
''Fero kau disini''?.Fero seketika menoleh saat mendengar suara wanita yang sangat ingin iya hindari.
''Hay''?.sapa Edo sok kenal sok akrap.
Sapaan Edo sama sekali tidak diindahkan Alin wanita itu tetap menatap Fero dengan penuh kerinduan.
''Lho mau kemana Fer''?.Andri bertanya sambil melangkah mengikuti Fero yang kini sudah pergi keluar dari restoran hotel.
''Fer dengerin aku sebentar saja Fer''?.Alin meminta laki-laki yang sudah mulai memasuki mobilnya itu untuk berhenti. namun Fero diikuti kedua sahabatnya sudah mulai melajukan mobilnya entah mau kemana''?.
''Maafkan Aku Fero''?.gumam wanita cantik itu lirih dengan linangan air matanya.
''Aaaarrrrggg''.
Emosi kecewa dan sedih yang menguasai dirinya membuat Fero mencengkram setir mobil dengan kuat dan menjerit dengan penuh kekesalan.
''Lho sebenarnya ada apa sih Fer dengan wanita tadi''?.tanya Edo yang benat-benar penasaran dengan hubungan Fero dan juga wanita yang entah siapa namanya''?.dirinya bahkan belum sempat berkenalan.
''Ada kalanya suatu masalah akan terasa lebih ringan jika kita sudah berbagi dengan orang lain, apa lagi sahabat''.Andri yang sejak tadi hanya diam,langsung bersuara yang membuat Fero seketika menoleh diiringi tarikan nafas yang panjang.
''Dia mantan pacar gue''.
''What''?.jerit keduanya serentak.
''Jadi itu wanita yang membuat lho takut mengenal cinta''?.tanya Andri lagi yang dijawab Fero dengan angukan.
"Pantasan lho kayak ngak suka gitu pas ngeliat dia datang,kalau lho udah ngak suka lagi sama dia kasi buat gue aja ya"?.
"plak".lu kalau ngomong kenapa suka asal celpos aja sih"?.kesal Andri sambil menepuk bibir Edo dengan kesal.
"Sakit setan".kesalnya sambil mengusap bibirnya yang sakit.
"Habis Lu kalau ngomong suka bikin kesel tau ngak"?.
"Lho tenang aja Dri,gue udah ngak apa-apa kok".
"Tu kan Fero aja ngak keberatan,kenapa lunya yang sok yes"?.berbicara dengan wajah kesal karna bibirnya yang ditampar Andri,apa lagi saat ini perutnya sudah benar-benar keroncongan.bertambah sudah kekesalan laki-laki konyol itu.
"Lho mau bawa kita kemana sih Fer"?.gue udah lapar tau ngak"?.udah mau mati rasanya''.akhirnya kata-kata itu keluar juga dari mulut Edo.
__ADS_1
"Lho mau makan apa"?.tanya Fero akhirnya.
"Apa aja boleh Fer, yang penting gue bisa makan.perut gue lapar banget".keluhnya sambil mengusap perutnya yang sudah mulai perih.mengingat mereka bertiga hanya makan tadi siang.jadi wajar jika sekarang perut ketiga pemuda itu benar-benar lapar.
Akhirnya mobil yang Fero kendarai berhenti diwarung tenda yang ada dipingir jalan.
''Serius mau makan disini Fer''?.Andri bertanya sambil melihat banyaknya pembeli yang masih mengantri,jika mereka membeli disini sudah bisa dipastikan ketiganya akan mendapatkan pesanan besok pagi.
''Disini aja deh,perut gue udah lapar banget''.
''Lah lu mau makan disini karna lapar,kalau pembelinya sebanyak ini''?.dan antriannya sepanjang ini''?.lu mau makan kapan''?.besok siang''?.Andri berbicara sambil menunjuk-nunjuk banyaknya pembeli yang masih mengantri.
Sementara Fero laki-laki itu kini hanya diam mematung.tatapannya hanya pokus pada seseorang yang kini juga ikut mengantri nasi goreng yang dijual dipingir jalan.
''Ayli''??.Gumamnya lirih.
