
''Sayang buka pintunya kalau tidak aku dobrak''.tetap hening.
Rey berkali-kali mengusap wajahnya kasar. iya paham betul sifat Anin sangat susah untuk ditaklukan apa lagi dirinya banyak menorehkan luka dihati wanita itu.
''Satu". terpaksa Rey mengambil keputusan ini, jika tidak iya akan kehilagan wanita keras kepala ini lagi.Rey tak mau itu.
''Dua''.tetap diam.bahkan didalam masih terdengar suara isak tangis.
''Dua setengan''.Rey sudah mundur sambil mengambil ancang-ancang.
''Ti''.
''Krek''.
Hitungan ketiga langsung Rey telan kembali. pasalnya pintu sudah terbuka bersamaan dengan munculnya Anin dengan wajah yang sembab.
Perlahan kaki Rey melangkah mendekati Anin namun langkahnya terhenti saat mendengarkan suara tak bersahabat yang keluar dari mulit seorang Anindri.
''Pergilah. aku tak ingin melihat wajahmu lagi''.Anin berbicara dengan nada tak sukanya tampa menatap wajah sendu Rey bahkan mata laki-laki itu kini sudah mulai berkaca-kaca.
''Bruk''.
''Apa yang kau lakukan''?.Anin langsung terkejut saat melihat Rey langsung berlimpuh didepannya, persis seperti seorang anak yang meminta ampun kepada ibunya.
Bahkan kepala laki-laki itu tertunduk namun detik berikutnya Rey mulai terisak.
Biarlah dirinya dianggap pucundang atau apalah yang penting iya tak lagi kehilagan Anin. iya bisa mati jika sampai itu semua terjadi.sudah cukup penderitaannya selama sepuluh tahun belakangan, iya tak mau lagi itu terjadi.Rey ingin menghabiskan masa tuanya bersama wanita yang iya cintai.
''Kumohon sayang dengarkan aku''.lirihnya masih terus terisak.
__ADS_1
Elo bahkan sampai mengaga tak percaya melihat seorang Rey berlimpuh dan menangis seperti ini didepan seorang wanita.sungguh tidak masuk akal.
Sementara Kiara hanya diam terpaku ditempatnya berdiri dan ikut meneteskan air mata melihat apa yang ada didepan matanya.
Sungguh iya bisa melihat tatapan Rey yang menatap Anin dengan penuh cinta.Kiara juga yakin pasti Rey punya alasan yang kuat hinga iya sampai meninggalkan Anin pada saat wanita itu sedang mengandung benih darinya.
''Berdirilah Al ''.pinta Anin dengan nada dingin.
''Tidak aku akan berdiri jika kau mau memaafkan ku''.kekehnya sambil tetap berlimpuh.
''Ya sudah kau begitu saja sampai kau lelah''.Anin berbicara sambil beranjak pergi.
''Dri kumohon dengarkan aku sayang''.
Anin tak bergeming iya tetap melangkah dan meleset jauh mengunakan mobil.
Kali ini Rey tak lagi mengejarnya iya hanya membiarkan wanita itu pergi.mungkin Anin butuh waktu untuk sendiri.iya bertekat akan setiap hari mendatangi wanita itu disini meskipun Anin membencinya.namun Rey akan tetap berjuang sampai iya mendapatkan kepercayaan wanita itu kembali.
"Boleh aku meminta nomor Anin"?.Rey bertanya dengan wajah sendu dan mata yang masih memerah.
"Tapi"?.Kiara merasa tak punya hak untuk memberikan nomor sahabatnya kepada sembarang orang.
"Kumohon".pinta Rey dengan nada memelas.
''Ya baik lah ''.akhinya dengan terpaksa Kiara memberikan nomor ponsel milik Anin.
''Terimakasih''.
''Iya sama -sama''.setelah mengatakan itu semua Rey langsung melangkah keluar toko dan meleset pergi menggunakan mobil sport miliknya.
__ADS_1
Sementara Elo masih berdiam diri disana. iya merasa benar-benar tak enak hati pada Rey, iya benar-benar tidak tau jika Anin adalah wanita yang sering diceritakan Rey selama ini.
Berkali-kali Elo mengelengkan kepalanya memikirkan ini semua.ternyata dunia.m begitu sempit hinga dirinya mencintai orang yang sama dengan mantan bosnya itu.
Hampir lima belas menit Elo berperang dengan pikirannya sendiri kemudian dengan langkah gontai iya melangkah memasuki mobil dan meleset pergi dari sana.tampa mengucapkan sepatah katapun pada Kiara.
Kiara yang melihat itu semua hanya geleng-geleng kepala lalu bergumam.
"Haduh cinta segi empat".celetuk Kiara sambil tersenyum.
💞-💞-💞-💞-💞
Saat sampai diApartemen Elo langsung melangkah menyusuri kolidor menuju Apartemen milik Rey.
Tagannya terulur untuk menekan password pintu Apartemen milik Rey.
''Kok ngak bisa''?.lirihnya karna berkali-kali dirinya menekan password pintu namun tetap tidak bisa.
''Apa Rey mengantinya''?.lirihnya pelan sambil menekan bel pintu.
''Rey buka pintunya''.
💞💞💞💞💞
Jagan lupa dukung outhor supaya lebih semagat updet lagi like vote hadiah and komen.
makasih
Bay...bay...🥰🥰🥰
__ADS_1
Tbc.