
''Lho kenapa Ki"?.. lho suka sama laki-laki aneh tadi''?.Anin langsung bertanya setelah dirinya mendaratkan bokongnya dikursi tepat disebelah Kiara.
''Ogah mah' gua sama yang begituan''.
''Yakin''?.berbicara sambil menatap Kiara lekat.
''Hem''.
''Ya sudah kalau gitu,oh iya gue kesini cuman mau bahas sesuatu''.
''Apa''?.
''Tadi pagi ada yang datang ketoko pusat
untuk menawarkan kerja sama''.
''Kerja sama apa''?.Kiara bertanya dengan wajah Oonnya.
''Kerja sama dengan Mall ciputra. mereka meminta toko kue kita untuk menjadi pemasok di mall mereka''.
''Wahh keren tu''.Kiara berbicara dengan nada antusiasi.
''Menurut lho gue terima atau ngak ya''?.
''Terima aja Nin, kan lunayan bisa menambah penghasilan dan siapa tau dengan kerja sama ini usaha lho makin besar dan berkembang''.
''Iya juga ya''?.
''Lagian ngak rugi juga lho kerja sama mereka. toh sama -sama untung''.
''Tapi jujur gue kurang berani,takutnya kue buatan gue ngak enak''.Anin berbicara dengan nada lesu.
''Ya ampun Nin' mereka berani menawarkan kerja sama'sama lho itu artinya mereka itu udah tau rasa kue lho tu enak dan punya daya jual yang tinggi''.Jelas Kiara dengan penuh penekanan.
Greget juga dirinya melihat kepolosan anin yang terkesan Oon menurut Kiara.
''He..he..maaf kue khilaf''.celetuknya sambil nyengir.
''Khilaf atau Oon''?.
__ADS_1
''Idih gue ngak Oon ya tapi beloon''.
''Ha..ha''..keduanya akhirnya tertawa lepas.
''Sama aja goblok''.celetuk Kiara setelah berhasil mengontrol tawanya.
''Balik yuk udah sore''?.
''Gue tutup toko dulu''.Kiara berbicara sambil berdiri dari duduknya.
''Gue bantu''.
''Ok ayo''.akhirnya kedua wanita itu bersama-sama menutup toko kue.karna kebetulan sudah hampir pukul enam sore.
Anin dan Kiara masuk kedalam mobil dan mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.sambil bercerita ini dan itu.
*****
''Mama''.saat sampai didepan rumah Aulia langsung berlari menghampiri Anin dan memeluk Mamanya dengan erat.
''Kenapa sayang''?.
''Idih lebai''.Fero langsung mencibir.
''Biarin''.Aulia bebicara sambil menjulurkan lidahnya kepada sang adik.membuat Anin tersenyum gemes melihat anak-anaknya.
Meskipun mereka terlahir dari ayah yang bebeda namun Anin besukur anak-anaknya tetap saling menyayangi satu dengan yang lainnya.bahkan mereka tak pernah mengungkit atau pun mengatakan yang menyakiti hati putra bungsunya itu.
''Ya..ya..ya..anak Mama".Fero berbicara sambil mengangguk-anggukan kepalanya.kemudian kembali bersuara.
"Tapi udah mulai pacaran Kakak tu Ma''.
Mendengar ucapan adiknya mata Aulia langsung melotot.
Namun yang ditatap cuek seperti sedang tidak ada salah.
''Siapa pacar dia''?.bukan Anin yang bertanya melainkan Ken.yang baru saja melangkah menuruni tangga.
''Itu ayah kera disekolah''.ya ampun Fero ada ya kera sekolah"?.outhor ikut pusing.ππ
__ADS_1
Mendengar ucapa adiknya Ken menaikkan sebelah alisnya binggung.
Sementara Aulia kini sudah menatap adiknya dengan wajah permusuhan.
"Sabar Kak , pacar Kakak emang mirip kera rambutnya kuning panjang lagi".
"Tapi itu kan keran".
"Eh Nin ini ada yang nelfon lu".akhirnya perdebatan unfaedah ketiga bocah ABG itu usai. saat Kiara datang sambil menyodorkan gawai miliknya kepada Anin.
"Siapa"?.Anin bertanya dengan wajah heran. siapa yang menelfon dirinya melalui Kiara"?.. bukankah bisa langsung melalui dirinya"?.
"Hem..lu tanya aja".Lirih Kiara cuek sambil ngacir menuju kamar miliknya.
π₯π₯π₯π₯
π±"Hallo ini siapa ya"?.
π±Ini gue pemilik mobil yang tadi sore lu tabrak".
π±"Oh..ada apa ya"?.sepertinya wanita yang satu ini sudah lupa sama janjinya yang akan keluar dengan laki-laki aneh yang mobilnya iya tabrak tadi sore.
π±"Lah'..kan lu udah janji mau makan malam ama gua".
π±Oh..harus banget ya"?.malas sekali rasanya Anin harus keluar malam-malam sama laki-laki lagi.
π±Ya iya lah gue jemput lho sekarang.oh iya kirim alamat lho".
"Eh..tunggu".,aduh malah dimatiin lagi".Anin mengerutu pelan namun detik berikutnya iya melangkah menuju kamarnya.
"Aduh gue pergi ngak ya"?.
π₯π₯π₯
Lah gimana tu Nin pegi ngak"?..
Mohon dukung outhor plis like vote hadiah and komen gratis kok.πππ
Tbc.
__ADS_1