
Fero Fov
''Dret''.
Suara pintu yang dibuka membuatku seketika menoleh.
Air mata yang sedari tadi menetes tampa bisa kutahan dengan cepat kuhapus.
''Ada apa''?. cerita sama Kakak''.
''Ngak ada Kak''.aku menjawa sambil membuang wajahku kesamping.
''Kasi tau Kakak''.
''Aulia hamil Kak,apa Kakak belum tau''?.kulirik kakak laki-laki ku ini dengan tatapan yang sulit untuk aku kondisikan.
Entah kenapa trowma masa lalu membuatku jadi seperti ini.
''Kau tau dari mana''?.
''Tanya sama Mama saja Kak''.kulangkahkan kaki ini menuju pintu keluar.
''Fer coba cerita sama Kaka''.pangillan Kakak laki-laki ku sama sekali tidak kuindahkan.aku langsung melangkah menuruni tangga.
''Fer mau kemana Nak''?.pangilan Mama sama sekali tidak kujawab,bukannya diriku membenci Mama, tapi untuk saat ini hatiku benar-benar buruk.aku takut lepas kendali dan mengamuk pada Mama dan Papa.
__ADS_1
''Fer''.
''Fero mau keluar sebentar Pa''.Ma''.setelah mengatakan itu semua aku langsung melajukan mobil dengan kecepatan tinggi.
''Ayli''.
Entah kenapa disaat kalut seperti ini bayangan wajah wanita yang kini sudah membenciku itu selalu tergiang-giang.
Dimana dia sekarang''?. aku bahkan tak sempat bertanya pada Mama dimana keluarga Ayli tinggal.
Tanganku yang sebelah kiri kugunakan untuk menghubungi Edo, aku butuh mereka sekarang, kepalaku penuh rasanya mau pecah.sulit bagiku memgendalikan emosi jika sudah seperti ini.dulu aku juga pernah drop seperti ini,hingga masuk rumah sakit.namun masih jelas diingatanku setelah kejadian itu aku bertemu dengan ayah kandungku,kuharap setelah kejadian ini akan ada kebahagiaan seperti dulu.
Mobil kuhentikan disebuah diskotik karna Edo mengatakan jika dirinya disini sekarang.
"Hay tampan".baru saja kaki ini memasuki pintu sudah ada yang merayuku dengan sebutan tampan.apa disini semua laki-laki disebut tampan"?.
"Perlu ditemani"?.aku malas sekali rasanya menjawab pertanyaan wanita minim bahan ini ,lebih baik aku pura-pura bisu dari pada nanti dia selalu bertanya ini dan itu.
Sial sekali sudah kucueki dari tadi kenapa dia tidak mau pergi juga, apa aku harus kesurupan dulu seperti orang gila baru dirinya akan pergi"?.
"Edo kemana lagi".gumamku pelan kuharap wanita lima puluh ribu ini tak mendengarku.
"Ah itu dia Edo".wah gila nie bocah".aku mengumpat tampa sadar saat kulihat kini Edo dikerumuni dua orang wanita minim bahan.
"Woy ***"?.kutoyor langsung kepalanya hingga Edo gelagapan dan menoleh.
__ADS_1
Dasar tidak tau diri, kedua orang tuanya susah payah mencari uang untuk kuliahnya dirinya bukannya kuliah yang bener,malah menghabiskan uang dengan wanita murahan.
"Setan lu,gue kaget tau ngak''? hampir aja lu gua sikat".
"Elah lu mau nyikat gue''?. palingan lu duluan gua sikat".
"He..he..iya juga ya"?.duduk dulu jangan main sikat-sikatan".
"Do suruh mereka pergi Do, gue risih".aku langsung berbisik saat diriku duduk wanita minim bahan ini juga ikut duduk.
"Kenapa rugi lu''?.asik tau ngak".
"Asik pale lu"?.lu suruh pergi ngak"?.lu mau nie cewek gue tendang"?.kesal juga lama-lama sama manusia satu ini.
"Ok".Ok".sensi amat sih lu''.
"Sayang kesana dulu ya"?.
🌹🌹🌹🌹
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo🙏🙏🙏
tbc.
__ADS_1