
''Aiza gue kangen''?.Ayli dengan cepat menghambur meluk adik sepupunya itu dengan penuh kerinduan.dulu sewakti dirinya dan David kecil Aiza adalah adik kecil yang selalu mereka perebutkan.
''Aiza juga kangen Kakak''.balas wanita cantik itu sambil membalas pelukan Kakak sepupunya.
''Oh iya Kak"!.suami Kakak mana''?.Aiza bertanya setelah pelukan keduanya terlepas. kepalanya bahkan menoleh kekiri dan kekanan.
''Itu''.Ayli kini menunjuk laki-laki yang paling mencolok diantara semua laki-laki yang ada disana.
Mengingat laki-laki itu adalah keturunan bule jadi wajar dirinya lebih tampan dari semua yang ada disana.
''Deg''.
Aiza menatap suami Kakak sepupunya itu dengan tatapan kagum.matanya bahkan melotot tak percaya dengan apa yang dirinya lihat.
Sementara laki-laki yang sedang dibicarakan hanya pokus pada makanannya, laki-laki itu sama sekali tidak menoleh pada istrinya apa lagi pada yang lain,dihati seorang Fero hanya ingin makan dengan cepat supaya bisa cepat pergi dari sana.
Itu semua karna dirinya kesal dengan istrinya itu.kerna sejak tadi wanita itu hanya sibuk menyambut keluarganya yang datang,tampa mau perduli pada dirinya.
''Eh kenapa diam,ayo gabung kalian pasti belum makan kan''?.
__ADS_1
''Eh iya maaf Kak''.wanita itu tersentak.detik berikutnya kedua wanita itu ikut bergabung dengan yang lainnya karna Arkhan dan juga Wiwik sudah sejak tadi menyantap makanan yang ada.
Entah kenapa Fero benar-benar merasa aneh dengan keluarga ini, karna seharusnya tamu datang pada saat sebelum acara ijap Qabul dimulai. lah keluarga istrinya itu malah datang setelah ijap kabul selesai.
Kan eneh''?.
Fero tidak tau saja jika kedua belah pihak sudah merencanakan pesta besar-besaran untuk mereka besok.dan pesta itu akan diadakan dirumah peninggalan kedua orang tua Fildan.
Fero menoleh sekilas saat Ayli dan Adik sepupunya itu duduk tepat dikiri kanan dirinya.
Namun lagi-lagi laki-laki itu malas bersuara hingga sampai makanan yang ada dipiringnya tandas.
''Ai aku naik keatas dulu y''?.setelah selesai makan Fero bangkit berdiri dan berpamitan pada semua orang yang ada disana.laki-laki itu sama sekali tidak mengindahkan tatapan Aiza pada dirinya.
Setelah berpamitan dengan cepat Fero melangkah menuju kamar.
Ayli hanya menoleh sekilas kemudian kembali pokus pada makanannya,bukan dirinya tidak perduli dengan sang suami,tapi sungguh wanita itu masih benar-benar canggung dengan hubungan antara dirinya dan Fero, meskipun mereka berdua saling mencintai tapi bagi wanita yang sama sekali tidak pernah berpacaran itu semua tetap asing baginya.
**********
__ADS_1
Sementara dikamar.
''Aaarrrggg''.kenapa keluarganya semakin banyak''?.kapan ada waktunya untukku''?.gerutunya karna dirinya sudah menunggu hampir setengah jam dikamar.namun yang ditunggu tak juga menampakkan batang hidungnya.
''Sabar Fero sabar''.lagi-lagi dirinya bergumam sendiri,tangannya berkali-kali menjambak rambutnya dengan kesal.
''Hah''?.panas sekali,kenapa Mama sama Papa tidak membawa pakaianku kemari''?.gumamnya pelan kepalanya menoleh kekiri dan kekanan kemudian kebawa.berkali-kali dirinya berdecak karna sudah hampir sore namun dirinya masih mengunakan pakaian melayu saat dirinya melaksanakan ijap qabul tadi.
''Ah sial"?.kenapa aku bisa meninggalkan Hendphoneku''?.umpatnaya setelah meraba-raba kantong celana melayu miliknya, laki-laki itu berniat menelfon sang Mama untuk mengantarkan dirinya pakaian.namun sialnya benda itu tidak ada,dan mungkin ketinggalan dihotel.
Dengan terpaksa akhirnya Fero kembali melangkah menuruni tangga.
''Fer mau kemana''?.
💥💥💥💥
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
__ADS_1
Tbc.