Bisu Tawanan Hartawan

Bisu Tawanan Hartawan
Mendapatkan Pekerjaan


__ADS_3

"Bekerja?"


"Iya, Aku butuh uang untuk meninggalkan tempat ini, Oleh sebab itu aku harus bekerja dan mengumpulkan uang," jawab Angelina.


"Nona, kamu keluar tanpa persiapan apa pun, di kota sebesar ini tanpa uang kamu tidak akan bisa bertahan."


"Aku juga tahu, Aku sedang melarikan diri dari seseorang. oleh karena itu aku hanya bisa langsung kabur. Tuan, kerja apa saja aku juga bisa. asalkan ada tempat tinggal. walau pun gaji rendah aku juga tidak masalah," jawab Angelina.


"Apakah kamu ingin kembali bertemu dengan keluargamu?"


"Iya, Tapi, aku tidak memiliki uang untuk biaya pulang, Aku hanya butuh kerja untuk mendapatkan uang," jawab Angelina.


"Siapa namamu?"


"Namaku adalah Ange...," jawabnya yang terhenti.


"Aku tidak bisa memberi tahu nama yang sebenarnya, Andaikan dia mengenal Aaron aku akan ketahuan," batinnya.


"Angeliza," jawabnya.


"Angeliza? Asalkan kamu tidak keberatan, Aku rasa aku ada kerja untukmu."

__ADS_1


"Benarkah? kalau begitu, di mana alamatnya?"


"Ikut aku!" ajak pria itu.


Mansion Salverston.


Angelina dibawa ke sebuah mansion mewah. terlihat beberapa mobil mewah yang parkir di halaman depan.


"Keluarlah!" titah pria itu yang keluar dari mobilnya.


"Tuan, ini rumah siapa?" tanya Angelina yang ikuti langkah pria itu.


"Rumahku, namaku adalah Zean Salverston," jawabnya yang melangkah masuk ke dalam kediamannya dan disambut oleh beberapa pelayan rumah tangga dengan ramah.


"Jane, atur kamar atas untuk nona Angeliza! mulai hari ini dia akan tinggal di sini dan bekerja di sini!" perintah Zean.


"Baik, Tuan muda," jawab Jane dengan patuh.


"Tuan, apa kerjaku di sini?" tanya Angelina.


"Tugasmu seperti mereka, Membersihkan setiap ruangan di rumah ini, Selain itu, siapkan makanan tiga kali dalam sehari! apakah kamu keberatan?"

__ADS_1


"Tentu saja tidak keberatan, terima kasih karena telah menerimaku di sini," ucap Angelina dengan senyum.


"Sama-sama! Untuk saat ini papa dan mamaku adalah di luar negeri, mereka jarang pulang kecuali hari liburan. Orang tuaku selalu disibukan dengan bisnis luar. Tapi, karena rumah ini yang sangat luas sehingga membutuhkan banyak tenaga kerja yang mengurusnya," jawab Zean.


"Aku akan melakukan yang terbaik," jawabnya.


"Kembalilah ke kamarmu, Jane akan menyediakan pakaianmu. besok baru mulai melakukan tugasmu!"


"Iya, selamat malam," ucap Angelina yang kemudian menuju ke anak tangga.


"Angeliza berasal dari desa? apakah mungkin anak desa bisa semulus itu? memiliki kulit yang putih dan bersih?" batin Zean.


"Wanita ini pasti menyembunyikan sesuatu dariku. Tapi, kenapa aku merasa dekat? dan tanpa ragu aku membawanya pulang. Apakah karena aku merindukan dia sehingga menganggap wanita ini adalah dia," gumam Zean dalam hati.


Zean kemudian kembali ke kamarnya sendiri. Ia melepaskan jas luarannya dan meletakan ke sofa.


Pria itu yang berparas tampan dan masih muda adalah seorang pengusaha yang menjalankan bisnis keluarganya. ia menetap di San Fransisco dari sejak ia masih kecil. Sementara orang tuanya adalah Ronald Salverston dan Macy Alexander Salverston yang dikenal sebagai pengusaha sukses di San Fransisco dan Singapura. pemuda itu selama ini hanya fokus pada bisnis keluarganya dan terlihat jarang sekali muncul di publik.


Zean menuang minuman anggur merah ke gelas bening dan kemudian mencicipi rasa minuman tersebut. ia tersenyum puas dan mengoyangkan gelasnya dengan perlahan.


"Frank cukup pintar membelinya," ucap Zean.

__ADS_1


"Angeliza? Aku harus selidiki wanita itu, Dari mana asalnya dan siapa saja anggota keluarganya," gumam Zean.


__ADS_2