Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 165 capter 69


__ADS_3

''Kakak lihat Ayli ngak''?.Fero berbicara dengan nafas ngos-ngosan karna berlari dari dalam rumah menuju parkiran.


''Barusa pergi''.Ken berbicara sambil menunjuk arah luar.


''Dia kesini pakai apa Kak''?.


''Pakai motor yang biasa dia pakai''.


''Ok''.makasih Kak''.setelah mengatakan itu semua Fero dengan cepat melangkah menuju motor gede miliknya kemudian meleset pergi menyusul Ayli.


Mata laki-laki itu menelusuri jalanan kota Jakarta yang padat,namun sudah lelah dirinya mencari sosok Ayli masih belum juga iya temukan.


''Dimana dia''?.gumamnya dengan kepala menoleh kekiri dan kekanan.


Hampir dua jam Fero memutari kota jakarta hinga kini dirinya berada tepat didepan rumah Om Ayli.


''Apa gue harus masuk''?.gumamnya.


Entah kenapa tiba-tiba nyalinya ciut saat melihat rumah kediaman Ben,dirinya masih ingat bagai Posesifnya Fildan dengan putrinya.


Setelah menimbang-nimbang akhirnya Fero memutuskan untuk melangkah memasuki rumah Ben.


Kakinya melangkah dengan lambat diiringi hatinya yang gundah dan was-was jika kedatangannya kali ini masih mendapatkan penolakan dari Fildan.


''Hah''?.kenapa semakin kesini nyali gue semakin ciut''?.berbicara sambil mengusap keringat yang semakin deras mengalir didahinya.


''Bismillah hirohman nirrohim''.gumamnya lirih sambil mengatur debaran jantungnya.


Nyalinya benar-benar ciut sekarang, andai saja dirinya bisa memilih''!.laki-laki tampan itu lebih memilih bertemu kolong wewe dari pada dirinya bertemu dengan sosok Fildan yang baginya lembut namun sangat menyeramkan lebih menyeramkan dari seekor macan.


Jika macan mungkin akan menerkamnya dan menyantapnya hingga tak bersisa.


Tapi Fildan''?.laki-laki paruh baya itu akan membunuhnya secara perlahan.


Itu lebih menyakitkan.


''Ting tong''.setelah hampir sepuluh menit menimbang-nimbang akhirnya jemari Fero menekan tombol bel,dengan hati yang resah.


''Mau cari siapa ya''?.seorang wanita paruh baya kini berdiri didepan pintu rumah.


''Cerrynya ada Bik''?.entah lidah Fero keseleo atau apa''?. yang jelas pertanyaan itu spontan keluar begitu saja.


''Oh''??.Non Cerry ada''.wanita paruh baya itu membuka pintunya lebar''ayo masuk Den''?.pintanya yang dijawab Fero dengan angukan.


"Ada bagusnya juga sih gue ngaku nyari Cerrt"!.batinya yang kini sudah melangkah masuk.


Bahkan kini kepala laki-laki sama sekali tidak bisa diam,Fero menoleh kekiri dan kekanan berharap apa yang iya cari bisa iya temukan.


"Kemana dia"?.batinya yang lelah menoleh kekiri dan kekanan namun yang dicari sama sekali tidak iya temukan.

__ADS_1


"Tunggu sebentar ya Den,biar bibik pangilkan non Cerry-nya".ucapan wanita paruh baya didepannya membuat pokus Fero teralihkan.


"Eh iya Bik".jawabnya masih berusaha mencari tujuannya datang kerumah ini.


"Silahkan duduk Den".


"Iya bik makasih".Fero berbicara sambil mendaratkan bokongnya dikursi tamu.


Sementara Wanita yang bekerja sebagai asisten rumah tangga dirumah Ben itu dengan cepat melangkah menuju kamar tamu.


"Non"?.Non Cerry"?.Wanita paruh baya itu berbicara disertai ketukan dipintu kamar remaja yang baru beberapa hari tinggal dirumah itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sentara didalam kamar.


"Kak ada yang mangil"?.Cerry berbicara sambil mendorong tubuh tegap suaminya saat laki-laki itu masih sibuk bermain-main didadanya.


Yah David memang menyelinap masuk dikamar istrinya saat semua orang beristirahat dikamar atas.


"Biarkan saja".lirihnya masih tetap pokus pada mainan barunya.laki-laki itu sama sekali tidak tergangu dengan ketukan bertubi-tubi yang berasal dari pintu.


"Tapi Kak".


