Belenggu Cinta Papa Angkatku

Belenggu Cinta Papa Angkatku
Bab 55. I'm still Virgin


__ADS_3

...๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ...


Tangan Aileen mulai membantu papa angkatnya untuk menurunkan celana piyama tidur itu. Namun Leon tiba-tiba diam saja dan membatu. Aileen heran melihatnya. Ada apa dengan pria itu?


"Pa...papa kenapa? Ayo pa...masuki aku!" pintanya pada sang papa angkat.


Namun tak kunjung ada jawaban dari Leon, dia malah menepis tangan Aileen dari celananya. Aileen yang sudah telanjang bulat itu keheranan dengan sikap Leon.


Bukankah barusan dia sudah sangat bergairah? Bahkan pria itu sudah bermain dengan jarinya didalam sana. Aileen mendekati Leon dan memeluk papanya dalam keadaan tanpa sehelai benang ditubuhnya.


"Pa...kenapa papa diem aja?"


"Hentikan ini Ai!" serka Leon lalu menepis tangan Aileen yang tadi memeluknya. Leon segera membalikkan badan dan ia mengambil piyama Aileen dilantai. Lalu kembali memasangkan piyama itu kata tubuh polos Aileen yang sudah tercemar dengan tanda merah di tubuhnya karena ulah Leon.


"Pa...apa Aileen ada buat salah?" tanya Aileen dengan wajah sedih. "Aileen minta maaf ya pa..."


Huh! Kenapa sih Papa tiba-tiba menghentikannya? Padahal aku ingin sekali merasakan bagaimana rasanya malam pertama. Keluh Aileen dalam hatinya.


"Tidak sayang, jangan minta maaf...papa yang seharusnya meminta maaf padamu. Papa terbawa nafsu dan keadaan... seharusnya Papa tidak melakukan ini. Papa sayang sama kamu, tulus...bukan karena nafsu. Tapi hari ini, Papa sudah kehilangan kendali dengan mencumbu kamu." lirih Leon merasa bersalah, namun Aileen malah kecewa dan sedih dengan permintaan maaf dari papanya itu.


"Pa...tapi aku siap kok kalau papa menginginkannya, papa jangan minta maaf begini dan merasa bersalah. Aku juga menginginkannya! Aku juga terbawa nafsu!"


Tangan kekar Leon sudah selesai memasangkan baju piyama Aileen, namun kini Aileen hanya memakai piyama saja dan belum pakai celana.


Sebenarnya tadi Leon memang sempat terbakar gairah dan berniat menerobos gawang Aileen. Namun tiba-tiba saja terlihat bayangan Mark dan Nabila yang mengatakan bahwa Aileen adalah putri mereka yang paling berharga dan harus dijaga dengan baik.


Jika Leon melanjutkan aktivitas haram barusan, bisa-bisa Leon bukan menjaga tapi merusaknya. Belum lagi prinsip yang selama ini ia jaga pastinya akan hancur.

__ADS_1


"Sayang, papa menginginkannya....tapi tidak sekarang. Papa tidak mau kita melakukannya sebelum menikah. Itu namanya merusakmu, setelah kita menikah, barulah kita lakukan hal itu bahkan lebih."Leon menjelaskan kepada Aileen alasan ia menghentikan kegiatan binalnya barusan.


"Ta-tapi pa, having seexx udah biasa diantara teman-temanku.Hanya aku saja yang masih virgin pah." cetus Aileen yang membuat Leon terkekeh.


"Ya itu bagus lah, Papa pasti akan jadi yang pertama untukmu. Lalu apa masalahnya?"


"Hem... teman-temanku sering mengejekku, mereka bilang aku belum dewasa karena belum merasakan surga dunia!" jelas gadis itu sambil mencebikkan bibirnya.


"Berarti teman-temanmu salah! Mereka tidak punya prinsip, having seexx untuk mereka hanya senang-senang saja kan? Mereka tak ada cinta sama sekali, tapi papa akan melakukannya karena cinta dan papa akan menjaga itu."


"Hem...tapi bagaimana dengan yang dibawah sana pah? Aku lihat masih tegang." kata Aileen dengan kedua mata terbuka melihat di celana papanya ada yang menjulang tegak. "Aku dengar dari teman-temanku, bagian itu harus ditenangkan!" sambungnya lagi yang membuat Leon geleng-geleng kepala.


Leon bingung mau marah atau bagaimana dengan kepolosan Aileen. Sepertinya menyekolahkan Aileen keluar negeri waktu itu adalah keputusan yang salah. Leon agak menyesalinya. Namun disisi lain, Leon bersyukur karena selama disana Aileen dijaga oleh bodyguardnya.


"Sayang, papa akan tenangkan ini sendiri dan papa larang kamu bergaul dengan teman-temanmu itu!" ujar Leon tegas.


"Ta-tapi papa."


"Love you too papa."


Aileen melihat papanya pergi dari kamar itu. Aileen terlihat kecewa karena dia tidak jadi melakukan itu. Namun dia terharu karena Leon memegang prinsip cinta mereka yang murni.


"Yeah....i'm still virgin! Oh, Papa!" desahnya lalu mulai membaringkan tubuhnya ke atas ranjang.


*****


Usai bermain solo di kamar mandi, sekitar 20 menit. Leon keluar dari kamarnya dalam keadaan fresh, tidak penting seperti tadi setelah mengeluarkan cairan ditubuhnya. Ia bahkan sudah keramas, ya sekalian mandi.

__ADS_1


Sedari tadi di kamar mandi, dia bermain solo sambil memikirkan Aileen. Seperti biasanya, berfantasi liar. Ia tak sabar ingin segera melamar gadis itu secara resmi, tapi pertama-tama Aileen harus keluar dulu dari kartu keluarganya.


Saat duduk di atas ranjang, Leon mendengar suara getaran di ponselnya. Leon melihat siapa penelpon itu dan langsung mengangkatnya. "Ya Frans, kau sudah selidiki semuanya?"


"Ya tuan, hal ini berhubungan dengan keluarga Arlando."


"Hah! Sudah kuduga! Baiklah, tugas mu sekarang adalah kumpulkan bukti haram tentang Ericko Arlando."


"Baik tuan!"


Tut...


Sambungan telpon itu pun terputus. Terlihat wajah Leon yang gelisah. "Apa tujuan pria tua itu melakukan ini? Dan apakah ini yang Mark maksud? Bahwa dia tidak mau Aileen jatuh ke tangan keluarganya." gumam Leon bingung.


...****...


Maaf Readers, gak jadi anu โ˜บ๏ธโ˜บ๏ธ mohon sabar ya, anu kok bulan ini๐Ÿ‘๐Ÿ‘ udah halal aja ya..


Oh ya ini ada visual Aileen sama Daddy Leon.



...Aileen Sheravina Xavier...



...Leonardo Xavier...

__ADS_1



...Bonus Samuel Rivaldo Ginting ...


__ADS_2