
Rey terus memacu mobilnya mengikuti mobil Anin yang melaju dengan kecepatan diatas rata-rata.bagi Anin dal Rey memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi itu bukanlah hal yang sulit. mengingat Rey adalah mantan Bos mafia. sementara Anin seorang gadis tomboy yang hobi balapan motor.
"Shitt''.
'' Bagsat kamu".Rey langsung mengumpat saat melihat Anin langsung memeluk seorang laki-laki yang sangat Rey kenal.
Perlahan kakinya turun dari mobil dan melangkah dengan cepat menuju dimana Anin dan laki-laki itu berada.
"Buk".
Satu pukulan Rey layangkan untuk laki-laki yang tega membohonginya.
"Aaaarrrrggg".
"Aaawww".Anin langsung menjerit saat melihat Rey langsung menghajar wajah laki-laki yang menjedi temannya akhir-akhir ini.
"Lho".Elo menunjuk Rey dengan wajah tak percaya.kenapa bisa mantan Bosnya itu ada disini.
"Iya gue kenapa lho kaget"?.jawab Rey sambil tersenyum sinis.
"Cih kau selalu melihat bagai mana aku mencari Anin.lalu dengan teganya kau menikamku dari belakang".Rey berbicara dengan penuh emosi.
Sementara Elo dan Anin menatap semuanya dengan wajah yang bebeda.
__ADS_1
Jika Elo menatap Rey dengan wajah terkejut karna dirinya tidak tau jika yang dicari Sahabatnya itu adalah wanita yang beberapa bulan ini iya dekati.
Sementara Anin menatap keduanya dengan wajah heran. iya tidak menyangka jika Al dan Elo saling mengenal.
"Maaf Rey gue ngak tau jika dia wanita yang lho cari"jelasnya bersungguh-sungguh karna itu lah kenyataan yang sebenarnya.
"Cih kau sengaja mau menikam gue dari belakang"?.Rey tersenyum sinis sambil menatap Elo sekilas.
"Rey apa maksunya ini"?.Anin menatap Elo dan Al bergantian
"Biar aku jelaskan sayang, dengarkan aku".Rey mencoba untuk meraih tagan Anin.
Namun dengan cepat wanita itu mengangkat tagannya.kemudian kembali berbicara.
''Sayang''.Rey langsung berlari menyusul Anin.
Sementara Kiara yang melihat itu semua hanya menatapnya dengan tatapan heran.pasalnya iya sangat mengenal siapa laki-laki yang kini sedang mengejar Bos sekaligus sahabatnya itu.
Pemilik mall yang iya kagumi ketampanannya beberapa bulan ini. namun hatinya selalu merasa aneh saat melihat wajah pemilik Mall yang katanya bernama Rey itu sangat mirip dengan Fero anak dari bos alsekaligus sahabatnya.
Itu juga lah alasan Kiara meminta Anin untuk pergi mengambil uang kue untuk bulan ini.dan akhirnya pertanyaannya selama beberapa bulan ini mulai terjawab.ternyata Anin dan Rey memang ada hubungan.
Mungkin kah Rey adalah Papa dari Fero"?.entah lah Kiara tak ingin berpikir terlalu jauh dulu.iya hanya berharap Anin segera mendapatkan kebahagiaan.iya sungguh sangat kasihan melihat Anin yang berjuang sendiri untuk membesarkan anak-anaknya tampa bantuan orang lain.
__ADS_1
Iya juga tau selama ini Anin sedih dan terpuruk.namun wanita itu tetap mencoba untuk tegar meskipun itu menyakitkan.
Sementara Rey kini sedang berdiri didepan pintu ruagaan Anin sambil mengedor-gedor pintu.berharap wanita yang ada didalam mau membukannya.
''Sayang buka pintunya. Dri ku mohon,dengarkan penjelasanku dulu Dri plis".tak ada jawaban hanya isak tangis Anin yang terdengar dari luar membuat hati seorang Rey semakin tercabik pedih.
"Sayang tolong jagan seperti ini, kasih aku kesempatan untuk menjelaskan semuanya. Dri ku mohon".berkali-kali kata mohon iya ucapkan namun Anin tetap tak bergeming.
''Jika kau tidak mau membukanya maka pintu ini akan ku dobrak''.
💞-💞-💞-💞
Lah Babang Rey main kasar.
Yuk kak bantu dukung outhor biar lebi semagat updet lagi.
Like vote hadiah and komen.
Makasih
Bay...bay...🥰🥰🥰
Tbc.
__ADS_1