Belenggu Cinta Papa Angkatku

Belenggu Cinta Papa Angkatku
Bab 97. I love you sayang


__ADS_3

...🍁🍁🍁...


Si kembar terlihat bahagia mendengar kabar akan hadirnya adik bayi di dalam perut mommynya. Mereka sama sekali tak keberatan jika punya adik lagi, terutama Alexander. Dia mengatakan pada mommy dan Daddynya dengan harapan memiliki adik laki-laki.


Mendengar permintaan Alexander, Alea malah sedih. Kepalanya menunduk dan ia langsung melenggang pergi dari sana, dimana semua orang tengah berkumpul. Ada apa dengan si kecil itu?


"Loh...Alea mau kemana sayang?" tanya Aileen heran melihat putrinya tiba-tiba saja seperti itu. Terlihat sedih dan membuat Aileen berpikir apakah Alea tak senang dengan kehadiran calon adiknya.


"Princess Daddy Alea!" Leon juga menyadari ada yang salah dengan Alea, ia menyusul putrinya itu.


Alexander dan Aileen juga menyusulnya, mereka tau ada yang salah dengan Alea.


Leon sampai lebih dulu di kamar Alea, gadis kecil itu terlihat berbaring dengan posisi meminggir. Leon menghampirinya Alea dan mengelus kepalanya. "Alea sayang, kamu kenapa nak? Kamu tidak senang punya adik bayi lagi?" tebak Leon.


"Senang kok." jawab Alea tanpa melihat ke arah papanya.


"Terus kenapa Alea sedih?"tanya Leon lembut.


"Gak apa-apa."

__ADS_1


"Lea sayang princess Daddy, kenapa sayang? Cerita sama Daddy." Leon membujuk Alea supaya mau bicara padanya. Sementara itu Aileen dan Alexander berada di ambang pintu dan mendengar obrolan itu. Mereka memutuskan untuk berada disana dikim


"Lea gak apa-apa kok, Lea senang mau punya adik bayi. Semoga adik bayinya laki-laki bial bica gantiin Alea jagain Alex." celetuk Alea yang membuat semua keluarganya terkejut.


"Kenapa Alea bicara begitu?" tanya Leon heran.


"Alex kan gak suka sama Alea, Alex lebih suka adik laki-laki. Jadi Alea gak mau jadi adik Alex lagi karena Alexnya gak mau Alea jadi adiknya!" seru Alea sambil terisak.


"Siapa yang bilang gitu?! Alea tetap jadi adik Alex selamanya! Alea sama adik bayi, sama-sama adik aku." Alexander menghampiri Alea, ia terlihat merasa bersalah pada Alea karena ucapannya melukai hati Alea.


"Tapi Alex gak suka Alea, Alex gak sayang Alea." gadis kecil itu kini sudah duduk di atas ranjangnya. Ia menatap sang kakak yang terlihat kesal padanya.


"Aku kira Alex benci Alea...hiks..."


"Bodoh! Siapa yang bilang aku gak sayang sama kamu!"


Kedua anak kembar itu pun menangis sambil berpelukan. Aileen dan Leon hanya tersenyum melihatnya. Begitulah keduanya akhirnya berbaikan dengan mengungkapkan sayang.


Kebahagiaan akhirnya datang menghampiri keluarga Aileen dan Leon setelah sekian lama mereka berpisah.

__ADS_1


Malam itu sebelum tidur, Leon membuatkan susu ibu hamil untuk Aileen dengan rasa coklat. Ia mendekati sang istri dan memintanya meminum susu itu, tapi sang istri bergelut didalam selimut seolah sedang tidur.


"Baby, aku tau kamu belum tidur. Jangan pura-pura tidur, bangunlah dan minum susunya. Ini demi kebaikan baby kita," ucap Leon pada sang istri dengan nada lembut.


"Mas tau kan aku gak suka minum susu, yang ada nanti aku tambah mual.Aku mau tidur aja Mas!" Aileen menolak susu itu, entah kenapa sejak kehamilan keduanya, Aileen malas minum susu dan selalu mual hanya dengan mencium baunya saja.


"Baby...aku tidak akan biarkan kamu tidur sebelum kamu minum susu." ucap Leon. "Atau--kamu mau susumu yang aku minum?" Goda Leon pada sang istri yang membuat Aileen sontak membuka matanya.


"Mas!! Nanti Dede bayi denger loh! Jangan mesum deh." Aileen menepuk-nepuk tangan suaminya.


Tiba-tiba saja Leon mendekatkan wajahnya pada wajah Aileen dan membenamkan bibirnya pada bibir ranum istrinya.


Setelah hampir 2 menit memagut bibir dan berperang lidah. Leon mengurai ciumannya, ia mengusap bibir basah Aileen yang tampak menggoda itu. Kening mereka menyatu dan kedua netra mereka beradu.


"I love sayang, makasih karena kamu sudah membuatku menjadi pria paling bahagia di dunia ini." Leon menarik Aileen ke pangkuannya.


"Love you too sayang, makasih kamu udah menjadi salah satu sumber kebahagiaan aku." ucap Aileen seraya mengalungkan kedua tangan di leher Leon.


Mereka bertatapan penuh cinta penuh perasaan. Lalu saling memeluk dengan hangat.

__ADS_1


...****...


__ADS_2