Anak Jenius Mom Sita

Anak Jenius Mom Sita
BONCHAP 11. Semuanya Tidak Sederhana


__ADS_3

Dani yang melihat keadaan Kai begitu lemah sangat sedih. Baru kali ini dia melihat putranya berada di ranjang rumah sakit. Hatinya seakan teriris. Dani yang selalu tahu kondisi Kai melalui Rama langsung meninggalkan semua pekerjaan dan berlari menuju rumah sakit. 


" O c'mon dad. I'm ok. Don't be sad. Ma… Apa mama tidak bisa menyuruh daddy untuk berhenti menangis."


Kai memang memanggil istri Dani dengan sebutan mama. Ya, Dani menikah 1 tahun yang lalu setelah perjuangan sang istri menaklukkan hati Dani selama 2,5 tahun lamanya. Seruni yang memang telah jatuh cinta pada Dani itu tidak pantang menyerah meski ditolak oleh Dani berkali kali.


Dani memang menangis sedari masuk dan melihat bahu kai yang diperban. Bahkan ia menangis sampai sesenggukan.


" Mas… sudah jangan menangis lagi. Apa kamu tidak malu begitu."


Dani pun mengusap matanya, mencoba untuk tidak lagi menangis. Ia pun kembali mengusap luka Kai yang diperban tersebut.


" Maafin daddy ya nak. Daddy tidak bisa melindungi mu."


" Stopped Dad. Ini hanya kecelakaan biasa. Aku terjatuh saat bersama sama temanku berlatih karate di kampus, dan pas banget kena bahu kanan ku. Istilah nya dislokasi tulang lah."


Kai terpaksa berbohong, ia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya kepada Dani. Dani pun percaya dengan setiap yang diucapkan Kai.


" Baiklah… baiklah… lalu sekarang apa yang kau rasakan."


" Tidak ada dad… sekarang aku sudah merasa jauh lebih baik, jadi jangan terlalu khawatir. Oh iya bagaimana kabar opa dan oma mah?"


" Mereka baik Kai. Sekarang mereka sedang liburan ke LN jadi tidak bisa menjenguk mu. Mereka sangat menyesal mengenai itu."


Seruni menjelaskan kepada putra sambungnya itu. Meskipun baru setahun menikah dengan Dani, Seruni bisa dikatakan cepat akrab juga dengan Kai. Awalnya seruni terkejut melihat Kai sudah berkuliah. Tapi setelah dijelaskan Seruni malah bangga dengan putra sambungnya itu.


Sebenarnya bukan hanya seruni yang terkejut. Dani, oma dan opa pun terkejut dengan status pendidikan Kai yang di luar nalar mereka. Eyang Hardi dan Eyang Ayu yang memutuskan tinggal di kota S setelah usia si kembar setahun pun dibuat terkejut juga. 


Meskipun begitu mereka sungguh sangat bangga dengan prestasi yang ditorehkan Kai. Semua mendukung setiap keputusan yang diambil oleh cucu mereka selama itu positif, baik, dan Kai senang melakukannya. Intinya asalkan Kai tidak merasa tertekan dnegan pencapaiannya ini maka semua keluarga akan mendukungnya.


" Apa Daddy dan mama tidak sedang sibuk?"


" Tidak boy, ayah sudah selesai bekerja dan mama mu juga lagi senggang di kantornya."


Dani berbohong, pasalnya tadi dia buru buru meninggalkan kantor, padahal sedang ada rapat penting. Dani pun melimpahkan semuanya kepada asistennya, Anton.


" Ooh… terus kapan aku bakalan dapat adik dari daddy dan mama."


Dani dan Seruni saling pandang. Mereka bingung bagaimana mengatakan kepada Kai tentang permasalahan ini. Sebenarnya Seruni memiliki miom di rahimnya, dan saat ini sedang melakukan perawatan. Namun baik seruni maupun Dani sepakat untuk merahasiakan ini dari Kai.


" Ehmmm itu… tahun depan … ya mungkin tahun depan.. Soalnya mama lagi banyak banget pekerjaan. Jadi sepertinya tahun depan baru mau program hamil… ya kan mas."


" Iya sayang. Kami berdua masih sangat sibuk."

__ADS_1


" Benarkah, apa tidak ada yang kalian sembunyikan dari ku." Kai memicingkan matanya.


Seruni menggeleng pelan diikuti oleh Dani juga.


" Baiklah kalau begitu. Aku harap memang seperti itu keadaannya."


 Kai merasa curiga dengan ekspresi Seruni. Kai yakin ada hal yang disembunyikan oleh kedua orang tuanya itu. Ya…Kai kini memiliki 2 ibu dan 2 ayah. Dia tidak pernah merasa canggung jika ada yang tahu tentang keluarganya. Malah ia merasa bangga, pasalnya keempat orang tuanya itu sangat menyayanginya. Tentunya dengan cara yang berbeda beda.


Dia memperlihatkan bahwa keluarga yang awalnya tidak utuh kini semuanya menjadi bahagia meski banyak rintangan yang dihadapi. Dan sebagain anak, Kai menunjukkan hasil positif bahkan luar biasa untuk keluarganya terutama untuk dirinya sendiri.


