Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 34


__ADS_3

''Kau kenapa Al".tanya Elo dengan nada panik melihat wajah Al yang pucat dengan keringat dingin membahasahi dahi Bosnya itu.


"Aku ngak tau, sudah hampir dua bulan aku selalu seperti ini".lirihnya dengan mata yang terpejam menikmati semilirnya agin malam yang menghembus diwajahnya yang kini sudah ditumbihi bulu-bulu halus.


"Ayo kita jalan lagi, apa kau masih kuat"?.


"Aku udah baikan sekarang, ayo kita jalan lagi''.setelah memastikan tubuhnya lebih baik Al kembali mengayunkan langkahnya dengan perlahan.mengingat jalan yang mereka lewati adalah hutan yang jarang ditempuh orang.


Tepat pukul dua malam Elo dan Al sampai ditempat persembunyian.wajah kedua peria itu dipenuhi keringat.


''Kriuk...kriuk''...


''Haduh perutku lapar". keluh Al saat dirinya baru sampai digerbang tempat mereka bersembunyi.


''Ayo masuk dulu,nanti akan kuminta anak buahmu memyiapkan makanan untuk kita. perutku juga lapar,kakiku lemes rasanya aku mau mati saja''.


''Huffhh''...Elo menarik nafasnya dalam kemudian melongokkan kepalanya mengintip dari lubang kecil gerbang .laki-laki itu ingin melihat apa didalam masih aman atau tidak"?. walau bagai mana pun iya harus tetap waspada karna sekarang banyak teman, menusuk teman, apa lagi anak buah menusuk Bos.


''Aman Bos, ayo masuk''.jika sudah sampai dikawasan yang ada anak bual Elo dan Al akan ber-intraksi seperti anak buah dan bawahannya.namun jika mereka berdua makan mereka berbicara santai layaknya teman.


"Ok".lirih Al sambil mengayunkan kakinya memasuki gebang.


Ditempat lain.

__ADS_1


Sudah hampir satu minggu Anin berada dikos-kosan ini namun iya belum juga mendapatkan pekerjaan yang cocok untuknya.pekerjaan yang tidak berintraksi langsung dengan orang yang ada diluaran sana.


Itu semua iya lakukan karna merasa takut jika orang sekitar tau dirinya hamil tanpa suami.bahkan jika iya membutuhkan sesuatu iya selalu memesan melalui aplikasi onlen.


"Apa gue jualan kue onlen aja ya"?..lirihnya berbicara sendiri.sambil menghitung-hitung uangnya yang tersisa.


"Gue harus secepatnya mempunyai penghasilan. jika tidak gue bisa jadi gembel diusir dari sini,karna ngak bisa bayar Kos-kosan".lagi-lagi wanita hamil itu berbicara sendiri.


"Ken, Aulia kalian apa kabar Nak"?..lirihnya dengan mata berkaca-kaca.


"Mama kagen sayang".


"Doakan Mama sayang agar Mama bisa berjuang sendirian demi adik kalian ".lirihnya merasa frustasi dengan semua keadaan ini.


Anin sudah biasa dicampakkan. Anin juga sudah biasa diacuhkan.Al hanya lah sebagai kekasihnya. tak heran jika laki-laki itu pergi meninggalkan dirinya dalam keadaan seperti ini.


Brian saja suaminya tega menyia-nyiakan dirinya dan kedua anaknya.apa lagi hanya sebatas selingkuhan.


"Gue harus jualan Onlen apa ya"?..lirihnya sambil berbaring dikasur lantai dengan posisi yang menelentang.


"Apa gue jual Brownis aja ya"?..Gue kan lumayan ahli dalam pembuatan prownis. Ayah bilang Brownis buatan Anin enak dan lembut".


"Ngak ada salahnya dicoba".lirihnya sambil duduk kembali dan mengambil gawainya yang tergeletak dilantai dan mulai mebghitung modal dan keuntungan yang bisa iya proleh.

__ADS_1


"Lumayan sih tapi gue jualannya melalui aplikasi apa ya''?.. gue bingung".


"Fb"?...ah...engak-engak ntar Brian tertawa lagi melihat penderitaan gue,apa gue coba daftar buat jualan dishopee aja ya"?.


"Iya deh itu aja siapa tau bisa".Anin berbicara sambil mengotak atik ponsel pintarnya.meskipun ponsel Anin sudah tidak baru dan secanggih ponsel Al atau siapa pun. namun Anin tetap bersyukur karna ponsel miliknya hasil keringatnya sendiri dan masih bisa berpungsi dengan baik.


"Yess..berhasil".Anin langsung bejingkrak senang saat pendaftarannya untuk jualan di lapak Shopee sudah berhasil.


"Aaah...senengnya mudah-mudahan ini awal yang baik buat gue".


"Kuat ya sayang bantu Mama,kita akan bejuang sama-sama,doakan Mama suapaya bisa berkumpul lagi dengan Abang Ken dan Kakak Aulia Nak".Anin berbicara dengan pikiran menerawang jauh.


Dimana Al,kenapa telfonnya kemaren terputus tanpa bisa dihubungi lagi"?..sebenarnya hatinya sangat kawatir dengan Ayah dari bayinya. namun rasa itu cepat-cepat iya tepis karna berpikir Al sengaja melakukkannya.


"Samagat Anin semagat jagan menyerah lho itu wanita kuat, wanita tangguh.jagan nyerah hanya karna semua ini".


🌹🌹🌹🌹🌹


Mohon maaf tadi malam ngak updet.outhor kelelahan karna dari bulan puasa kemaren rumah dipenuhi tamu yang menginap dan hari ini adalah hari istirahat. karna outho benar-benar drop. jadi mohon maaf sudah menunggu lamaπŸ™πŸ™πŸ™


Jagan lupa like vote hadiah and komen makasih.


Bay..bay...πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2