Kaki laki-laki itu bahkan kini sudah mulai melangkah mendekati wanita yang sejak beberapa bulan ini mengangu pikirannya,entah kenapa sekarang Fero merasa benar-benar yakin jika dirinya benar-benar mencintai Ayli,apa lagi saat dirinya berdekatan dengan Alin,laki-laki itu sama sekali tidak merasakan getaran, apa lagi perasaan ingin memiliki seperti dulu.sekarang saat dirinya bertemu Alin hantinya merasa hanlmbar tak ada rasa apa pun,berbeda saat dirinya bertemu Ayli.
Jantungnya seakan berpacu begitu cepat, bahkan pikirannya berlarian entah kemana''?.kaki laki-laki itu sudah melangkah menerobos kerumunan orang-orang yang sedang mengantri.
''Woy *** jangan main potong gitu dong''?.umpatan dari beberapa pembeli sama sekali tidak laki-laki itu indahkan,kakinya dengan cepat melangkah mendekati wanita yang mampu menariknya seperti mahnet.
''Mana gue tau,mau jadi emak-emak ngak sabaran kali''.jawab Andri asal.matanya masih pokus menatap apa yang kini sedang dilakukan sahabatnya itu.
"Grep''.
''Eh''?..Ayli jelas kaget saat seseorang menarik tangannya dan membawanya melangkah menjauhi antrian.
''Lho siapa''?.masih belum bisa melihat wajah seseorang yang sedang menariknya,mengingat kaca mata tebal yang iya pakai menghalangi pandangan wanita itu.
''Gue merindukan lho Ai''.Fero berbicara sambil menari Ayli kedalam dekapan.
''Deg''.
Ayli seketika membeku saat wanita itu mengenali suara laki-laki yang sangat ingin iya lupakan dan hindari.
''Lepas Fer''!.Lho apa-apa-an sih''?ubikin malu tau ngak"?.kesal Ayli sambil mendorong tubuh tegap seorang Fero.
"Gue rindu lho Ai,kumohon jangan seperti ini"?.pintanya dengan wajah memelas dan penuh ketulusan.
__ADS_1
''Pergilah''. jika Papa tau lho bakan-lan habis sama dia Fer''.kesal Ayli sambil mendorong Fero dengan kuat.hingga laki-laki itu mudur kebelakang.
''Gue ngak perduli,meskipun gue mati ditangan bokap lu,gue siap Ai,jika itu bisa membuat lu bahagia''.lirihnya dengan mata yang sudah mulai mengembun.
Sungguh rasa ini baru pertama kali iya rasakan,rasa aneh yang mampu membuat pikiran seorang Fero menjadi oleng.
Laki-laki yang satu ini benar-benar merasa hampa saat wanita yang ada didepannya ini membenci bahkan menjauh darinya.
Dirinya benar-benar tersiksa dengan semua ini.bagai mana tidak''?. perpisahanya dengan Ayli bukan karna kemauannya atau pun murni kesalahnnya
Tapi karna salah paham.
''Oh pantasan Fero jadi oleng dan gila,ternyata dia ngaliat Ayli''.celetuk Edo membuat Andri juga ikut menganguk membenarkan ucapan sahabatnya itu.
''Iya gue pikir dia mau nerobos antrian ala emak-emak ngak sabaran''.balas Andri ikut nyeleneh disertai kekehan.
''Iya lu benar''.balas Edo juga ikut terkekeh geli melihat Fero yang didorong Ayli.
''Wah gawat nie''!.
''Ada apa''?.tanya Edo juga ikut melangkah mengikuti Andri.
''Fer-Fero''.Andri sama sekali tidak menjawab pertanyaan dari Edo,laki-laki itu dengan cepat berlari mendekati Fero yang terlihat masih adu mulut dengan Ayli.
''Ada apa''?.tanya Fero sambil menarik tangan Ayli agar wanita itu tidak bisa kabur darinya.
Malam ini dirinya sudah nekat,dirinya sudah siap menerima amukan dari Fildan,Fero bahkan sudah siap menerima apa pun resikonya.
''Lu ngak lihat banyak yang pidio-in lu sama Ayli ''?.Andri menunjuk banyaknya pembeli yang tadinya mengantri nasi goreng,kini malah fokus mengarakan kamera mereka masing-masing kearah Fero dan Ayli yang sedang berdebat.
''Apa-apa-an ini''?.apa yang kalian lakukan''?.
💥💥💥💥
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1