
''Fer tunggu sebentar''?.
Saat Fero sudah Checkout dan mulai beranjak pergi dari hotel tepat pukul delapan pagi itu, tiba-tiba saja ada seseorang yang memangil dirinya membuat laki-laki itu seketika menoleh diikuti Edo dan Andri.
''Alin''?.gumam laki-laki itu lirih.kemudian spontan berbalik kembali dan melangkah pergi.
''Fer kumohon dengarkan aku''!!.pinta wanita itu dengan nada memelas.
''Fer saran gue lebih baik lu selesaikan dulu masalah lu dengannya''.pinta Andri yang merasa risih diikuti terus oleh Alin.
''Iya Fer,saran gue juga gitu sih,karna gue lihat kayaknya dia mau bicara serius sama lu''.Edo menimpali membuat Fero sekatika menghentikan langkahnya.
''Kau mau bicara apa''?.tanya laki-laki itu dengan wajah dingin.
''Boleh kita duduk disana sebentar''.Alin menunjuk kursi yang ada ditaman yang tak jauh dari hotel.
Tampa menjawab Fero langsung melangkah menuju taman hotel yang ditunjuk Alin.
Alin hanya mengikuti Fero dari belakang dengan perasaan tak menentu,ingin rasanya wanita itu memeluk laki-laki yang dulu benar-benar mencintai dirinya namun sekarang melihat sikap dan perilaku Fero yang dingin dan cuek entah mengapa hatinya mengatakan jika sekarang Fero sudah berubah,laki-laki itu sudah tidak seperti dulu lagi.
''Apa yang ingin kau bicarakan''?.saat sampai ditaman hotel Fero sama sekali tidak duduk, laki-laki itu hanya berdiri saja dengan tatapan lurus kedepan.
''Aku hanya ingin meminta maaf padamu''?.lirih Alin berbicara,kepala wanita itu menunduk sedih.
''Untuk''?.tanya Fero masih tak mau duduk disebelah Alin yang kini sudah mulai terisak.
''Untuk semuanya''.
''Itu semua sudah berlalu,lagian aku sudah melupakan semuanya''.
''Tapi Mama sudah merestui hubungan kita Fer''.Alin berbicara dengan penuh semangat.
Fero yang sudah mulai melangkah pergi seketika menoleh dan spontan menghentikan langkahnya.
''Semuanya sudah berlalu,lagi pula bukankah kau sudah menikah''?.laki-laki itu bertanya tampa menoleh,sejurus kemudian Fero kembali melanjutkan langkahnya.
''Aku sudah berpisah dengan suamiku Fer''.ku harap kita bisa seperti dulu lagi''.jerit Alin dengan harapan yang besar,wanita itu benar-benar masih berharap jika Fero masih mau bersamanya dan benar-benar masih mencintai dirinya.karna sunguh hingga saat ini Alin masih benar-benar mencintai Fero.
''Ayo pulang''.tampa menjawab perkataan Alin Faro langsung melangkah pergi meninggalkan wanita itu dan pergi menuju dimana mobil miliknya terparkir.
''Udah selesai''?.tanya Andri yang dijawab Fero dengan angukan.
''Dia bicara apa sama lho''?.kayanya dia masih berharap banget sama lho Fer''?.Edo juga ikut menimpali.
''Ayo pulang''.tampa menjawab pertanyaan Edo Fero langsung masuk kedalam mobil diikuti kedua sahabatnya.
Sepanjang perjalana pulang sudah tak ada lagi perdebatan seperti saat pertama mereka berangkat kemaren.
Kali ini Fero sibuk dengan pikirannya, sementara Edo sibuk dengan smartphone miliknya dan Andri kini laki-laki itu sudah terlelap dalam tidurnya.
Tepat pukul enam sore mobil yang Fero kendarai sudah memasuki gerbang rumah Rey,kali ini ketiga pemuda itu hanya berhenti sebentar untuk makan dirumah makan padang kemaren,karna Edo yang meminta laki-laki itu benar-benar menyukai rasa masakan yang ada disana.
''Wah rame banget orang dirumah lu Fer''?.tanya Edo yang baru saja keluar dari mobil.
''Iya memangnya keluarga lu berasal dari mana saja Fer''?.Andri menimpali.
''Ngak tau''.jawab Fero singkat.kakinya terus melangkah memasuki rumah.
''Sudah pulang Nak''?.tanya Anin yang melangkah mendekati putra bungsunya itu.
''Iya Ma''.Fero menjawab sambil menyalami tangan Mamanya diikuti Andri dan Edo.
__ADS_1
''Ayo masuk kalian pasti capek''.
''Ngak usah Tante, kita mau pulang dulu''.jawab Andri yang dianguki Edo, karna kebetulan keduanya sudah sangat lelah dan ingin segera beristirahat.
''Kok buru-buru''?.ngak masuk dulu''?.
''Ngak usah Tante,kita permisi dulu,salam sama Om''?.
''Iya,hati-hati ya''?.oh ya makasih udah nemanin Fero''?.
