
Mata Angkasa melotot sedangkan Salma terpekik gembira setelah sempat terkejut dengan sambutan meriah dari karyawan wanita Asa Production, yang menyambut mereka begitu Angkasa membuka pintu ruang kerjanya.
"Sehat Ibu dan calon bayinyaaa .... " Satu persatu karyawan wanita mendatangi Salma lalu memeluk tubuhnya.
"Apa ini?" bisik Angkasa dengan mata membesar pada Emran yang berdiri di belakangnya.
"Pegawai wanita ingin membuat acara kejutan baby shower untuk Bu Salma," ucap Emran dengan senyum lebar melihat Ibu Bosnya dikerumuni oleh karyawan wanita Asa Production.
"Acara apa itu, baby shower? anak aja belum lahir kok sudah mau dimandikan," gerutu Angkasa sembari berjalan ke arah meja kerjanya.
"Ini acara untuk ibunya, bukan untuk bayinya. Katanya biar ibu hamil siap dan bahagia mendekati masa persalinannya," ujar Emran.
"Tahu apa kamu, punya pacar aja belum." Angkasa mencebikkan bibir mengejek Emran.
__ADS_1
"Aku ga pakai pacaran langsung bawa ke KUA. Kumpulannya sama artis, tapi baby shower aja ga tahu," balas Emran.
"Pastikan mereka tidak berlama-lama haha hihi di ruanganku, setelah ini mereka harus segera kembali ke ruangannya masing-masing," ucap Angkasa tegas namun setengah berbisik agar para karyawan wanitanya tidak mendengar.
"Pak, mari naik ke rooftop." Baru saja ia selesai berbicara dengan Emran, salah seorang karyawan wanita mendekati Angkasa.
"Mau ngapain di atas sana?" tanya Angkasa menatap bingung pada kumpulan wanita yang sudah menggiring istrinya keluar dari ruangan.
"Karyawan lainnya sudah menunggu di atas, Pak. Kami ingin buat acara kejutan kecil-kecilan untuk Bu Salma," ujar karyawati itu.
"Belum, Pak tadi kami hanya menjemput Bu Salma. Karyawan yang lainnya sudah menunggu dan sedang mempersiapkan acara di atas. Mari, Pak kami tunggu di rooftop." Pegawai itu menunduk sopan dan langsung menyusul kawannya naik ke atas.
"Apa-apaan ini, Emran? ini jam kerja loh. Kamu kok ga bilang dulu mau adakan acara ini? Pantes Salma diminta ikut ke kantor, alasannya ada yang mau ditandatangani. Jam kerja terpotong, berdampak pada produktivitas bisa ikut menurun. Apa kamu tidak bisa mencari hari atau waktu lain? lagian acara apa sih ini, baby-baby shower segala." Angkasa terus mengomel pada Emran di sepanjang lift yang membawa mereka berdua naik ke atas.
__ADS_1
"Bukan aku yang merancang acara ini, Asa. Mereka kaum hawa yang kompak buat acara kejutan untuk istrimu. Hargailah," ucap Emran gemas.
"Pokoknya, aku tidak mau acara ini berlangsung lama. Tidak tahu bagaimana caranya, kamu harus bisa membuat acara nanti dipersingkat dan mereka segera kembali bekerja. Ingat, deadline untuk program televisi dengan bintang tamu luar sudah mepet." Angkasa masih terus mencurahkan rasa kesalnya pada Emran.
Namun begitu pintu lift terbuka dan ia melihat bagaimana acara untuk istrinya dibuat dengan persiapan yang sangat matang, mulutnya mengatup.
Dua buah meja panjang penuh berisi macam-macam makanan dan kue. Hiasan bunga serta balon dengan warna merah muda serta biru memenuhi rooftop yang biasanya gersang. Alunan musik yang dimainkan secara langsung dari band favorite Salma terdengar dari atas panggung kecil.
Emosi Angkasa semakin meredup melihat wajah istrinya berbinar bahagia, saat menerima ucapan selamat dan kado dari karyawan wanita yang mengelilinginya.
"Mau dibubarkan sekarang acaranya, Bos?" bisik Emran.
...❤️🤍...
__ADS_1
lanjut siangan nanti ada lagi ya 🙏