
Tiga Detektif dipersilakan masuk ke dalam rumah tersebut. Kemewahan yang menghiasi rumah itu telah membuat mereka terpana dan tentu saja kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan keuntungan dari sang pemilik rumah.
Tidak lama kemudian Aaron menuju ke ruang tamu sambil membawa sebotol minuman dengan gelas kosong. Kemudian ia duduk di sofa dan menuangkan Wine ke gelas miliknya.
"Kami adalaha tamu, Apakah kalian tidak tahu caranya menyambut tamu?" tanya Sam pada Aaron yang mengabaikan mereka.
"Tamu tanpa diundang, Untuk apa aku harus menyambut," jawab Aaron yang duduk bersandar sambil meneguk minumannya.
"Tuan Davidson, kami adalah Detektif. Namaku adalah Lui, mereka adalah Sam dan Gordon."
"Katakan saja ada apa!" ujar Aaron.
"Rumah semewah ini tentu nilainya tidak terhingga, Minuman ini juga tidak murah, Tuan Davidson, Apakah Anda seorang pengusaha yang mendapat penghasilan dari bisnis ilegal?" tanya Sam yang duduk di sofa.
"Kalian bisa selidiki sendiri kalau ingin mengetahuinya," jawab Aaron dengan santai dan menikmati minumannya.
"Screaming Eagle adalah Wine seharga lima ratus ribu dollar, dan Wine yang paling mahal di California. Tuan Davidson, minuman semahal ini kami juga ingin mencobanya," ujar Lui.
"Kalian hanya Detektif bawahan, Mana mungkin layak minum Wine yang bernilai lima ratus ribu dollar," jawab Aaron.
"Kamu meremehkan kami?Apakah tidak tahu kami siapa? Kelihatannya kamu bukan warga Sam Fransisco," ujar Sam.
"He he he...untuk apa aku harus mengenal kalian? Katakan saja tujuan kalian!" jawab Aaron.
"Kalau begitu, kami terus terang saja, Foto ini adalah miliki istri Anda?" tanya Lui yang menunjukan foto itu kepada Aaron.
"Benar, Ada apa?"
"Anda menawarkan hadiah sebesar itu, Apakah tidak takut memancing perampok?" tanya Lui.
"Kalau mereka berminat merampokku, Silakan dicoba," jawab Aaron dengan santai.
"Istri Anda hilang, Tapi, tidak ada laporan sama sekali. Apakah Anda tidak tahu kalau ada orang yang hilang wajib melapor," ujar Sam.
"Apakah kalian yakin bisa menemukan istriku?" tanya Aaron.
"Tentu saja kami bisa, Kami bisa meminta rekan kami untuk mencari istri Anda," jawab Lui.
"Tapi, aku lebih percaya pada anak buahku, Lagi pula ini adalah urusan pribadi. Tidak perlu harus melapor," ujar Aaron.
__ADS_1
"Kenapa istri Anda bisa hilang?" tanya Gordon.
"Pasangan suami istri bertengkar adalah hal yang wajar," jawab Aaron.
"Apakah semudah itu?" tanya Lui.
"Istriku keluar dan tidak pulang sampai saat ini, Aku sebagai suaminya mengunakan cara sendiri untuk mencarinya. Aku rasa aku tidak melanggar aturan negara," jawab Aaron.
"Walau tidak melanggar, Tapi, kamu sudah lupa kewajibanmu yang harus melapor," kata Gordon.
"Istriku bukan diculik, dia hanya merajuk dan pergi. aku rasa tidak seharusnya aku buat laporan. lagi pula kinerja kalian sangat lambat dan suka korupsi. Mana mungkin aku datangi kalian untuk meminta bantuan," ujar Aaron.
Lui yang sedang mencium aroma Wine itu ia pun tertarik kemudian mencicipinya.
"Tapi, kehilangan wajib untuk melapor. Karena Anda tidak melakukan sesuai aturan, Maka, Anda akan dikenakan denda sebanyak lima ratus juta dollar," kata Sam.
"Ha ha ha...Lima ratus juta dollar? Kalian ingin uang tunai atau transfer ke rekening kalian bertiga?" tanya Aaron sambil tertawa.
"Kalau ada uang tunai tentu lebih baik," jawab Gordon dengan senyum.
"Aku telah kehilangan istriku, kalau saja aku membayar dendanya, Apakah kalian akan jamin mendapatkan istriku kembali?" tanya Aaron.