🍀🍀🍀


Jerry mulai menyelidiki dimana panti asuhan tempat Sita dibesarkan. Pertama dia harus mengunjungi universitas Sita terlebih dahulu, lalu ke sma, smp, dan terakhir sd. 


Jerry merunut satu satu tempat dimana Sita bersekolah. Hal tersebut dilakukan karena data yang didapat banyak sekali yang tersembunyi kan. Beruntung pihak sekolah universitas dan sekolah mau memberikan data pribadi Sita dengan alasan ayah kandung Sita baru saja menemukan Sita dan ingin menemui yayasan panti asuhan untuk berterima kasih.


Kini Jerry telah mengantongi sebuah nama yayasan panti asuhan yang terletak di kota B. Ia pun segera melajukan mobilnya ketempat tujuan.


Yayasan panti asuhan Sinar Terang, semoga aku menemukan sebuah fakta di sana.


Jerry terus mengemudikan mobilnya dengan fokus, namun tanpa disadari ada sebuah mobil yang mengikutinya sedari tadi.


" Apakah kau mendapatkannya?"


" Iya nyonya. Jerry menuju ke kota B nyonya. Saya rasa dia mendapatkan apa yang dicari."


" Baik nyonya laksanakan."


Seseorang yang mengikuti Jerry itu tengah berbincang di telepon. Tampaknya orang tersebut mengenal Jerry dan mengetahui tujuan Jerry datang ke kota B ini.


Jerry yang masih belum sadar bahwa dirinya diikuti terlihat begitu santai hingga ia berhenti di sebuah pengisian bahan bakar. Dia merasa ada gelagat aneh dari salah satu mobil. Ia menyadari ada sebuah mobil yang ikut berbelok ke pom bensin namun tidak mengisi bensin.


Kecurigaan Jerry semakin kuat saat mobil itu buru buru menyusulnya ketika dia pergi setelah mengisi bensin.


" Mobil itu aneh, sepertinya dia mengikuti ku."


Jerry bermonolog. Tidak mau nanti terjadi apa apa, Jerry pun menelpon Ernest dan melaporkan hal tersebut pada tuannya.


" Hallo tuan…"


" Kenapa Jer… apa sudah ketemu tempatnya."


" Belum tuan… Saya sedang dalam perjalanan ke kota B tapi sepertinya saya diikuti tuan."

__ADS_1


" Apakah benar begitu? Jika benar, kamu tahu apa yang harus dilakukan bukan."


" Siap tuan… maaf sepertinya informasinya tidak akan cepat dapat sesuai rencana."


" Tidak apa apa Jer… yang penting keselamatanmu."


Ernest membuang nafasnya kasar. Sepertinya ia tahu siapa yang tengah mengikuti Jerry.


" Huft… pasti orang itu."


***


Di rumah sakit, Q kembali menemui Kai. Ia melaporkan tentang pergerakan Sir Alexander dan Jerry.


" Apa kau sudah tau hasilnya sun?"


" Ya sudah. Aku meretas cctv kamarnya. Dan fakta itu benar. Dia adalah ayah dari mommy ku berarti dia adalah kakekku. Q apa kau menempatkan orang untuk mengikuti Jerry?"


" Ya… Dan sebuah fakta mengejutkan. Ada orang yang menargetkan Jerry."


Kai mendengus, ia sudah menebak bahwa semua ini tidak sederhana. Jika Jerry yang hanya pencari fakta saja ditargetkan, bagaimana jika mereka mengetahui fakta mommy nya. Ini sungguh membuat Kai pusing.


" Q, aku ingin keselamatan Jerry jadi prioritas. Dan tolong tempatkan beberapa profesional untuk selalu melindungi mommy ku."


" Baiklah, sepertinya memang ini tidaklah mudah Sun."


" Ya… dan lagi lagi ini hanyalah semata mata karena harta dunia. Huft… manusia serakah. Bantu aku besok menemui Sir Alexander Q."


" Huft… kau memberiku tugas yang sulit, karena aku harus mengelabui suamiku."


Kai tertawa mendengar keluhan Q. Dia harus bisa menyelinap keluar dari rumah sakit untuk menemui kakeknya. Dan orang yang bisa melakukannya adalah Q.


" Kau tidak harus mengelabui suamimu, lebih baik merayunya saja hahaha."


" Diamlah Sun… kau memang menjengkelkan."


" Hahaha oke-oke aku minta maaf. Aku hanya butuh satu jam."


Q terdiam, ia memang harus bisa membantu Kai. Selama ini Kai sudah cukup besar berkontribusi dalam hidupnya. Dia tidak mungkin tidak peduli.


" Baiklah aku akan meminta bantuan suamiku agar kau bisa keluar rumah sakit selama satu jam."


Kai tersenyum, rasanya memang dia sudah sangat berhutang banyak dengan sahabat mafianya ini. Kai memang harus menemui Sir Alexander untuk membicarakannya mengenai apa yang telah terjadi dan akan terjadi. 

__ADS_1


Intinya Kai tidak ingin mommy nya merasa sakit hati ataupun terancam nyawanya. Selama beberapa tahun ini mereka sudah hidup cukup aman, nyaman, dan tenang. Kai tidak mau mengacaukan semua yang sudah berjalan sebagaimana mestinya.


TBC


__ADS_2