
"Baik, Bos."
"2 milliyar bukan angka yang kecil, Dulu saat nona minta lima ratus juta dollar untuk modal buka usaha saja, Bos menolak. Kini demi mencari istrinya ia rela mengeluarkan sebanyak 2 milliyar dollar. Terbukti kalau Angelina sangat penting baginya," batin Louis.
"Menurutmu, siapa pria itu? Kenapa dia bisa bersamanya?" tanya Aaron dengan penasaran.
"Mungkin saja nyonya bekerja dengan dia, Nyonya pasti butuh uang untuk biaya hidupnya," jawab Louis.
"Bekerja dengan seorang pria? Apakah hanya itu," ujar Aaron.
"Bos, nyonya pasti butuh tempat untuk berteduh, Oleh sebab itu dia harus bekerja," kata Louis.
"Angelina, Kerja apa yang kau lakukan saat ini? Seorang pria muda dan kaya. Jangan sampai kalian ada hubungan gelap. Kalau tidak, sekaya apa pun dia akan hancur di tanganku," ucap Aaron.
Mansion Zean.
Angelina berdiri di dekat jendela sambil memandang bunga-bunga yang menghiasi taman. Tatapan wanita itu terlihat sangat sedih.
"Aaron, Mungkin kita tidak berjodoh, Aku mencintaimu dengan tulus. Tapi, kamu membalasku dengan cara seperti ini. Untuk apa kamu mencari aku lagi kalau tidak mencintaiku? Apakah menyiksaku adalah kesenanganmu?" gumam Angelina.
"Satu milliyar dollar bukan jumlah yang kecil, Hanya demi untuk menemukanku. Kamu rela mengeluarkan uang sebanyak itu. Apa tujuanmu sebenarnya? Saat kita bersama aku selalu menderita dan tidak memiliki apa pun. Bahkan satu dollar saja aku tidak punya," batin Angelina.
"Kenapa aku harus mencintaimu, Walau kini aku sudah berada di sini, Perasaanku masih belum berubah. Aaron, aku sama sekali tidak gembira setelah mengetahui kamu rela mengeluarkan milliyaran dollar untuk mencariku. Karena itu bukan berarti kamu mencintaiku. Aku tidak ingin kembali lagi. Cukup sekali aku menderita dan tersakiti."
Para polisi yang melihat berita yang tersebar itu menjadi penasaran. Hadiah yang ditawarkan sangat fantastis sehingga mengundang banyak netizen yang ikut berkomentar.
"Istri siapa yang hilang sehingga begitu heboh? Kenapa tidak ada nama suaminya yang tercantum," ujar seorang pria yang sedang makan di cafee bersama temannya. Mereka adalah polisi San Fransisco.
"Tidak ada laporan yang masuk mengenai kehilangan, 1 miliyar dollar ini adalah hadiah yang paling gila. Dulu ada kasus yang sama seorang suami kehilangan istrinya. Tapi, hadiah yang ditawar tidak setinggi ini."
"Aku yakin suami wanita ini pasti adalah seorang kaya raya, Kita harus tahu siapa dia."
"Gordon, Selidiki siapa wanita itu, Agar kita bisa mengetahui siapa suaminya!"
"Akan ku lakukan segera," jawabnya.
Gordon, Sam, Lui, adalah polisi yang terkenal suka korupsi, Apa yang mereka lakukan selama ini tidak ada yang berani menantangnya. Banyak warga yang telah menjadi korban mereka.
"Uang...paling mengoda, Wanita ini seharga 1 milliyar, luar biasa. Sebenarnya dia adalah wanita yang sehebat apa sehingga suaminya rela mengeluarkan banyak uang hanya demi dia," ucap Sam yang penasaran.
"Kita hanya perlu mencari wanita itu dan dapatkan uangnya, Kita juga akan mengunakan cara kita memeras uang suaminya," kata Lui.
"Mari kita mulai cari tahu siapa suaminya dan kita persulitkan dia," ajak Sam yang bangkit dari tempat duduk.
Sesaat kemudian mereka meninggalkan Cafee dan menuju ke perusaahan media untuk menyelidiki Angelina.
"Pak Sam, Kenapa kalian ada di sini? Apakah butuh bantuan saya?" tanya seorang pria yang adalah pendiri perusahaan media.
__ADS_1
"Tuan Marsell, Siapa wanita yang ada di dalam foto ini?" tanya Sam yang menunjukan foto Angelina.
"Dia adalah wanita yang hilang beberapa waktu yang lalu."
