Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 18


__ADS_3

Selamat membaca.


''Kenapa''?..tanya Al sambil mengeryit heran.


''Maaf Al gue mau pulang ini gak bener Al,walau bagai mana pun gue masih istri sah dari laki-laki lain,terlepas dari apapun yang pernah Brian lakukan sama gue''.Anin berbicara sambil mendorong dada kekar Al dan berdiri.


''Tapi gue menyukai lho Dri plis gue butuh lho sekarang''.Al berbicara degan wajah memelas.


''Al gue..gue''...


''Apa lu mencintai laki-laki tadi''?.ucapan Anin terhenti karna Al sudah nyeletuk duluan.


''Bukan itu Al''.


''Lalu''?.


''Gue masih istri orang Al''.


''Benarkah hanya itu''?.


Anin meganguk.


''Tidak ada yang lain''?Al bertanya sambil menyelidiki wajah Anin untuk mencari kejujuran disana.


Anin menggelengkan kepalanya.


''Ok..besok surat perceraian lu siap untuk ditanda tangani setelahnya kita bisa segera menjalin hubugan''.


Lagi-lagi Al igin mendekati Anin.


Tapi degan cepat Anin mendorong tubuh kekar Al.


''Apa lagi sih Dri''?..gue udah gak tahan tau gak,bukankah suami lu sendiri yang megiginkan lu melakukan ini''?.


Anin diam. karna yang dikatakan Al memang benar adanya.


''Kenapa bukankah yang gue katakan benar sekarang ayo kita jalankan apa yang suami lu iginkan''?Al bertanya sambil mendekati Anin yang terus memundurkan langkahnya kebelakang.


"Bruk".Anin terjerembab diatas kasur karna Al terus maju dan Anin otomatis terus mundur alhasil lagi-lagi Anin jatuh diatas tempat tidur.


"Gue mengiginkan lu Dri pilis jagan tolak gue".lirih Al degan suara berat dan mulai mendaratkan bibirnya kembali kebibir **** Anin.


"Eemm".lirih Anin memukul-mukul punggung Al berharap laki-laki yang ada diatasnya sekarang mau melepaskan pangutan bibir mereka.


Tapi bukannya lepas Al malah mencium bibir Anin semakin dalam dan menuntut.


Lama tidak mendapatkan belaian membuat Anin ikut terhanyut dalam permainan Al.


''Emmm Al''.******* pelan tanpa segaja keluar dari bibir **** Anin.


Membuat Al outo semakin menggila.


Perlahan tagan Al mulai membuka pakaian Anin.


''Kau sagat **** sayang''.lirih Al saat doi telah berhasil membuka pakaian Anin.

__ADS_1


''Al plis Al jagan''.


Al tidak perduli doi terus saja melakukan apapun yang iya mau.


Dan yah yang namanya Al tidak menerima penolakan doi terus melakukan apa yang mau iya lakukan


"Aaahhh...lengguhan panjang sebagai tanda laki-laki yang ada diatasnya sekarang sudah mencapai pelepasan.


Al terseyum kemudian menatap Anin lekat,tagannya menyeka kerigat dikening wanita yang masih berada dibawah kendalinya.


"Cup". satu kecupan mendarat dikening Anin.


"Apa kau meyukainya"?..


Anin diam doi langsung membenamkan kepalanya diceruk leher polos Al.


''Kenapa apa kau malu''?..lagi-lagi Al menggoda Anin.


''Al..udah ihh''.


''Al hanya terkekeh kemudian menarik Anin kedalam dekapannya.


Nyaman itu yang Anin rasakan tubuh kekar Al sagat nyaman untuk iya dekap melebihi nyamannya tubuh Brian suaminya sendiri.


''Sayang''.


''Sayang''?Anin bertanya degan kening megeryit heran.


''Hem..bolehkan..''?..Sayang''...tampa menunggu jawaban Al kembali bersuara.


''Ya..kenapa "?Anin berbicara sambil menatap mata tajam Al didalam kamar,degan cahaya lampu yang remang-remang.


