Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 27


__ADS_3

Kini Al beserta anak buahnya sudah sampai ditempat persembunyian.laki-laki yang memiliki tato banyak ditubuhnya itu mengayunkan langkahnya dengan gontai.entah kenapa hatinya benar-benar tidak karuan. bahkan semenjak pertemuan pertamanya dengan Anin sampai sekarang hanya nama Anin yang bersemedi didalam hati,pikiran bahkan seluruh raganya.


Berkali-kali laki-laki jangkung itu memgusap wajahnya kasar.berusaha untuk mengusir kegusaran hatinya.namun hasilnya tetap nihil. iya benar-benar kawatir memikirkan Anin,bagai mana Anin sekarang"?.apa kah wanita itu masih marah padanya dan banyak lagi pikiran-pikiran yang berkeliaran memenuhi otaknya saat ini.apa lagi mengingat perpisahan perterakhir mereka yang terkesan buruk.


Bahkan kini dirinya sama sekali tidak bisa menghubungi wanitanya itu.itu semua karna semua kartunya sudah dibuang karna


Al takut jika keberadaannya akan tercium oleh polisi.


''Tuan Ayo makan malam dulu''.Elo berdiri didepan Al membuat laki-laki dengan pikiran berkelana sedari tadi itu terkejut dan tersadar dari lamunannya.


''Silahkan tuan''.


Elo menyodorkan satu mangkuk mie instan didepan Al.


Tak ada lagi makanan mewah. tak ada lagi minuman keras,tak ada lagi wanita-wanita yang selalu menghangatkan ranjang Al.disini mereka diminta untuk berhemat dan harus bisa hidup apa adanya.karna tak tau entah sampai kapan mereka akan berada disini.


Entah satu hari,satu minggu,satu bulan,satu r


tahun atau bahkan bertahun-tahun. Al sama sekali tidak bisa memperediksi itu semua.


Jam berganti hari. hari berganti minggu.kini sudah genap satu minggu Al dan Anin tidak berkomunikasi.bahkan mereka juga tidak tau kabar dari masing-masing.

__ADS_1


*****


Sedang kan ditempat lain. tepatnya dikediaman Anin.terlihat wanita itu sudah sejak pagi hanya berbaring saja diatas kasur. tanpa bisa melakukan apa-apa. tubuhnya lemah. bahkan untuk berdiri saja kepalanya terasa pening.


"Mama".terdengar suara Ken mengema memasuki kamar sang Mama.


"Sayang".Anin berusaha tersenyum dan mengusap kepala putranya dengan sayang.


"Mama kenapa Kok pucat,Mama sakit"?.Ken langsung memberondong Mamanya dengan pertanyaan.


Anin mengelengkan kepalanya kemudian kembali berbicara.


''Mama sehat kok Nak,oh iya Adek mana sayang''?.tanya Anin sambil menatap wajah sang putra dengan pandangan lemah.


"Adeknya ngapain sama Kakek"?.


"Main Ma.apa lagi, Aulia itu sagat suka bermain".keluhnya sambil mendesah seperti orang dewasa yang sedang frustasi.


"Wajar dong sayang Adek kan masih kecil.jadi wajar dong kalau Adeknya suka main".


"Kalau Adeknya masih kecil dan suka main,bukankah itu artinya Ken sudah besar Ma"?..Ken kan ngak suka main Ma. Ken hanya suka melukis,jika Ken sudah besar itu artinya Ken sudah bisa kan Ma membantu Mama mencari uang".

__ADS_1


Hati seorang Anin langsung terenyuh mendengar semua kata yang diucapkan putranya itu.ternyata selama ini Ken melihat lelahnya saat bekerja.sehingga bocah kecil itu berniat ingin membantunya bekerja.hinga tanpa terasa air matanya menetes.


"Sayang Ken ngak boleh kerja Nak.Ken cuman harus pokus sekolah. agar Ken bisa menjadi anak laki-laki yang Mama, Negara dan Agama banggakan sayang".


Yah beberapa minggu yang lalu bocah tampan itu sudah mulai sekolah.


"Yah... Ken pikir Ken sudah bisa bekerja''.keluhnya sambil mendesah panjang.


Membuat Anin yang ada didepannya langsung terkekeh geli.


"Ya sudah sana, Ken main lagi sama Adek,kasian Kakek capek mengajak Adek main''.berbicara sambil mengusap kepala putranya dengan sayang.


''Besok pagi aku harus kerumah sakit.sudah hampir satu minggu kepalaku sakit,aku ngak boleh kayak gini,anak-anak membutuhkan ku,tapi bagai mana jika penyakit yang kualami parah''?.. siapa yang akan menjaga anak-anakku''?..


🌹🌹🌹🌹


Kasi aku aja Nin buar aku rawat anak mu😆😆😆


Jagan lupa like hadiah vote and komen makasih.


Bay...bay...😍😍😍

__ADS_1


Tbc.


''


__ADS_2