Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 177 capter 81


__ADS_3

''Kau kenapa''?.Fero mengusap pungung wanita yang kini tangisnya semakin pecah.


''Papa''?.lirih Ayli berbicara dengan nada sesegukan.


''Ayo masuk kerunganku''.Ayli tak kenjawab wanita itu perlahan melepaskan pelukannya dari tubuh laki-laki yang memenuhi relung hatinya.


''Ayo''.Fero menerik jemari Ayli dan melangkah menuju life kemudian keduanya masuk kedalamnya.


''Dia siapa sih''?.tanya karyawan satu.e


''Mana gue tau''.adiknya kali''.balas karyawan yang satunya lagi.


''Mana ada Fero kan anak bunsung''.


''Iya Fero kan anak bunsu''.pacarnya kali ya''?.kasak kusuk terdengar diloby kantor menguringi perjalanan Ayli dan Fero menuju ruangan miliknya.


Fero yang sudah sangat kawatir dengan wanitanya sama sekali tidak mengindahkan pembicaraan mereka.


''Ayo masuk''.pintanya sambil membukan pintu.


Ayli yang sudah mendapatkan izin langsung melangkahkan kakinya mamasuki ruang yang sangat luas dan terkesan meskulin.


''Duduklah''.


Ayli langsung duduk wajahnya masih terlihat muram dan kusut.


''Minumlah dulu''.Fero menyerahkan air putih miliknya yang sejak tadi sama sekali belum iya minum.


''Terimakasih''.Ayli langsung meraih gelas yang diberikan Fero kemudian meneguk airnya hingga tandas.


''Ceritalah,kau ada masalah apa''?.Fero berbicara sambil mendaratkan bokongnya tepat disamping Ayli jemarinya meraih kepala wanita itu dan membawanya bersandar didada bidang miliknya.


''Papa Fer''.lagi-lagi wanita itu menjaeab diiringi tangisannya yang pecah.bahkan kepalanya iya benamkan didada bidang laki-laki tampan itu.


''Iya Papa kenapa''?.


''Papa menjodohkanku Fer''.


Fero tersentak mendengar apa yang wanita didalam dekapannya katakan.


''Apa maksud Ai''?.Fero berbicara sambil menjauhkan tubuh Ayli dari dirinya,wajah wanita itu iya tangkupkan dengan kedua telapak tangannya.


''Iya Fer,Papa marah besar dengan Kakak''.

__ADS_1


''Kenapa''?.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Flashback


''Plak''.


Satu tamparan keras mendarat dipipi David saat laki-laki itu baru saja pulang kerumah setelah beberapa hari pergi kejakarta,dengan alasan ingin bertemu dengan Ben,namun Fildan bukanlah laki-laki bodoh yang mudah dibohongi,laki-laki paruh baya itu sudah sangat lama curiga pada sang putra yang sering hilang tampa kabar.


''Aa''?.Ayra yang melihat putranya ditampar seketika langsung menjerit histris dan berlari menuruni tangga diikuti Ayli yang baru saja terbangun dari tidurnya karna terkejut mendengar Mamanya menjerit


''Ada apa sih Aa''?.Ayra jelas heran karna selama ini Fildan tak pernah sekalipun menampar putranya,lalu sekarang apa masalahnya''?.


''Kamu tau Ay dia sudah membohongi kita selama ini''.


''Anak kurang ajar kamu''!.tunjuk Fildan penuh amarah.


''Buk''.satu hantaman keras mendarat diperut David hingga laki-laki itu terhuyung kebelakang.namun pemuda itu masih tetap berdiri kokoh dengan kepala yang menunduk.


''Nak apa yang sudah kamu lakukan sayang''?.katakan sama Mama''.Ayra berbicara sambil merangkul pundak putranya dengan linangan air mata.membawa putranya itu melangkah agar menjauh dari Sang suami.


''Maafkan David Ma''?.David berbicara dengan linangan air mata,tubuhnya luruh bersujut tepat dibawah kaki sang Mama.


''Katakan Nak''!.apa yang sudah kamu lakukan''?.Ayra meminta putranya untuk bediri namun putra satu-satunya itu tetap pada tempatnya.


Fildan yang sudah mengetahui semuanya hanya bisa terdiam wajahnya memerah, rahangnya mengeras.menahan emosi,laki-laki itu bemar-benar marah atas tindakan sang putra.


Fildan tidak pernah menyangka David putra yang iya banggakan bisa melakukan hal serendah itu.


