orang saja''.
''Ya...ya..ya sama-sama bujang lapuk jagan saling mengejek''.
''Ha...ha...akhirnya kedua laki-laki dewasa itu tertawa lepas mentertawakan nasip mereka sendiri.
''Perutku lapar. apa kau tak ada makanan''.
''Hah..haduh aku lupa disini sama sekali tak ada makanan,sekarang sudah pukul berapa''?.
Elo melihat arloji yang ada dipergelagan tagannya.
''Pukul tiga sore''.
''Oh..ya ampun aku melupakan janjiku''.dengan cepat laki-laki itu berdiri dari berbaringnya.
''Kau mau kemana''?.Elo juga ikut berdiri mengikuti sahabatnya yang kini sudah ngacir keluar Apartemen.
"Aku mau kesupermarket. ada yang ingin kutemui ".iya baru ingat kepada karyawanya yang perempuan.
"Kau ini selalu saja membuatku terkejut.aku akan ikut denganmu".
__ADS_1
"Elo mendesah kesal.sambil melirik sahabatnya yang kini sudah mengikutinya dari belakang.
"Ck.. kau ini selalu saja menempel kemana aku pergi.pantas saja kita digosipi Gay''.
''Apa perduliku''.balasnya acuh sambil terus melangkah.
''Lah.kita perginya naik apa cobak''?.. jalan kaki''?.ogah gua mah mending dirumah aja mati kelaparan".celetuk Elo sambil melihat kekiri dan kekanan.
"Kau tenang saja aku sudah memesan ojek onlen tadi".
"Hah...kau serius naik ojek"?.Elo langsung terlonjak kaget dengan wajah benar-benar tak percaya.
"Iya kenapa memangnya"?..kau ini seperti tak pernah jadi gembel saja".gerutu Rey sambil mendekati Ojol yang sudah iya pesan.
"Lho...aku naik apa kampret"?.Elo langsung panik saat ojol yang dipesan Rey hanya satu.lalu dirinya mau ikut dengan Rey pakai apa"?..
"Dasar teman laknut".Elo mengumpat sambil meraih smartpthone yang ada disaku celananya, kemudian memesan sebuah Taksi onlen.
Selang beberapa saat Rey sudah sampai disebuah supermarket miliknya.
Sudah sangat lama iya tak pernah menginjakkan kakinya disini.namun meskipun dirinya tak pernah lagi memgunjungi tempat ini.sukurnya supermarket miliknya makin bertambah besar dan maju.Tak salah iya memilih orang kepercayaan.benar-benar bisa dipercaya.
"Sore tuan".sorang laki-laki yang menjadi orang kepercayaannya selain Elo kini melangkah mendekatinya.
Iya masih bisa dikatakan beruntung. karna selain alim. laki-laki itu juga tak menyantuh bisnis ilegal yang iya geluti dulu.itu lah penyebabnya supermerket dan tempat belanja lainnya tetap aman mengingat nama dan kepemilikan toko ini adalah Reyhan bukan Alyan,jadi ya tetap aman dan terkendali.
''Sore,serahkan pembukuan selama aku pergi''.
__ADS_1
''Baik tuan''.
''Ya sudah aku tunggu diruaganku''.
''Baik tuan''.
Setelah mengatakan itu semua Rey langsung melangkah menuju ruagan miliknya.tujuannya saat ini adalah rekaman CCTV.iya ingin melihat rekaman sebelum dirinya pergi dan menjadi buronan.
"Sayang".senyumnya merekah disertai air mata yang kini mulai menetes.saat melihat Anin yang sedang bekerja dan"?.
"Oh..shitt"..
"Brak".
"Ternyata dia mencariku disini".ya tuhan".Rey berbicara dengan wajah frustasi.sambil menggbrak meja kerjanya.saat melihat rekaman CCTV. saat setelah dirinya pergi.
Rey melangkah dengan cepat untuk menemui karyawannya yang menjaga kasir.
''Hey kau. apa kau tau sekarang Anin ada dimana''?.Rey langsung menunjuk wajah Erni.
🌹🌹🌹🌹
Jagan lupa like vote hadiah and komen makasih.
Bay..bay...🥰🥰
Tbc.
__ADS_1