"Istrimu akan kembali, dan tentu saja untuk mencarinya juga butuh biaya," jawab Sam yang berniat memeras Aaron.
"Uang muka 1 Milliyar dollar, Setelah menemukan istri Anda, ditambah lagi 1 Milliyar dollar," jawab Lui.
"Ha ha ha ha...belum menemukan istriku kalian sudah berani membuka harga di depanku," kata Aaron yang bangkit dan sofa.
"Tuan, harganya sesuai dengan hasilnya. 2 Milliyar dollar untuk mendapatkan istri Anda. Tidak rugi," ucap Gordon.
"Kalau aku menolak?" tanya Aaron yang berjalan sambil memegang gelasnya.
"Kalau menolak Anda dicurigai menjalankan bisnis gelap," jawab Sam.
"Atas dasar apa kalian ingin menuduhku?" tanya Aaron.
"Tuan, siapa pun bisa menebak bila kekayaan mereka melebihi Milliyar dollar adalah hasil dari bisnis ilegal," jawab Sam.
"Hanya dengan cara menebak, Kalian ingin menangkapku? Sungguh lucu sekali," kata Aaron yang mengeluarkan handphone dan menjawab panggilannya.
__ADS_1
"Hallo," sahut Aaron.
"Bos, mereka adalah Detektif yang suka memeras warga, para Masyarakat sangat membencinya. karena mereka adalah Detektif oleh karena itu warga hanya bisa pasrah," ujar Louis yang di seberang sana.
"Baiklah, aku sudah tahu. Kita ada pekerjaan baru," kata Aaron yang memutuskan panggilannya.
"Tuan, kelihatannya istri Anda sangat penting bagimu, uang senilai 2 Milliyar dollar tidak berarti apa-apa bagimu," ujar Sam.
" 2 Milliyar dollar bagaikan ujung jari kakiku, Sama sekali tidak berarti apa-apa bagiku. Aku akan membayar lebih bagi orang yang telah menemukan dia. Tapi, bukan kalian," ucap Aaron
"Apa?" tanya Sam.
"Maksudku adalah...." Aaron menghentikan langkahnya dan berhenti di belakang Lui yang sedang duduk di sofa.
"Adalah apa?" tanya Gordon.
"Hanya orang yang layak baru bisa menerima uangku," jawab Aaron.
"Tuan Davidson, Di sini adalah San Fransisco, Kalau ada masalah kamu tidak akan bisa lari. Karena kamilah yang menjadi penguasa di kota ini," kecam Sam.
"Ingin mendapatkan uangku, Kalian harus tahu dengan siapa kalian berhadapan," ujar Aaron yang menuangkan minuman ke atas kepala Lui.
"Apa yang kau lakukan?" tanya Lui yang bangkit dan menoleh ke arah Aaron yang berdiri di belakangnya.
"Kalian datang ke rumahku untuk memerasku, Apakah semudah itu aku harus memberimu uang," kata Aaron yang mengambil botol Wine tersebut.
"Aaron Andres Davidson, Jangan mencari masalah dengan kami, Kau akan menyesal," kecam Lui sambil mengelap dahinya yang basah akibat Wine yang dituang oleh Aaron.
Aaron langsung menghantam kepala Lui dengan botol minuman itu.
Prak...
"Aarrgh...," jeritan Lui yang kesakitan. Kepala Detektif itu mengeluarkan banyak darah sshingga mengalir mengenai wajahnya.
"Aaron Andres Davidson, Kami akan menuntutmu, Kamu melakukan penyerangan pada rekan kami," bentak Sam yang menodong pistol ke arah Aaron begitu juga dengan Gordon.
"Hanya dengan dua pistol kalian yang tidak berguna ini ingin menahanku? Apakah kalian tahu kenapa aku menghancurkan botol minuman ini? Minuman mahal ini telah dicicipi olehnya. Aku tidak suka barangku disentuh oleh orang lain. Terutama kalian yang adalah Detektif tidak tahu diri," ketus Aaron.
"Kami akan menahanmu," kecam Sam.
__ADS_1
"Lakukan saja, Aku hanya khawatir kalian yang tidak bisa keluar dari sini," ujar Aaron dengan senyum santai. pria itu kembali duduk di sofa dengan menyilangkan kakinya.
Tidak lama kemudian Louis dan anggota lain tiba. mereka langsung menodong senjata ke arah tiga Detektif itu.