
Fero yang kebingungan hanya mengukuti keluarganya yang sudah terlebih dahulu keluar dari mobil.
''Ma kita mau ngapin kemesjit''?.tanya laki-laki itu dengan pandangan menyapu sekitaran mesjit.
Dirinya benar-benar heran kenapa keluarganya malah membawa dirinya kesini''?.bukankah sekarang belum waktunya sholat zuhur.
''Ayo masuk ngak usah banyak nanyak''.Aulia langsung menarik lengan Adiknya membuat laki-laki berparas tampan itu spontan mengukuti langkah semua orang memasuki masjit,meskipun hatinya dihantui ribuan pertanyaan.
''Ayo duduk''.Fero yang berdiri sejak tadi lagi-lagi dibuat melongo saat melihat banyaknya orang yang ada didalam mesjit ditambah lagi ada Andri dan Edo didalamnya.
''Ma ada apa ini sebenarnya''?.Fero yang sejak tadi sudah merasa hatinya kurang enak kembali bertanya karna sekarang hatinya semakin gundah.
''Ikuti saja apa kata Mama dan Papa, jangan membantah atau kau akan menyesal seumur hidupmu''.ucapan sang Mama yang lebih tepat sebagai sebuah ancaman lagi-lagi membuat Fero tak bisa berkutik sama sekali.
''Apa mempelai laki-lakinya sudah siap''?.seorang laki-laki sekitaran umur 40 tahun kini menoleh pada Fero.mambuat laki-laki itu spontan menoleh kekiri dan kekanan kemudian menunjuk dirinya sendiri''Saya Pak''?.pertanyaan yang dilontarkan Fero membuat laki-laki paruh baya itu menganguk diiringi senyum khas miliknya.
''Ma apa-apaan ini''?.Fero menoleh pada sang Mama dengan wajah tak percaya dengan apa yang sedang iya alami sekarang.
Namun bukannya menjawa Anin malah menatap putranya tajam,membuat laki-laki tampan itu dengan terpaksa melangkah dan duduk didepan KUA.
''Sudah siap''?.tanya laki-laki itu sambil menatap Fero lekat.
Membuat laki-laki itu lagi-lagi diliputi kebingungan yang benar-benar membuat dadanya bergemuruh,wanita seperti apa yang akan dirinya nikahi''?.apakah mungkin cintanya dan Ayli akan berakhirnya secepat ini''?.
''Ok tenang Fero''!. kau akan menikahi wanita pilihan keluargamu sekarang,kau dijebak tapi ingat.setelah menikah satu bulan aku akan menceraikan wanita ini''.batin Fero sambil mengangukkan kepalanya mantap.
Mata laki-laki itu menyipit saat menoleh pada laki-laki paruh baya yang akan menjadi wali nikahnya itu,laki-laki berpenampilan aneh dengan kumis tebal hampir menutupi bibirnya,bersusah payah Fero mencoba untuk mengenali wajah laki-laki didepannya namun dirinya masih tetap tidak bisa mengenalnya sama sekali.
''Siap Tuan''?.
''Siap Pak''.
''Nak Feronya apa sudah siap''?.
__ADS_1
''Nak Fero''?.
''Hah''?.Fero tersentak dari lamunannya kemudian kembali menoleh pada Mama.
''Siap Pak''.lagi-lagi saat melihat tatapan tajam sang Mama dengan spontan Fero menjawab iya meskipun hatinya masih bertanya-tanya dengan siapa dirinya akan menikah''?.
''Nak Fero Pak Fildan dengarkan saya''?.kedua laki-laki itu menganguk.
''Saya nikahkan dan kawinkan anak kandung saya Ayli Adam dengan saudara Alfero dengan maskawin''??..
''Tunggu-tunggu Pak''?.ucapan laki-laki paruh baya itu seketika terhenti saat Fero berbicara kuat meminta laki-laki itu untuk berhenti.
''Ada apa lagi Nak Fero''?.apa ada yang salah''?.tanya laki-laki itu dengan kening berkerut binggung.
