Aku Selingkuh Karna Suamiku

Aku Selingkuh Karna Suamiku
par 87


__ADS_3

Setelah mengetahui dimana keberadaan Anin Rey langsung melangkah pergi menuju ruangan wanitanya itu.


Dahinya mengernyit binggung melihat apa yang dilakukan Anin.sudut bibirnya tertarik melangkung membentuk senyuman.


Apa yang dilakukan Anin membuatnya tertawa tertahan.Rey memutuskan untuk melihat wanita itu saja dari pintu.tubuhnya iya sendarkan tepat didaun pintu.


Ternyata Setelah selesai bekarja Anin akan menonton pertandingan bola diruangannya sendiri.bahkan terlihat jelas olehnya ulah wanita yang ingin iya nikahi itu.


Anin terlihat menirukan gerakan-gerakan apa saja yang dilakukan oleh pamain paforitnya.


Terlihat berkali-kali wanita itu mengeram kesal dan menepuk jidatnya sendiri saat pemain kesayangannya tidak dapat mencetak gool.


''Ah sial kenapa gagal mulu sih''?.mestinya mendangnya lebih kuat''.lagi-lagi wanita itu mengomel sambil bertenger diatas meja kerjanya.


Bahkan terlihat berkali-kali juga iya mengusap rambutnya kasar,sehingga rambut yang awalnya rapi kini jadi berantakan,seperti ayam yang habis bertarung". kusut.


''Bruk''.


''Astaga''.Rey langsung menepuk jidatnya sendiri ,saat melihat wanita itu kini sudah tersungkur dilantai karna jatuh dari atas meja.


Dengan cepat Rey berlari untuk membantunya.


''Asataga sayang,apa yang kau lakukan "?.kau bisa tewas jika terus seperti ini''?.


''Hey apa yang kau lakukan"?. kapan kau ada disini''? Anin jelas terkejut dan malu, dirinya selalu menyimpan rapat hobynya itu.lalu kenapa jelangkung ini bisa melihat hal yang memalukan ini''?.malah pakai acara jatuh lagi.


''Ayo aku bantu''..


''Eh..ngak usah aku bisa sendiri kok''.berusaha mengelak namun matanya jelas masih pokus menatap layar tv.


''Yah..yah..yah...sial''.


Umpatan yang melangking membuat Rey.. terlonjak kaget


Wanita ini''?..

__ADS_1


''Kau ini kenapa sayang ''?.kau membuatku terkejut''.


''Ah kepalang tanggung kau juga sudah tau ayo kita nonton sama-sama''.lah kini Anin malah menarik tangan Rey untuk duduk disofa.


''Perutku lapar sayang' ayo kita makan''.bukannya Rey tidak menyukai bola,tapi jika menonton dalam keadaan perut yang masih lapar"!!.. sudah pasti dirinya tidak akan bisa berkonsentrasi.


Anin tak bergeming matanya tetap pokus menatap tv,bahkan berkali-kali wanita itu menoel, menendang bahkan menjambak rambutnya.


Jika tidak karna cintanya untuk Anin yang terlalu besar.sudah sedari tadi Rey menendang wanita itu kelaut.


''Oh ****''.Rey langsung mengumpat saat dirinya ingin berdiri namun Anin dengan cepat menariknya agar duduk.


Karna tak ada pilihan lain akhirnya Rey memilih untuk memesan makanan melalui aplikasi gofood.


''Tok..tok''.


Rey bangkit berdiri dan melangkah menuju pintu saat mendengar pintu ruangan Anin diketuk.


''Ini Pak pesanannya''.


''Kembaliannya untukmu''.


''Terima kasih Pak.semoga Bapak hidup bahagia''.


''Hem''.Rey hanya memjawab dengan gumanan. kemudian melangkah menuju kursi kerja Anin.lebih baik dirinya duduk disana dari pada duduk disebelah wanita itu,bisa-bisa nanti Makanannya malah neplok kewajah.


Perutnya yang lapar membuat Rey makan dengan sangat lahap tampa memikirkan Anin.


''Yeyyy''.


''Plak''.


''Allah huakbar''.makanan yang hanya tinggal beberapa sendok kini malah tumpah kelantai.pasalnya Rey kaget saat suara jeritan melangking yang Anin keluarkan.


''Akhirnya menang juga''.gumamnya sambil meraih nasi yang tadi Rey pesan.

__ADS_1


''Ku pikir kau sudah kenyang karna menonton bola''.celetuk Rey disaat melihat Anin makan dengan tergesa-gesa.Rey pikir mungkin wanita itu kelaparan setelah tadi sempat kesurupan.


''Apa kau sering begini''?.


''Hem''.gumamnya dengan mulut yang masih penuh. entah apa arti dari kata Hem''?.


''Apa kau ingin jadi laki-laki''?.Rey benar-benar tidak habis pikir Anin sudah memiliki tiga anak namun kelakuan wanita itu entah seperti apa''?.lebih tepatnya Anin lebih cocok menjadi laki-laki dari pada wanita.


''Hem''.elah"!!.. hem lagi,Rey sampai mengeram kesal dibuatnya.


''Aku akan pergi apa kau tidak mau pulang''?.


''Hem''.


''Astaga Dri.apa sih maumu''?.kesal sekali Rey melihat tingkah wanita yang satu ini,dirinya berjung mati-matian untuk menikahi wanita impiannya itu,namun lihatlah Anin malah berprilaku seperti wanita ber-bar.


''Aku memang seperti ini Rey jika kau tak mau denganku aku tak menaksamu''.ucapnya yakin penuh dengan penekanan.


''Astaga bukan begitu Dri,ayolah tolong aku untuk mendapatkan restu dari ayahmu,ku mohon Dri''!!..


"Aku takut Rey,ayah sudah sangat kecewa padaku. lagi pula aku sudah nyaman menjanda".


"Apa yang kau katakan"??..apa kau bahagia melihat penderitaan putra kita"?


Anin terdiam jujur dirinya masih binggung dengan semua masalah dalam hidupnya.


Entah iya ingin menikah lagi atau tidak?..yang jelas iya ingin yang terbaik untuk anak-anaknya.karna kebahagiaan dirinya sangat lah tidak penting sekarang.


"Dri ayolah bantu aku untuk mendapatkan restu Ayah".


💥💥💥💥


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Mohon kritik dan saran yang mendukung 🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2