Bisu Tawanan Hartawan

Bisu Tawanan Hartawan
Jebakan Aaron


__ADS_3

Aaron keluar dari kamar hotel itu dan bertemu seseorang yang telah menunggu di luar.


"Tuan," sapa pria itu yang adalah Marcus.


"Giliranmu, jangan sampai gagal. Kalau tidak, satu dollar pun tidak akan aku berikan padamu," kata Aaron dengan tegas.


"Baik," jawab Marcus yang masuk ke dalam kamar itu. Ia sengaja tidak mengunci pintu tersebut.


"Untuk apa aku harus cemas, Hanya melakukan perintah tuan Davidson, setelah itu aku akan mendapatkan uangnya," gumam Marcus yang melepaskan celananya sehingga tanpa balutan apa pun.


Ia kemudian menanggalkan semua pakaian Monica satu-persatu dan melempar ke sembarangan arah. Saat melihat tubuh wanita itu yang begitu mengoda. Adiknya langsung berdiri. Bagaimana tidak, selain wajahnya yang cantik, wanita itu juga memiliki dua gundukan yang besar dan tubuhnya yang ramping.


Sementara Aaron berada di dalam mobil bersama Louis.


"Bos, rencana kita berhasil, Keluarga Sean akan segera berakhir," kata Louis yang duduk di kursi supir.


"Belum berakhir, Aku masih menunggu kedatangan Reporter untuk melihat tontonan menarik," jawab Aaron


"Tuan Zonnie Lee tidak akan meninggal sia-sia," ujar Louis.


"Dia yang bodoh dan tergoda rayuan wanita ini, Sehingga setengah tahun yang lalu dia dipermalukan dan akhirnya kehilangan segalanya. Diusir oleh orang tuanya dan diputuskan hubungannya. Pada akhirnya dia hanya bisa memilih jalan kematian untuk mengakhiri penghinaan dari publik. Sementara Santos dan Monica mendapatkan saham Zonnie dan bahagia atas penderitaan orang," ujar Aaron.


"Apa yang wanita itu alami sama seperti yang di alami oleh Tuan Zonnie Lee," kata Louis.


Sementara di kamar, Marcus mulai memainkan tubuh wanita seksi itu. Ia mere.mas gundukan kenyal dan padat itu membuatnya semakin bergairah. Ia tidak melepaskan bajunya dan hanya melepaskan celananya.


"Sayang sekali, wanita secantikmu telah menyinggung tuan Davidson, sehingga kamu harus jatuh ke jebakannya," ucap Marcus.


Pria itu kemudian melebarkan kedua kaki wanita itu. Lalu ia memasukan senjatanya ke dalam goa milik wanita itu. Ia merasakan sensasi yang sangat luar biasa. Ia bergerak maju mundur tanpa berhenti.


"Mudah-mudahan reporter belum datang," kata Marcus.


Hentakan yang kuat membangunkan Monica yang merasa kesakitan.


"Aarrgh!" Monica mulai membuka matanya dan melihat wajah pria itu yang asing baginya.

__ADS_1


"Aarrghh...."


"Kau siapa? Hentikan...hentikan...," tangisan Monica yang berusaha meronta akan tetapi gagal, Tubuhnya dinikmati oleh pria yang dia tidak kenal. Kedua tangannya juga diikat sehingga tidak bisa kabur.


Ia hanya bisa menangis dengan posisi terlentang. Terlihat pria itu sangat menikmati setiap hentakan. Gerakan Marcus semakin cepat karena ingin mencapai puncak kenikmatan.


"Di mana Aaron? Kau siapa...?" teriak Monica dengan kesal


"Tuan Davidson sama sekali tidak berminat denganmu, Kamu sudah masuk jebakannya. Nikmati saja, Monica Sean. Kamu terlalu sombong sehingga menerima balasan darinya," jawab Marcus yang melakukan gerakan tanpa berhenti.


"Tidak mungkin! panggil dia...," teriak Monica yang menahan sakit.


"Bagaimana? apa kau merasa nikmat? aku adalah pria hebat, aku akan membuatmu ingat kenangan malam ini," kata Marcus yang sedang melakukan aksinya tanpa berhenti.


"Apa kau sudah puas?" tanya Monica yang mengeluarkan air mata.


Tidak lama kemudian para reporter menyerbu ke dalam kamar yang di mana Monica dan pria itu sedang melakukan hubungan. Marcus langsung memasang masker agar wajahhya tidak dipublikasi. Akan tetapi ia masih belum menghentikan aksinya sesuai yang diperintah Aaron.


"Aarrgh!"Monica semakin histeris dan harus menanggung malu akibat dirinya yang tanpa sehelai benang dan sedang disetubuhi pria itu.