"Siapa namanya?" tanya Sam.
"Kami tidak tahu namanya," jawab Marsell.
"Jangan bercanda! Ada yang memintamu menyebarkan berita ini, Tidak mungkin kamu tidak tahu dari mana asalnya," kata Sam.
"Pak Sam, saya benar-benar tidak tahu siapa dia, Orang yang meminta kami menyebarkan berita itu sama sekali tidak memberi tahu kami namanya!"
"Kenapa begitu rahasia? Apakah tidak ada yang tahu siapa keluarganya," ucap Lui dengan penasaran.
"Bagaimana ciri-ciri pria itu?" tanya Gordon.
"Dia masih muda dan berpostur tinggi."
"Tidak ada namanya kita tidak bisa tahu," ujar Sam.
"Hubungi kami kalau dia datang lagi!" perintah Sam.
"Baiklah, saya mengerti," jawab Marsell.
Sesaat kemudian mereka bertiga meninggalkan perusahaan media.
"Di setiap jalan ada foto wanita itu, Bagaimana kalau kita intai saja siapa yang menempel fotonya," kata Sam.
"Iya, Kita hanya bisa menunggu dengan sabar," jawab Lui.
"Kalau kita sudah tahu siapa suaminya, Alasan apa yang kita gunakan untuk menuntutnya?" tanya Gordon.
"Kita bisa saja menuduhnya tidak melapor kasus kehilangan istrinya, Atau kita bisa menyelidiki bisnis yang dia jalankan. Dengan cara ini kita bisa memeras uangnya," jawab Sam.
"Apakah semudah itu karena kita tidak ada bukti," ujar Lui.
"Tidak perlu bukti, Biasa kalau orang kaya paling takut di ancam, Kita bisa meminta mereka bekerja sama. Kalau mereka takut terganggu maka cara terakhir adalah uang. Mereka akan memberi berapa pun yang kita mau," jawab Sam.
"Aku tidak sabar ingin tahu siapa suami wanita itu," ucap Lui.
"Hei, lihat sana!" seru Lui yang melihat seorang pria yang menempel foto Angelina di depan salah satu toko.
"Cepat tahan dia!" perintah Sam yang menuju ke arah anggota Aaron yang sedang fokus menempel foto Angelina.
"Hei, anak muda, siapa yang menyuruhmu menempel foto ini di setiap jalan?" tanya Gordon yang menepuk pundak pria itu.
"Kami hanya sedang mencari orang," jawab anggota Aaron.
__ADS_1
"Siapa namamu?" tanya Sam.
"Aku adalah Jam."
"Jam, apa hubunganmu dengan wanita ini?" tanya Lui.
"Dia adalah nyonya kami," jawab Jam.
"Siapa nama bosmu?" tanya Sam yang berusaha mengorek informasi.
"Maaf, Aku tidak bisa mengatakannya," jawab Jam yang ingin pergi dan dihadang mereka.
"Apakah kamu tahu kalau kami adalah Polisi?" tanya Sam yang menunjuk kartu pengenalan mereka.
"Kenapa? Aku tidak melakukan kesalahan," ujar Jam.
"Kamu telah menempel foto-foto ini ke setiap jalan, Apakah kamu sudah meminta izin? dan foto ini sangat menganggu. kamu tidak boleh melakukan itu," kata Sam.
"Beri tahu kami siapa bosmu, dan kamu akan kami lepas!" kata Gordon dengan sengaja.
"Jalan ini adalah milik umum, di mana salahnya aku menempel foto ini? Aku juga tidak menghalang orang yang lalu lalang," ujar Jam.
"Tidak menghalang jalan umum, Tapi, sudah menganggu penglihatan kami. Katakan pada kami siapa bosmu!" kata Sam.
"Atau kamu akan di penjara dan tidak akan bisa lagi menemui bosmu," kecam Lui.
Malam hari.
Mansion Davidson.
Aaron sedang duduk menyandarkan diri di sofa.
Tidak lama kemudian Louis datang menghadap atasannya itu.
"Bos, ada masalah."
"Masalah apa?" tanya Aaron dengan santai.
"Jam ditahan polisi karena dituduh menempel foto nyonya di setiap jalan," jawab Louis.
"Di mana mereka sekarang?"
"Ada di luar, tiga polisi itu ingin bertemu dengan Anda," ujar Louis.
"Setelah tahu nama mereka, selidiki mereka!" perintah Aaron.
" Baik!"
__ADS_1