Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
Happy Ending


__ADS_3

Ayli memejamkan matanya saat merasakan sensasi yang sama sekali belum pernah iya rasakan.


Kepalanya mendongak keatas menikmati setiap sentuhan dari sang suami.


Fero yang melihat istrinya sudah mulai menikmati permainannya semakin gencar mengerayangi setiap inci tubuh istrinya itu.


''Maaass..Uuuhh''.lagi-lagi suara lenguhan itu keluar begitu saja tampa bisa iya tahan.


Fero dengan cepat membuka satu persatu kancing Piama yang dikenakan sang istri hingga kini atasan wanita itu sudah tergeletak dilantai..


''Glek''?.


Laki-laki yang dipenuhi kabut nafsu itu menelan ludahnya kasar,saat melihat buah dada istrinya yang masih dibaluti dalaman.


"Gila"?.batinya menatap nanar wanita yang ada didepannya sekarang.


Ayli yang ditatap langsung menundukkan wajahnya yang memerah karna malu.


"Jangan dilihatin Mas Ai malu".desisnya yang membuat Fero langsung terkekeh dan"?.


Dengan cepat laki-laki itu membuka pengait bra milik sang istri dan menjalankan aksinya.membuat wanita cantik itu kembali hanyut dengan permainnnya.


Malam yang sunyi dan dingin kini menjadi malam yang panas dan akan menjadi malam yang paling indah bagi pasangan suami istri itu,dimalam itu kedua pasang suami istri itu akhirnya menyatu didalam sebuah kenikmatan. bagi keduanya ini adalah hal paling mengesankan dan sangat memabukkan.itu semua mampu membuat seorang Fero candu akan kenikmatan tubuh sang istri.


Ini bukan kali pertama laki-laki itu melakukannya tapi ini adalah kali pertama laki-laki itu merasakan nikmatnya bercinta dengan wanita yang masih suci dan rasa bagia yang teramat dalam dihatinya,karna dirinyalah laki-laki yang pertama kali menyentuh tubuh sang istri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Tok..tok...tok".


Suara ketukan dipintu kamar membuat kedua sejoli yang sedang berpelukan dalam keadaan polos itu seketika terusik.


"Siapa lagi sih"?.gerutu Fero karna tidurnya semenjak dirumah mertuanya itu selalu tergangu,karna ada saja yang mengetuk pintu kamar.ngak subuh,siang mau-pun malam. selalu saja ada yang mengangu.


"Siapa Mas"?.tanya Ayli sambil mengangkat kepalanya menatap wajah kesal sang suami.


"Ngak tau sayang".


"Tok..tok...tok".


Kembali ketukan dipintu terdengar membuat laki-laki itu dengan enggan melangkah dan meraih celana bokser yang berserakan dilantai.kemudian memakaikannya dengan cepat,detik berikutnya laki-laki itu kembali melangkah menuju pintu kamar.


"Krek".


Setelah pintu terbuka Fero dengan cepat keluar kamar dan kembali menutup pintunya,itu semua karna laki-laki itu tak ingin tubuh telanjang istrinya dilihat orang lain apa lagi kamarnya saat ini masih brantakan.


"Ada apa"?.tanya laki-laki itu sambil menguap.


"Maaf Den".itu tadi ada telfon dari kedua orang tua Aden ,kalau Non Aulia Kakaknya Aden sekarang sedang dibawa kerumah sakit".ucap wanita paruh baya yang bekerja menjaga rumah peningalan kedua orang tua Fildan.

__ADS_1


''Rumah sakit''?.memangnya Kakak kenapa''?.tanya laki-laki itu dengan tatapan heran.


''Tadi kata Mamanya Aden Non Aulia mau melahirkan''.


Fero hanya menjawabnya dengan angukan


"Lho memangnya Mama sama yang lainnya nginap dimana"?.jelas laki-laki itu heran. pasalnya tadi malam setelah makan malam keluarga itu masih ada dirumah ini.


"Mereka menginap dirumah Tuan Fildan dan Non Ayra Den".


Oh''. Fero tau sekarang,itu artinya keluarganya pergi kerumah mertuanya setelah makan malam tadi malam.


"Ya sudah Bik, makasih infonya".


"Iya Den,sama-sama".setelahnya laki-laki yang masih awut-awutan itu melangkah cepat menuju kamar miliknya.


Selang beberapa saat kedua pengantin baru itu sudah melaju menuju rumah sakit Kasih Bunda.


"Ayo sayang".?.Fero dengan cepat mengandeng istrinya setelah sampai didepan rumah sakit.


"Seeets".


"Kenapa sayang".Fero seketika menoleh saat melihat istrinya yang meringis seperti menahan sakit.