"Eeemmm".Cerry pasrah saat bibirnya kembali David kecup dan berakhir dengan *******.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


''Maaf Den"!. Non Cerrynya mungkin ketiduran''.jelas wanita paruh baya yang sudah lelah mengetuk bahkan memangil nama Cerry namun wanita remaja itu sama sekali tidak bersuara.


''Oh ya''?.tanya Fero yang entah apa artinya''?.


''Iya Den,oh iya bibik sampai lupa,aden mau minum apa''?.


''Ngak usah Bik,saya mau pulang saja,nanti kesini lagi''.


Ada gunanya juga Cerry menikah dengan Abang kandung Ayli dan itu artinya Fero punya alasan untuk datang kerumah ini tampa takut,tampa sungkan.itu pikir Fero.


''Lho kok buru-buru Den''?.


''Ngak apa-apa Bik,lagian udah sore''.ya sudah saya pamit ya Bik''?.pintanya sambil menunduk.


''Iya Den''.setelah mendapatkan jawaban dari wanita paruh baya didepannya Fero langsung melangkah pergi.


''Bruk''.


Fero mendongak saat dirinya tampa sengaja menabrak seseorang.


''Eh maaf ya''?.gue ngak sengaja''?.Fero berbicara sambil menatap laki-laki manis yang ada didepannya.

__ADS_1


''Ngak apa-apa santai aja''!.jawab laki-laki itu dengan gaya santai.


''Eh boleh foto berdua ngak''?.celetuk Jo yang menatap Fero dengan wajah takjup.


''Hah''?.Fero jelas terkejut.dirinya bukan artis, lalu kenapa harus berfoto seperti artis yang diminta berpose oleh pengemarnya.


''Satu kali aja''.celetuk laki-laki konyol itu lagi,membuat Alex yang berdiri disebelahnya mengelangkan kepalanya melihat tingkah konyol Jo.


''Oh ya sudah boleh''.Fero pasrah.dari pada nanti urusannya makin runyam,lebih baik iya kan saja.


''Makasih ya Bro''?.ucap Jo dengan wajah berbinarnya,setelah mendapatkan apa yang iya mau.


"Ayo burun".Alex dengan cepat menarik sahabatnya itu agar cepat masuk keedalam rumah,supaya laki-laki setengah bocor itu tidak ngawur kemana-mana''!.


Setelah kepergian kedua laki-laki yang sama sekali tidak Fero kenal,laki-laki itu langsung melangkah pergi menuju parkiran.kepalanya spontan mendongak keatas tepatnya menatap balkon kamar Ayli berharap wanita pujaan hatinya ada berdiri disana,namun nihil. harapannya sia-sia dan hampa.


Setelah tak melihat apa yang ingin iya lihat akhirnya laki-laki itu memutuskan untuk langsung pulang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ditempat lain.


''Kak''?.uuuhhh''.lenguhan Cerry yang semakin tidak terkendali membuat David dengan cepat mendekap tubuh istrinya dan membawanya melangkah menuju kamar mandi,dengan tubuh mereka yang masih menyatu.


Tangan kanan David yang tidak menopang tubuh Cerry terulur menghidupkan shower.


Suara gemercik air yang riuh mampu meredan suara ******* keduanya yang semakin tidak terkendali,bahkan tubuh keduanya semakin mengila.


Cerry remaja yang masih sangat labil dan akan mudah tergila-gila dengan sesuatu yang menurutnya sangat menyenangkan,itu juga yang membuat wanita remaja itu kini menjadi pengila *** dan lebih agresif dibandingkan Cerry yang dulu.


David menyukai itu semua,namun tidak bisa dipungkiri laki-laki tampan itu semakin kawatir untuk jauh dari istrinya.dirinya takut Cerry akan mencari kepuasan dengan laki-laki lain jika dirinya tidak ada dijakarta.


''Kak kakiku lemes''!gumam wanita remaja itu disela-sela pelepasan setelah hampir setengah jam mereka bergulat didalam kamar mandi.


''Maaf sayang''?.David berbicara disertai kekehan disela-sela nafasnya yang memburu.


''Ayo sini biar ku bantu''!.David berbicara sambil menarik tubuh polos istrinya dibawah shower yang sejak tadi terus menyala.


Laki-laki yang satu ini masih sangat kaku dengan istrinya sendiri,sungguh David benar-benar bingung harus memangil istrinya apa''?.dirinya hanya akan sangat lembut dan perhatian saat mereka melakukan hubungan suami istri.


''Kakak ngak mandi''?.


💥💥💥💥


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Yuk mampir dinovel outhor yang lain ngak kalah seru lho.👇👇👇

__ADS_1



Tbc.


__ADS_2