Belenggu Cinta Papa Angkatku

Belenggu Cinta Papa Angkatku
Bab 87. Bertemu sahabat lama


__ADS_3

...πŸ€πŸ€πŸ€...


"Aduh! Maaf pak saya tidak sengaja,"


Aileen tampak kesal saat melihat wanita itu menempel pada tubuh suaminya. Apalagi melihat penampilannya dengan baju kurang bahan dan dandanan yang menor. Ingin dia menegur wanita itu, tapi ia ingin melihat ketegasan suaminya selama menghadapi wanita seperti ini.


Leon sempat terdiam menatap wanita itu dan membuat Aileen semakin kesal. Aileen mengajak kedua anaknya untuk masuk terlebih dahulu ke ruangan kepala sekolah.


Ih! Mas Leon nyebelin, beraninya dia tatap tatapan kayak film India didepanku!


"Mom, mommy kenapa? Mommy cakit ya?" tanya Alea yang menyadari raut wajah Aileen yang tidak baik.


"Mommy gak apa-apa sayang, yuk kita masuk ke dalam!" seru Aileen pada kedua anaknya.


"Tapi Daddy macih ada diluar Mom." celetuk Alea dengan cadelnya.


"Biarin Daddy kamu diluar, kita duluan aja." kata Aileen sambil menggandeng tangan si kembar dan masuk ke dalam ruangan kepsek. Meninggalkan Leon yang masih berada di luar sana bersama si wanita tadi.


Alexander menyadari bahwa mommynya sedang kesal, jelas karena daddynya menatap wanita tadi. Mommy cemburu, pikirnya dalam hati.


"Pak, maafkan saya...saya tidak sengaja." kata wanita itu sambil menyibakkan anak rambutnya ke belakang telinga. Matanya menatap Leon malu-malu.


Idih, ini cewek apaan sih? Kayak jengkelin aja.


"Its okay mbak."


Leon menyusul istri dan anaknya yang sudah masuk ke ruangan kepsek dan meninggalkan wanita itu disana.


"Ganteng dan hot banget itu si bapak, kebetulan aku lagi butuh seorang suami. Bisa gak ya dia jadi suamiku?" gumam wanita itu dengan centilnya , berharap pada suami orang. Belahan dadanya terlihat jelas, menampakkan dadanya yang tampak menyembul dan itu membuat Leon jijik.


Dilihatnya Aileen dan si kembar disana, wanita itu baru menyelesaikan administrasi pendaftaran si kembar seorang diri. Tidak butuh waktu lama, sebab persyaratannya juga sudah lengkap.


"Saya titip anak saya ya pak," kata Aileen sambil berjabatan tangan dengan pak kepala sekolah TK Berlian itu.


Kepsek muda, seorang pria tampan juga. Leon langsung ketar-ketir melihat istrinya berjabatan tangan dengan pria seperti itu.


"Sama-sama Bu Aileen, mulai besok kedua anak ibu sudah bisa memulai aktivitas sekolahnya." ucap pak kepsek seraya tersenyum ramah pada Aileen.


Plak!


Leon menepuk tangan pak kepsek secara tiba-tiba, sontak saja membuat Aileen dan kepsek muda itu menoleh ke arahnya.


"Perkenalkan saya suami Aileen," Leon langsung menyabet tangan kepsek muda itu didan mendorong sedikit tubuh istrinya agar menjauh.


Ish, mas Leon apa apaan sih?


"Oh ya pak, saya Adrian kepala sekolah TK Berlian." balas Adrian dengan ramah, namun raut wajahnya tiba-tiba saja memucat.


Ini si bapak kenapa ya? Kenapa tanganku diremass begini?


"Salam kenal pak Adrian,"


Beraninya kamu memegang tangan istriku. Leon menatap tajam pada Adrian.


"Mas, udah!" bisik Aileen pada suaminya dengan gemas karena kesal.


"Mommy, Daddy, aku sama Alex mau lihat cekolah dulu!" seru Alea sambil menarik blouse yang dipakai oleh Aileen.

__ADS_1


"Iya sayang," jawab Aileen seraya tersenyum pada si kembar.