"Hentikan! Hentikan!" teriak Monica.


"Cepat hentikan!" teriak Monica yang sangking malunya tidak terbayang.


"Kenapa kamu masih melakukannya, Walau kami ada di sini?" tanya salah satu reporter pada Marcus.


"Dia membayarku untuk memuaskan dia, Jadi, walau dalam kondisi apa pun aku tidak bisa berhenti," jawab Marcus yang melakukan gerakan tanpa berhenti. Walau dirinya sangat malu akan tetapi bayaran yang dia dapatkan dari Aaron cukup tinggi.


"Aku akan menuntut kalian," teriak Monica.


Para reporter merekam dan memotret tanpa berhenti, cahaya kamera mengenai mata wanita itu. Monica berusaha meronta akan tetapi usahanya tetap gagal.


"Aarrgh...," teriak Monica dengan histeris.


"Keluar...," teriak Monica yang terpukul karena harus menanggung malu.

__ADS_1


Rekaman yang dilakukan oleh Reporter langsung disiarkan secara langsung sehingga semua masyarakat London melihatnya.


Siapa yang tidak mengenal wajah cantik Monica Sean, tayangan itu membuatnya menerima cemohan dan hujatan tanpa henti. Begitu juga dengan Santos yang melihat putrinya dipermalukan di depan para Reporter.


"Kurang ajar," ketus Santos yang mengepal kepalan tangannya saat melihat putrinya yang diikat dan disetubuhi oleh pria asing di depan puluhan kamera. Wajah putrinya tidak bisa ditutupi karena kondisinya yang tidak bisa bergerak. Wanita itu menangis dan berteriak tanpa henti. dia hanya bisa membiarkan pria itu bergerak maju mundur di atas tubuhnya.


"Siapa pelakunya...," teriak Santos yang melempar cangkir ke arah Televisi besar itu.


Nada panggilan terdengar di handpone milik Santos.


"Hallo." suara Santos yang terdengar sedang gusar.


"Bagaimana dengan hadiah dariku, Tuan Sean?" suara Aaron yang di seberang sana.


"Siapa kamu?"


"Aaron Andres Davidson."


"Ada apa?" tanya Santos yang hampir tidak percaya.


"Kamu masih ingat dengan Zonnie Lee? Pria yang dipermalukan oleh putrimu?"


"Kau...."


"Dia adalah sahabatku yang tewas akibat ulah putrimu, Aku bukannya tidak tahu semua ini adalah bagian dari rencanamu," ujar Aaron.


"Apa yang kamu inginkan? Apakah semua ini kamu yang berencanakan?" tanya Santos.


"Iya, saat itu Zonnie Lee telah terminum obat tidur, Putrimu menyuruh seorang wanita malam yang berusia 18 tahun menyamar sebagai anak sekolah untuk berhubungan dengannya. Zonnie yang dalam kondisi tidak sadar dituduh memperkosa wanita itu. Reporter yang dipanggil putrimu itu mendatangi kamar mereka dan merekam semua yang terjadi. Saat Zonnie sadar semua sudah terlambat. Apa pun penjelasannya tidak ada yang percaya termasuk keluarganya sendiri. Karena kejadian itu membuatnya terpuruk dan akhirnya dia memilih bunuh diri akibat diusir oleh keluarganya sendiri. Nama baiknya tercemar karena perbuatan kalian. Sementara dirimu sudah bekerja sama dengan putrimu merebut apa yang dia miliki. Kejadian yang menimpa putrimu sekarang sama seperti yang dialami Zonnie," ungkap Aaron.


Santos langsung terduduk saat mendengar semua yang dikatakan Aaron.


"Kamu masih tidak tahu, kalau dia adalah temanku. dan aku sengaja menyusun rencana bekerja sama dan mendekati putrimu yang jala.ng itu," lanjut Aaron.


"Santos Sean, seluruh Inggris sudah melihat wajah putrimu, dan Reporter juga tidak lupa menyebut namamu agar kalian semakin terkenal. Aku bisa menjatuhkan siapa saja yang berniat jahat kepada orang sekitaranku. Temanku itu tewas sia-sia hanya karena manusia sampah seperti kalian," ujar Aaron.

__ADS_1


"Kenapa kau melakukan itu pada putriku?" tanya Santos yang hancur melihat putrinya di siaran itu yang masih sedang menangis dan dikepung Reporter.


"Sakit hati? Putrimu melayani seorang pria di depan publik, Luar biasa, bukan? Bagaimana kalau kamu dan putrimu mati saja? Mungkin aku akan lebih puas dan lega. Aku ingin melihat kehancuranmu, Santos Sean," ucap Aaron.


__ADS_2