
Hay hay Readers.... Abang Kai is coming....
Masih anget nih heheheh
BAB I
Seorang pemuda yang memiliki tinggi tubuh 187 cm tengah berdiri di depan kaca jendela transparan di ruang kantor miliknya. Pandangan matanya lurus menatap ke depan, menyaksikan gedung-gedung tinggi yang berada di hadapannya. Sejenak ia menghembuskan nafasnya dengan berat. Seakan hatinya penuh sesak dengan beban.
Ya pemuda itu adalah Kai Bhumi Abinawa, seorang milyuner muda berusia 27 tahun yang sukses membawa perusahaan rintisannya semasa kuliah menjadi salah satu perusahaan keamanan cyber terbaik di negeri ini. Abinawa Defence of internet system Company atau yang biasa di sebut A-DIS Company sebuah perusahaan yang bergerak dalam keamanan sistem internet.
Perusahaan perusahaan besar banyak yang menggunakan jasanya. Mulai dari perusahaan milik ayahnya JD Grup, Dewa Corp Company (DCC), Star Building, hingga Linford Transportation. Tidak hanya itu, masih banyak pula perusahaan luar negri yang meminta jasa Kai dalam mengamankan sistem cyber milik mereka.
Selain menjadi CEO, Kai juga masih aktif dengan identitasnya yang lain sebagai Mr. Sun. Seorang hacker terkenal yang ditakuti intelejensi internasional. Padahal Mr. Sun sendiri tidak pernah melakukan tindakan pembobolan sistem kemanan cyber mereka.
Pundi pundi uang yang dapat dari menjadi hacker sebenarnya cukup untuk hidupnya. Namun Kai tetap membuat sebuah perusahaan untuk menampung para karyawan dan tentunya membuka lapangan pekerjaan.
Tok...tok...tok...
Pintu ruangan Kai diketuk oleh seseorang. Pria tersebut langsung saja masuk tanpa dipersilahkan terlebih dulu. Tampaknya ia memang sering melakukan hal itu mengingat Kai kadang sedikit acuh beberapa bulan ini terhadap pekerjaan.
" Bos... Ada tamu."
" Oh ayolah Luk... Jangan memanggilku begitu. Baik seperti biasa saja seperti masa kita kuliah dulu."
__ADS_1
" Ya baiklah baiklah. Kai ada tamu. Mari kita temui dulu."
" Apakah tidak bisa di pending Luk."
" No Kai. Tidka bisa lagi. Kau telah menolak mereka dua kali."
" Masa sih?"
Huft... Luki membuang nafasnya kasar. Bosnya ini memang agak rada rada. Kai jika merasa tengah lelah maka dia tidak akan mengingat hal hal penting. Bahkan beberapa klien lah yang sering menunggui Kai untuk bertemu. Beruntung mereka bersabar untuk bertemu CEO A-DIS tersebut. Karena memang mereka membutuhkan Kai untuk perusahaan mereka.
" Baiklah kau menang Luk untuk hari ini. Ayo kita temui tamu kita. Jangan biarkan mereka mau menunggu lama."
" Huft... Mereka sudah lama menunggumu bos." Gumam Luki pelan.
Kai dan Luki pun berjalan menuju ke ruang tapat.
" Guten Tag, setzen Sie sich bitte, Sir. Maaf sudah membuat anda semua menunggu lama."
" Kein Problem mein Herr, kami tau anda adalah orang yang sibuk. Maafkan kami selalu merepotkan anda."
Kai dan Luki melakukan pembicaraan bisnis dengan dua orang Jerman tersebut hingga dua jam lamanya.
Kini keduanya kembali ke ruang CEO setelah mengantarkan klien mereka pulang.
" Luk... Apa next schedule ku?"
__ADS_1
" Nggak ada sih. Hanya nanti malam ada acara dinner bersama perkumpulan pengusaha muda di Pandawa Resort."
" Hishh... Aku malas. Kau dan Mira saja yang datang. Baiklah aku pulang dulu ya kau handle lah sisa kerjaan di sini."
" Kau ini. Kai... Apa kau tidak takut aku akan mengkhianati mu?"
" Hahaha... Lakukanlah jika kau mau Luk. Jika kau benar mengkhianati ku maka aku akan tetap memaafkan mu. Jika kau membawa seluruh aset ku maka aku akan membiarkanmu. Bawalah semuanya pakailah sesukamu."
Kai berlalu sembari menepuk bahu asisten sekaligus sahabatnya itu.
Luki adalah teman semasa kuliah Kai. Awalnya Luki direkrut Kai karena Kai membutuhkan asisten untuk melakukan pekerjaannya. Namun lama kelamaan Kai yang berniat membuat sebuah perusahaan membutuhkan kecerdasan Luki dalam membantunya mengelola. Kai juga merekrut Mira teman sekelasnya di jurusan manajement. Mira di daulat Kai untuk mengatur semua yang ada di perusahaan.
Karena sering bersama maka tumbuhlah benih cinta antara Mira dan Luki. Mereka pun menikah 4 tahun yang lalu dan sudah dikaruniai satu putri.
Luki membuang nafasnya kasar mendengar ucapan bos nya itu sungguh Kai tidak ada kekhawatiran sedikitpun akan dirinya.
" Kai... Kai... Kau begitu percaya kepadaku. Aku selalu berharap aku bisa mendampingi mu hingga tua nanti."
Monggo untuk lebih kumplitnya langsung cuss ya ke sebelah.
Ini adalah karya ke 5 Author IAS. Mohon dkungannya ya untuk like, komen, subscribe, vote dan Rate nya.
My Billionare Hubby ini akan berpusat tentang cerita pribadi Kai. othor minta maaf jika nanti tidak sesuai dengan ekspektasi sahabat readers.
Dan Juga novel ini akan Slow Update... Jadi harap sabar ya dan silahkan membaca karya Othor yang lainnya.
__ADS_1
Terimakasih
Matursuwun