Tanpa sadar Adrian tidak berkedip saat melihat Aileen, ia seperti melihat bidadari surga turun ke bumi. Disisi lain Leon tak suka dengan pandangan pria itu pada istrinya, rahangnya mulai mengeras, tangannya terkepal menahan amarah.


Cantik sekali Bu Aileen, sayangnya dia sudah punya suami dan sudah punya anak. Ets apa yang aku pikirkan?


"Sayang, ayo pulang... anak-anak mau pergi lihat-lihat sekolah." Leon menggamit tangan istrinya dengan Posesif didepan Adrian, seolah-olah menegaskan bahwa wanita ini milikku.


"Iya mas bentar, pamit dulu sama pak Adrian."


"Gak usah," kata Leon mulai menunjukkan sedikit kemarahannya.


"Gak sopan Mas," tukas Aileen pada suaminya. Kemudian dia bicara basa-basi pada Adrian dan berpamitan padanya. Leon sangat tidak suka dengan itu.


Mereka berempat pun keluar dari ruang kepala sekolah. Aileen dan Leon terlihat sama-sama kesal.


Sementara si kembar tengah bermain di taman bermain sekolah itu dan membiarkan kedua orang tua mereka untuk berduaan, tak jauh dari sana.


"Kamu ngapain sih senyum-senyum gitu sama pak kepsek?" tanya Leon yang sontak saja membuat Aileen menoleh dengan tatapan intens padanya.


"Senyum-senyum gimana? Bukannya kamu ya yang kegenitan sama cewek itu?"


"Hah? Cewek siapa?" pria itu balik bertanya pada istrinya.


"Itu yang dadanya nempel nempel sama kamu terus kamu liatin dia dengan penuh cinta!" ucap Aileen ketus. Ia masih kesal dengan suaminya yang tadi sempat tatap menatap dengan wanita itu.


"Sayang, kamu salah--"


"Eh, ada bapak yang tadi? Maaf ya pak, tadi saya gak sengaja nyenggol bapak." kata si wanita itu yang muncul entah dari mana karena ia sudah berada didepan Leon.


Aileen mendekat ke arah suaminya, lalu berbisik. "Tuh, selingkuhan kamu Mas!"


"Ya udah, istri sah sama anak-anak mau pulang dulu...kamu sama calon pelakor aja ya." Aileen tiba-tiba beranjak dari tempat duduknya. Ia gusar karena si wanita itu belum pergi setelah disindirnya. Aileen menatap wanita itu dengan tajam, untungnya ia masih punya rasa takut dan langsung pergi dari sana tanpa pamit.


Aileen melangkah pergi mendekati si kembar yang sedang bermain-main di salah satu wahana disana. "Alex, Alea, kita pulang sekarang yuk sayang! Kita harus pergi ke mall,"


"Mall? Kita mau apa ke mall mom?" tanya Alex.


"Kalian kan besok sekolah, jadi kalian harus beli peralatan buat sekolah dan kita akan belanja."


"Hore mall! Katanya di mall itu banyak balang ya mom? Asyik!" Alea jingkrak-jingkrak kegirangan karena akan pergi ke mall.


Seumur hidup, Aileen tak pernah mengajak kedua anaknya pergi ke mall karena mereka selalu terkurung di dalam mansion. Alea dan Alexander terlihat senang akan pergi kesana.


Di dalam mobil, sepanjang perjalanan. Aileen dan Leon masih saling berdiam diri. Mereka tak bicara kecuali diajak bicara oleh si kembar.


Mommy sama Daddy kenapa sih? Kok kayak marahan gitu ya? Pikir Alexander dalam hatinya.


Pokoknya aku harus buat mommy sama daddy baikan!


Alexander melirik kedua orang tuanya dengan tatapan aneh, sementara Alea tidak peka dengan keadaan santai-santai saja seperti tak terjadi apa-apa.


Sesampainya di depan mall, Aileen dan kedua anak mereka turun dari mobil lebih dulu karena Leon akan memarkirkan mobilnya dulu.


"Kamu tunggu aku di resto AX ya sayang," ucap Leon berpesan pada istrinya.


"Hem." sahut Aileen singkat yang membuat Leon tak nyaman.

__ADS_1


Kayaknya anak gadis yang satu ini harus dibujuk nih biar gak marah lagi.


