
''Lepas bangsat''?.tak kuindahkan sama sekali apa yang wanita cupu ini inginkan.
Kali ini ku ingin dirinya kapok karna telah menyepelekan diriku.
Ketekan kedua kakinya dengan cepat saat dirinya ingin menendang benda pusakaku lagi.
Iya kali''?. juniorku sedang On, jika ditendang bisa kupastikan doi akan keder.
''Diam atau''?.kucoba untuk mengancam dirinya,agar nyalinya yang kini sedang borkobar-kobar menghadapi ku, sedikit ciut.
Namun bukan dirinya yang ciut, tapi malah diriku yang Ko melihat hidungnya yang kembang kempis menahan emosi.
Kini pokusku pada bibirnya yang merah alami dengan liplam putih polos yang membuatnya senantiasa selalu basah.
''Ah''??. kau sudah gila Fero''.aku membatin kesal sekali dengan diriku sendiri.
''Lepas''?.hiks..hiks..hiks''.
''Hah''?.aku sampai mengaga tak percaya melihat air matanya yang merembes keluar membasahi wajah buluknya.
''Hey lepaskan dia lho sudah keterlaluan''.jangan main-main lho''?.
Aku langsung menoleh sekilas.senyum mengejek terbibit dibibir seksiku.membuat laki-laki yang kini sedang menatapku semakin emosi.
''Cup''.
''Hey bajingan lho ''?.
Aku langsung tersenyum mengejek melihat emosinya yang kian memuncak.saat kening wanita cupu ini kukecup dengan lembut.
''Ah''. ternyata wanita buluk ini wangi sekali''.batinku sambil tetap pada tempatku semula. karna laki-laki yang bernama Emile itu kini sedang dipegang oleh ketiga sahabatku.
''Bruk''.
Aku langsung menoleh saat kulihat ketiga sahabatku terjengkang kelantai kramik kampus. saat laki-laki itu mengibaskan kerdua tangannya.
''Hem''.kuat juga dia''.batinku sambil melepaskan tangan dan kakiku pada tubuh sicupu yang kini masih menanggis sesegukan.
''Bangsat lawan gue kalau lho laki-laki''?.jangan beraninya sama perempuan''.
''Banci''?.dia berbicara dengan nada berapi-api membuatku menarik sudut bibirku membentuk senyum sinis.
''Ayo maju''.pintaku sambil mengerak-gerakkan jari telunjukku,sebagai tanda diriku menantang dirinya.
Aku hanya diam mematung saat dirinya mengarahkan tinju pada perutku namun dengan cept diriku berkelit.
''Buk''.
Sial saat diriku berbalik malah kakinya yang menendang punggung ini.
''Hebat juga dia''.batinku sekarang aku tidak akan main-main lagi, diriku akan pokus untuk mengalahkan dirinya.
''Tunggu sebentar''.
__ADS_1
Pintaku saat dirinya ingin menyerangku kembali.
''Stop-stop''.pintaku lagi saat dirinya masih ingin mengarahkan pukulannya padaku.
''Apa mau mu bangsat''?.kenapa kau mengangu hidupnya''?.dirinya berbicara dengan dada naik turun karna emosi.segitu besar cintanya dengan wanita cupu ini''?.
''Cih''.soty''.kesalku lagi-lagi menatapnya sinis.
''Gue mau bertarung dengan lho''asal''?.ku gantung ucapanku yang membuat dirinya semakim kesal.
''Asal apa''?.
''Asal pacar lho''.lho serahkan pada gue''.
''Cih''.itu semua tidak akan pernah terjadi''.kesalnya membuatku tergelak dengan sangat keras.untung saja kini kami berada dibelakang kampus. jadi aman, tidak akan ada dosen atau mahasiwa yang lain tau.
''Ok kita bertarung sekarang, tapi kupastikan kalah atau menangnya gue,gue Al Fero akan tetap mengangu wanitamu ini''.kutunjuk wanita yang kini sedang menunduk dan meringkuk disudut tembok.
''Banyak kali ceritamu''.
''Buk''.
Kali ini tak kubiarkan dirinya melukaiku karna pukulannya yang tadi lumayan sakit.
Saat dirinya ingin menghajar ku lagi,langsung kutangkap lengannya dan kutarik kebelakang.
Namun sialnya dia dengan mudah melepaskan kuncianku.
Karna sama-sama kesal akhirnya pertarungan itu tetap terjadi,tidak ada yang menang atau kalah. yang jelas kami berdua sama-sama mendapatkan pukulan.artinya kami Sri.ku akui ilmu bela dirinya sangat mampuni.