"Apa sih Al iihh"..


"Gue mau sekarang lho hanya milik gue,gue minta sama lho jagan pernah berikan ini,ini dan ini kepada orang lain apa lagi menikmatinya,mulai sekarang seluruh yang ada ditubuh lho adalah milik gue".


"Kenapa"?...


"Serius lho masih...bertanya Sayang"?..


"Hem".


"Gue Albert mencintai Anindri tubuhmu sagat nikmat sayang".Al berbisik ditelingga Anin.


Al terkekeh kemudian tagannya kembali menggerayangi tubuh indah Anin,lagi dan lagi Al melakukannya bahkan laki-laki itu melakukannya hampir pukul tiga pagi,bahkan kini Anin juga sagat menikmati semua yang Al lakukan.


''Lelah sayang''.


''Hem''.lirih Anin degan mata yang setegah terpejam karna kelelahan.


''Tidurlah''.Al menarik Anin kedalam dekapannya .


Subuh menjelang.


Anin terbagun dari tidurnya merasakan tagan kekar Al yang melingkar erat memeluk pinggangnya.

__ADS_1


''Al bagun''.Al tak bergeming.


''Al bagun sebentar lagi siang gue harus pulang jika tidak Ayah akan curiga Al''.


''Aww...Al...''.Anin terpekik karna kini Al telah mengukung tubuh polonya kembali.


''Glek''.Al menelan slivanya susah payah saat melihat pemandagan indah dibawah kukugannya.


"Mau apa Al".


Al tak menjawab doi hanya menatap Anin dengan tatapan Aneh.


''Aku megiginkan mu sayang''.Al berbicara degan nada berat.


Oh.. Al memintanya lagi Al bagaikan robot yang tiada lelahnya menggempur dirinya.


''Oohh...dear''..


''Al''..


Al hanya terkekeh kemudian melanjutkan permainannya.


''Aaahh...******* panjang mengakhiri permainan mereka subuh itu.


''Ayo mandi sayang". Al langsung membopong tubuh Anin kedalam kamar mandi.


''Igat jagan dekat degan laki-laki lain sekarang kau adalah wanitaku selamanya akan tetap menjadi wanitaku''.


''Tampa status''.


''Kau kekasih ku sekarang''.


''Hanya itu''.


''Lalu status apa lagi yang kau iginkan''?..


''Apa kau tidak igin menikahiku''?..


''Akan ku pikirkan nanti''.Al berbicara sambil terus megenakan pakaiannya setelah mereka berdua selesai mandi. kemudian meraih kunci motor dan menggandeng Anin keluar dari Kamar.


''Digin Al''.


''Peluk sayang''.


''Hem''...Anin langsung memeluk tubuh kokoh Al kemudian menyandarkan dagunya dibahu bidang laki-laki itu.


"Sampai nanti sayang".lirih Al setelah motor miliknya berhenti dijalan yang tak jauh dari rumah Anin.


"Iya da Al".entah kenapa Anin juga menikmati apa yang Al lakukan pada tubuhnya ,pesona seorang Al sulit untuk ditepis,keperkasaan Al sulit untuk Anin lupakan,bahkan degan suaminya pun Anin tidak pernah sepuas ini saat bercinta,tapi degan Al bahkan Anin bisa mencapai pelepasan beberapa kali sebelum laki-laki itu mencapai pelepasan.


Setelah sampai didepan rumah Anin langsung masuk dan melakukan aktifitas seperti biasanya memasak mencuci dan mengepel lantai.hinga pukul enam pagi Anin melangkahkan kaki pergi menuju rumah sang Ayah untuk menemui kedua buah hatinya.


"Anak-anak sudah bangun Bik".


"Belum Non".

__ADS_1


"Oh...baik lah".Anin berbicara dan melangkah kembali masuk kedalam rumah miliknya,iya berniat akan tidur sebentar karna matanya sagat megantuk,tubuhnya juga sagat lelah,semalaman suntuk Al menggempur dirinya hinga subuh ini Al juga melakukannya.


Tbc.


__ADS_2