''Coba Bapak ulangi siapa nama calon istri saya''?.mendengar pertanyaan Fero sontak membuat semua yang ada disana tertawa lepas.
Bahkan banyak kasak-kusuk yang dirinya dengar yang mengatakan dirinya laki-laki aneh.masa mau menikah tidak tau nama calon istrinya''!.
''Kenapa memangnya Nak''?.
''Ayli Adam,apa ada yang salah''?.
''Hah''??.Ma ini benaran Ma''?.Fero yang awalnya duduk langsung berdiri membuat Fildan yang ada didepannya terlonjak kaget.
Dan spontan mengusap dadanya karna terkejut.
''Is''?.Fero duduk,jangan bikin malu''Anin dengan cepat meminta putra bungsunya itu duduk yang langsung diikuti Fero dengan semangat.
Jika dirinya tau akan dinikahkan dengan Ayli tak mungkin dirinya mengulur waktu seperti ini,pantas saja tadi Mamanya bilang dirinya akan menyesal jika menolak pernikahan ini.
Ah senangnya hati Fero,sangking senangnya hanya butuh satu tarikan nafas kata sah sudah terdengar mengema dari penjuru mesjit.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Sementara Ayli yang masih berada dimobil,wanita itu diminta Fildan untuk mengenakan Airphone agar tidak bisa mendegar apa pun,dasar Fildan laki-laki itu sudah tua tapi masih tetap bertingkah konyol membuat semua keluarga Adam juga ikut-ikutan konyol seperti dirinya.
Itu semua karna Fildan mengancam jika semua keinginannya tidak dituruti maka dirinya tidak akan merestui pernikahan Fero dan juga Ayli.
''Ayo Ai masuk''?.Siti dan juga Ayra yang sejak tadi terus menemani Ayli membantu wanita cantik yang mengenakan kebaya putih lengkap dengan hijap dan niqapnya itu melangkah menuju mesjit.
Mata wanita itu berkaca-kaca memikirkan apa yang akan terjadi pada dirinya setelah ini''?.namun berkali-kali Siti mengingatkan wanita itu agar mengikuti semua permintaan sang Papa,hingga akhirnya Ayli hanya bisa pasrah dan menerima semua keputusan keluarganya.karna brontak iya rasa juga percuma bahkan rencana kawin larinya saja dengan mudah bisa digagalkan oleh papanya itu.
Kaki Ayli melangkah dengan berat diiringi tarikan nafasnya yang terdengar keras menandakan kini wanita itu sedang bersusah payah menahan tangisnya agar tidak pecah,Dirinya tak ingin mempermalukan kedua orang tuanya,hanya ini yang bisa dirinya lakukan untuk membuat keluarganya bahagia.biarlah dirinya membuang rasa cintanya pada Fero jauh-jauh karna mungkin laki-laki itu bukanlah jodoh untuk dirinya.
''Ayo duduk sayang''.Ayli yang sedari tadi sibuk dengan lamunanya sendiri seketika tersadar dan langsung duduk tampa mau menoleh pada laki-laki yang ada disebelahnya.
Setelah prosesi ijap Qabul selesai kini giliran kedua pasang suami istri itu saling berjabat tangan.
''Deg''.
Mata Ayli terpaku begitu juga dengan Fero jika Ayli mungkin sedang terkejut karna sekarang yang ada didepannya ada laki-laki yang dirinya cintai.
Namun berbeda dengan Fero yang kini menatap Ayli lekat dengan wajah keheranan .
Batinnya mulai ragu,apakah benar yang dirinya nikahi adalah Ayli kekasihnya atau bahkan orang lain''?.
Ah Fero terlalu berlebihan bukankah sudah nyata nama yang dirinya sebutkan nama wanita yang dirinya cintai.
''Wah sepertinya pengantin baru ini masih malu-malu''.buktinya dari tadi hanya saling tatap saja''?.mendengar guyonan orang yang ada disana sontak kedua pasang suami istri itu langsung bersalaman kemudian menunduk dengan malu-malu.
''Sekarang kecup kening istrimu Nak Fero''.
💥💥💥💥
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
__ADS_1
Tbc