"Sakit Mas,perih".bisik wanita itu dengan wajah merona malu.


"Atau ngak''!.kamu tunggu Mas disana"?.Fero menunjuk sebuah Kantin yang ada dirumah sakit itu.


Ayli mengeleng"Ai ikut Mas".


"Tapi sakit kalau dibawa jalan ngak"?.tanya laki-laki tampan itu dengan wajah kewatir.


"Bisa Kok Mas,ya sudah ayo".


"Oek..oek..oek".saat keduanya baru saja menginjakkan kaki mereka didepan rungan bersalin suara tangisa bayi sudah terdengar.


"Alhan dulillah".seru semua keluarga serentak.


"Ma gimana Kakak"?.Fero yang baru saja sampai membuat pandangan semua orang mengarah padanya.


"Astaga itu rambut abis dari mana Dek.brantakan gitu"?.Ken yang melihat adiknya yang datang kerumah sakit dengan rambut basah tampa disisir,langsung terkikik diikuti yang lainnya,meskipun bapak-bapak dan emak-emak yang ada disana hanya tertawa dalam diam sambil menutup bibir mereka dengan tangan.


"Habis kalian semua mengagetkan Fero sih Kak"jawab laki-laki itu sambil mendesah sebel.


"Ayo duduk sini sayang".Fero langsung menuntun sang istri untuk duduk dikursi tunggu,karna laki-laki itu tau jika wanitanya sekarang sedang menahan malu.


"Cie..cie mesranya".ejak yang lainnya membuat Ayli semakin menunduk malu.


"Pa"?.Ma"?.sapaan dari seseorang yang baru saja keluar dari ruang bersalin langsung membuat semuanya terdiam.

__ADS_1


Kini Egi terlihat sedang mengendong seorang bayi mungil"Wah cucu Oma"?.Anin sudah berlari mendekati cucu pertamanya itu,begitu juga dengan Rey.


"Kita kapan punya anak sayang"?.David yang sejak tadi hanya diam akhirnya bersuara meskipun hanya berbisik.


"Masih lama,Cerry masih sekolah".ya memang benar wanita itu sampai sekarang masih melanjutkan sekolahnya.


"Iya Abang tau".David mengecup kening istrinya lembut.


Suami istri itu memang jarang muncul berduaan didepan umum,itu semua karna sang istri masih sekolah.


Namun sekarang David begitu menjaga sang istri,itu semua karna rasa cintanya kini pada wanita itu semakin besar,besarnya kadar cinta membuat kadar cemburunya juga begitu besar.bahkan laki-laki itu sama sekali tidak mengizinkan sang istri untuk branjak darinya sedikitpun pada saat pesta pernikahan sang Adik.apa lagi pada saat banyaknya sahabat Leo yang mendekati istrinya membuat laki-laki itu naik pitam. hingga akhirnya David membawa sang istri naik kekamar dan berakhir mengurung diri didalam kamar.


"Sini Ma Fero gendong"?.Fero dengan cepat meraih tubuh mungil keponakannya saat melihat bayi mungil itu mengeliat-liat didalam gemdongan sang Mama.


"Hati-hati sayang,nantu jatuh".


"Iya Ma,Ma dia laki-laki atau perempuan Ma"?.tanya Fero dengan wajah keponya.


"Perempuan"?.


"Yyyaaah...".laki-laki itu mendesah panjang.


"Kenapa emang"?.tanya Anin dan Rey dengan kening yang berkerut binggung.


"Pasti dia cerewet kayak kakak Ma".


Sontak semua yang dikatakan Fero membuat semua yang ada disana tertawa lepas.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


SEKIAN


TERUMAKASIH BAGI YANG SUDAH MEMBACA NOVEL INI DARI AWAL HINGGA AKHIR.


Maaf jika novel Outhor tidak sekeren novel-novel yang lain.outhor sadar itu,karna outhor hanyalah outhor abal-abal yang mencoba menuangkan ide menjadi sebuah cerita.


Makasih atas dukungan kalian selama ini.


Jangan lupa mampir dinovel outhor yang lain👇👇👇



Ambil pelajaran dari kisah ini,kisah ini menceritakan bagai mana pahit dan terhinanya seorang anak hanya kerna kesalahan kedua orang tuanya.Fero anak yang tidak tau apa-apa harus menangung kesalahan kedua orang tuanya,dihina sebagai anak haram.itu sangat melukai mentalnya, namun Fero masih tetap mencoba kuat demi kebahagian kedua orang tuanya.disini jelas anaklah yang akan menjadi korban.


Terima kasih sudah sudi mampir.🥰🥰🥰


See you bye.😘😘


TAMAT.

__ADS_1


__ADS_2