''Iya Tante santai aja''.Edo berbicara dengan senyum maut khas miliknya,membuat Andri dengan cepat menyikut lengan pemuda selengean itu.
''Fer kita cabut dulu''!!.
''Iya hati-hati''.
Setelah memastikan mobil Andri meleset jauh Fero dengan cepat melangkah memasuki rumah tampa sepatah katapun membuat Anin menatapnya heran.
''Dia kenapa Ma''?.entah sejak kapan Ken berdiri dibelang Anin membuat wanita paruh baya itu tersentak karna terkejut.
''Eh Mama kaget maafin Ken Ma''?.pintanya dengan nada menyesal.
''Ngak kok sayang,Mama cuman ngak nyadar kalau kamu ada disini''.
''Adek kenapa Ma''?.
''Ngak tau Mama juga heran,waktu pergi kekota K dia kayak yang seneng banget. pas pulang,eh''!. kayak pakaian ngak disetrika, kusut banget''.
''Memangnya Fero ngatarin undangan untuk siapa kekota K Ma''?.
''Om Fildan''.
''Om Fildan''??.Ken terlihat seperti berpikir''Bukannya Om Fildan itu Papanya Ayli''.tanya Ken setelah berhasil mengingat.
''Oh''.kayanya ada sesuatu yang terjadi Ma,buktinya Adek sampai muram gitu''.
''Mama juga ngak tau,coba kamu tanya sana sama dia''.
''Sulit Ma,Fero ngak akan mau cerita''.
''Iya juga sih''.Anin tau bagai mana sifat putra bunsunya itu,Fero tak akan mau berbagi jika dirinya punya masalah.
Laki-laki itu lebih senang menyimpannya sendiri meskipin menyakitkan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dikota K.
Sudah sejak tadi malam Ayli merasa gelisah.entah kenapa hatinya benar-benar menyesal sudah berbicara kasar pada Fero tadi malam.
''Kemana dia menginap tadi malam''?.giamam Ayli yang sekarang sedang duduk dikantin kampus.
''Ai''??.
''Eh''!!.tepukan dipundak membuat wanita cantik itu seketika mendongak.
''Lu ngapin sih dari tadi melamun mulu''?.kesal wanita manis itu yang merasa dicuekin Ayli sejak tadi.
''Ngak ada''.menjawab sambil menyantap bakso yang sudah iya pesan sejak tadi.
''Ck''.gue ini sahabat lu buka sih''?.Alisa jelas kesal,karna selama berteman dengan dirinya Ayli sama sekali tidak bernah bercerita tentang apa pun yang menyangkut tentangnya apa lagi masalah pribadinya.
__ADS_1
''Lu sahabat gue''.Ayli menjawab sambil tetap menyantap bakso miliknya.
''Kalau gue sahabat lu,ya''?. cerita kali Ai''.
''Lain kali gue akan cerita Lis''.ya sudah yuk masuk''!!.
''Elah lu selalu aja begitu''.kesalnya namun tak hayal Alisa juga ikut bangkit berdiri dan melangkah mengikuti Ayli menuju kelas.
''Ayli''?.Ayli segera menoleh saat seseorang memangil dirinya.
''Alex''??.gumamnya lirih saat melihat Alex,Jo dan Emile melangkah mendekatinya.
''Dia kan adik kelas kita''.tunjuk Alisa pada ketiga pemuda yang kini sedang melangkah mendekati mereka.
''Iya''.
''Lho kenal mereka''?.
''Hem''.
''Kenal ngak''?.kesalnya karna Ayli hanya menjawab dengan gumaman yang sama sekali tidak iya mengerti.
''Iya kenal,yang satunya saudara gue''.
''Yang mana''?.
''Yang pakai kemeja hitam''.
''What''?.yang tampan itu''?.
''Iya''.
''Wah lu jahat banget ya''?.kenapa ngak dikenalin kegue sejak kemaren''?.
''Lu kan ngak pernah minta''.balas Ayli santai.
''Kalian mau kemana''?.tanya Emile setelah Alisa dan Ayli ada didepan mereka.
''Mau kekelas''.
''Buru-buru amat''?.Jo menimpali.
''Lah ngapain masih dikantin kan udah selesai makan''.
''Kesana lagi yuk''?.tampa menunggu jawaban Ayli,Emile dengan cepat merangkul pundak Kakak sepupunya itu dan menariknya kembali menuju kantin.
''Apa-an sih Miel''?.orang-orang pada ngeliatin tau ngak''?.
''Biarin aja bodo amat''.jawab Emile santai sambil membawa Ayli duduk dan sesaat kemudian dirinya juga ikut duduk.
Sementara Alisa''?.wanita itu hanya mampu diam ditempatnya berdiri,dirinya benar-benar tidak menyangka jika Ayli mempunyai saudara setampan itu''?.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
''Pa Ai boleh ikut kejakarta ngak''?.
💥💥💥💥
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Yuk mampir dinovel baru outhor.👇👇👇
__ADS_1
Tbc.