Cih''.mengelikan''.mereka sudah seperti romeo dan juliet.
''Tapi Ai''?.
''Pulang''.Paman akan marah jika tau kamu bertengkar''.
Kupalingkan wajah ini saat kulihat laki-laki manis itu menarik sicupu kedalam dekapannya.
****
''Wah parah lho bro''Edo mendekatiku diikuti Egi dan Andri.saat wanita cupu dan laki-laki itu sudah pergi.
Aku hanya mengusap wajahku kasar kemudian menatap ketiga sahabatku sambil mengangkat bahuku binggung.
Entah kenapa emosiku sampai tersulut.ditambah lagi saat melihat dirinya tadi pagi dengan laki-laki.jujur aku tidak suka melihat senyuman dibibirnya.
Tapi bagai mana jika dirinya mengadu pada kedua orang tuanya''?.sudah bisa dipastikan Mama dan Papanya akan menceritakan semuannya pada Mama dan Papa.
Jika mereka sampai tau''?. habis lah diriku.aku akan diomeli tujuh turunan tujuh tanjakan.
''Tau ah''?. binggung gue''.hanya itu yang bisa ku jawab.
Aku juga bingung, kenapa emosiki sampai membuat akal sehatku hilang.
__ADS_1
Ini pertama kalinya diriku melakukan ini semua.
Kulangkah kan kaki ini dengan gontai menuju kelas, karna kebetulan sebentar lagi kelas akan dimulai.
Mataku menyusuri kelas. untuk mencari keberadaan dirinya,namun nihil.dirinya tidak ada dikelas.
''Kemana dia''?.batinku sambil menoleh kekiri dan kekanan.
Namun sama sekali mata ini tidak melihat kehadirannya disana.
''Lho mau kemana''?.
''Pulang''.ketus ku menjawab pertanyaan Egi.
Jujur sekarang aku sudah tidak bersemagat lagi belajar.selain wajahku yang terdapat beberapa memar, aku juga sedang malas untuk belajar.
''Eh kok pulang''?.
''Woy''?. bentar elah ''.
''Apa lagi sih Gi''?.kutatap wajah Egi dengan tatapan kesal.apa lagi saat kulihat dirinya menatapku dengan tatapan penuh tanda tanya.
''Kita ikut lho''.
''Serah lu pada''.kesalku langsung melanjutkan langkah ini.
Tak kuindahkan kini sahabatku sedang mengekoroku sambil sesekali tertawa cekikikan. entah apa yang sedang mereka tertawakan sekarang''?.yang jelas sekarang diriku tidak ingin pulang kerumah terlebih dahulu.
Kulajukan mobil ini menuju Apartemen yang diberikan Papa saat diri ini ulang tahun ditahun kemaren.sudah satu tahun aku dihadiahkan Aparteman itu. Papa bilang itu adalah Apartemen yang paling bersejarah dalam hidupnya, bahkan Papa juga menghadiahkan diriku sebuah rumah besar.rumah yang menjadi saksi awal tumbuhnya cinta Papa dan Mama.
Papa memintaku untuk menjaga rumah itu dengan sebaik-baiknya.bahkan Papa juga memintaku menjalankan bisnisnya yang dulu,tapi untuk saat ini diriku belum tertarik dengan semua itu,aku masih ingin bebas menikmati masa remajaku.
Entah kenapa hatiku saat ini benar-benar buruk.
Menyesal ''?.iya ''. aku menyesal karna sudah melakukan hal kejam tadi,kenapa diriku sampai nekat melakukan itu semua''?. bahkan diriku menciumi keningnya.kuakui itu adalah kali pertama diriku mencium seorang wanita,aku memang laki-laki pley boy,tapi jangan salah''!!. setiap wanita yang menjadi kekasihku tidak pernah kulecehkan atau pun kurendahkan marwahnya.
Namun tau sendiri'dizaman sekarang banyak wanita yang rela merendahkan dirinya pada laki-laki yang mereka incar atau lebih tepatnya laki-laki tampan nan kaya seperti diriku.
Bukannya aku bangga''. tapi yang aku katakan adalah kenyataan.
Berkali-kali aku memukuli stir mobil untuk mengusir hatiku yang rasanya membeku penuh penyesalan.
Entah kenapa dimataku selalu tergiang-giang air matanya yang tumpah saat diriku mengecup lembut keningnya.
Entah setan dari mana yang merasuk diriku hingga aku kalap dan melakukan hal bodoh seperti tadi.
''Fer kita mau kemana''?.
🌹🌹🌹🌹
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Makaseh.🥰🥰🥰
__ADS_1
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.