"Ayo sayang, kita masuk ke dalam yuk!" seru Aileen pada kedua anaknya. Tangannya tak lepas dari menggenggam kedua tangan mungil itu.


Mereka bertiga pun masuk ke dalam mall dengan perasaan bahagia. Aileen bahagia melihat si kembar begitu antusias dengan suasana mall itu.


Alea bahkan sudah meminta mainan yang dilihatnya dan dia suka. Aileen langsung membelikannya tanpa bertanya-tanya lebih dulu.


"Alex mau apa nak? Mau beli boneka juga?" goda Aileen pada anak laki-lakinya itu.


"Ih! Mommy apaan sih," ucap Alexander dengan bibir yang memonyong.


"Haha... mommy bercanda sayang. Ayo kita pergi ke restoran Ax di dalam sana, sambil tunggu Daddy!"


"Apa disana ada ecrim, mom?" tanya Alea pada mommynya.


"Iya ada kok, kita makan eskrim disana ya." jawab Aileen, sambil menggenggam tangan anaknya itu.


Hanya beberapa langkah saja, mereka sampai di restoran AX. Ketika sedang memesan makanan, Aileen kaget melihat ada Sam disana dan sedang memesan makanan juga.


"Pesan 1 es--" Aileen menggantung ucapannya di sana manakala dia melihat eksistensi Sam berada disampingnya.


"Aileen?!" sentak Sam tercengang melihat Aileen yang telah menghilang selama 5 tahun lamanya, tiba-tiba saja berada disini.


"Kak Sam?" Aileen tersenyum ramah pada Sam.


"Ka-kamu? Kamu ada disini Ai?" tanya Sam tak percaya. Dari kabar terakhir yang dia dengar tentang Aileen, bahwa Aileen menghilang dan diculik.


"Iya kak, aku kesini sama anak-anakku. Udah lama ya gak ketemu kak." sapa Aileen ramah.


"Anak-anak? Kamu udah punya anak?" tanya Sam dengan wajah kagetnya lagi


Aileen pun menunjuk ke arah si kembar yang masih anteng duduk di kursi dekat kaca. Sam melihatnya, ia tak percaya bahwa Aileen sudah dewasa dan memiliki dua orang anak.


"Woah..."


"Oh ya kak Sam kesini sama siapa? Sama Cleo dan anak-anak kakak juga?" tanya Aileen pada Sam. Ia sudah tau bahwa Sam menikah dengan Cleo dan memiliki dua orang anak. Satunya anak William dan satu lagi anak darinya.


Kabar itu Aileen ketahui dari tabloid model di Itali, kabar tentang rumah tangga Cleo dan William yang hancur. Lalu pernikahan Cleo, anaknya dan lainnya, ia tau semua.


"Aku kesini sama Cleo sama anak-anak juga," ucap Sam sembari melirik pada meja yang berada di ujung, disana Cleo terlihat bersama kedua anaknya. Cleo belum menyadari kehadiran Aileen disana.


Aileen berkaca-kaca menatap sahabat baiknya itu, sudah lama ia tidak melihat sahabatnya secara langsung dan bertatap muka seperti ini.


Setelah selesai memesan makanan, Aileen membawa si kembar untuk mendekati meja Cleo. Alangkah kagetnya Cleo begitu dia melihat sosok Aileen disana, sahabat lamanya.


"Aileen?"


"Cleo!"


Cleo langsung beranjak dari tempat duduknya kemudian dia menyerahkan Asha pada Sam. Ia paham bahwa kedua sahabat itu pasti akan saling peluk dan saling melepaskan rindu.


Cleo dan Aileen berpelukan sambil menangis. "Huaaahhh! Aileen, kamu kemana aja? Tega banget kamu pergi tanpa kabar! Aku sahabat kamu atau bukan sih? Huaaahhh..." Cleo menangi tersedu-sedu.


"Maafin aku Cle, bukannya aku tidak mau mengabari kamu. Tapi semuanya terjadi begitu cepat dan aku tidak bisa menghubungi kamu...maaf Cle! Maaf...hiks..." Aileen menangis sambil memeluk Cleo dengan rindu.


Sementara itu Leon yang baru datang, terlihat senang sebab Aileen kembali bertemu dengan sahabatnya lagi.

__ADS_1


...***...


__ADS_2