Awal dirinya mendapatkan kabar dari anak buah yang iya minta untuk mencari tau tentang putranya,disitulah Fildan merasakan dunianya seakan runtuh.laki-laki itu merasakan rasa kecewa dan sakit yang teramat.karna putra yang selama ini dirinya banggakan tega mencoreng nama baiknya dan juga keturunan Adam.


Fildan''!.laki-laki paruh baya itu hanya bisa berdiri.tatapannya kosong mengisayaratkan kekecewaan yang begitu besar pada sang putra.


''Katakan David kenapa kau diam saja''?.Ayra yang sedari tadi sama sekali tidak mendapatkan jawaban akhirnya ikut emosi dan binggung,karna semua yang ada disana hanya bungkam tampa suara.


''David sudah menikah Ayra,kau tau itu''?.sentak Fildan dengan suara setengah berteriak.


''Doooor''.


Bagaikan petir disiang bolong,Ayra yang mendengarkan kata demi kata yang diucapkan Fildan hanya terdiam membusu,air mata yang sejak tadi sudah mengembun akhirnya menetes tampa bisa iya tahan.


''Katakan kalau apa yang Papa katakan itu salah Nak''?.pintanya dengan penuh harap. tangannya menerik-narik Krah kemeja yang David kenakan.

__ADS_1


''Maafkan David Ma''.laki-laki yang berlinang air mata itu hanya bisa berlimpuh,meskipun Ayra sejak tadi memaksanya untuk berdiri. namun David tetap diam dibawah kaki sang Mama,hatinya sungguh berharap Maaf dari Mamanya itu.


''Mama bertanya padamu David apa kau tuli''?.Ayra ikut berlimpuh, kedua tangannya iya genggam kuat dan memukul-mukul dada bidang sang putra dengan penuh kekecewaan.''Katakan jika yang Papa katakan tidak benar''.


''Itu semua benar Ma''.


''Plak''.


''Plak''.


Berkali-kali Ayra menampar pipi putranya hingga darah segar mengucur dari sela bibir David,namun laki-laki itu tetap tak bergeming. David masih tetap pada tempatnya.


''Kenapa kamu tega melakukan ini sama Mama Nak''?.Katakan apa salah Mama''?.tangis Ayra terdengar pilu hingga Ayli dan Fildan yang ada disana ikut menangis bahkan Art yang menyaksikan itu semua ikut menangis.


''Maafkan David Ma''?.hanya kata itu yang mampu David ucapkan,rasa bersalah yang memenuhi rongga hatinya hinga laki-laki itu tak mampu mengatakan apa pun kecuali kata maaf.


''Kenapa kamu mambuat Mama kecewa sayang''?.kamu tau bagai mana perjuangan Mama untuk kamu Nak''?.kenapa ini balasannya Nak''?.Ayra kembali melampiaskan emosinya dengan memukul-mukul dada David sekuat tenaga.


Fildan seketika menunduk mendengar apa yang istrinya katakan,David yang dipukul Fildan juga merasakan sakit.laki-laki itu masih ingat bagai mana dirinya menolak kehadiran David,hingga Ayra dan putranya hampir saja tidak bisa diselamatkan.


Rasa perih dan penyesalan itu kembali bergelayut dihatinya,kejadian itu sudah begitu lama namun masih sangat jelas didalam bedak seorang Fildan.


Penyesalan yang tak berujung membuatnya selalu merasa bersalah.


''Sudah lah sayang,ayo berdiri''.Fildan akhirnya meminta istrinya untuk berdiri karna jika dibiarkan Ayra mengoceh tentang masa lalu seperti ini,akan panjang nanti,bahkan bisa dipastikan nama dan wibawa yang selalu iya tunjukkan pada kedua anaknya akan runtuh saat ini juga,hari ini juga.


Dan alangkah lebih baik semua ini diakhiri sekarang juga.toh semuanya sudah terjadi,tak ada yang perlu disesali dan dirubah kembali.


''Lepas Aa''!.Ayra yang kini masih diliputi emosi langsung menepis tangan suaminya.


''Tu kan aku juga yang kenak imbasnya''!.Fildan membatin,matanya berkedip-kedip mengarah pada sang putri yang sejak tadi mematung dianak tangga.


Ayli yang paham akan kode dari sang Papa segera melangkah menuruni tangga.


''Ma ayo masuk kekamar''!.


💥💥💥💥


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2